Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 21


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Kenan benar-benar tidak berniat sedikitpun untuk menikah lagi. Namun desakan dari pihak keluarganya yang sangat mengingkan seorang pewaris darinya, terpaksa harus menikah lagi tanpa sepengetahuan Valen. Dan kini Valen sudah mengetahui semuanya dan menuntut cerai denganya. "Leng, ayo kita bicarakan ini semua baik-baik sayang, tolong kasih aku kesempatan, aku mencintaimu Valen, tolong jangan seperti ini." Mohonya menangis mencoba mendekat ke arah istrinya.


Namun langkahnya terhalang, karna Lucas melarangnya untuk mendekat ataupun menyentuh tubuh Valen.


Valen terduduk lemah menghadapin kedua pria yang sangat dicintainya. "Aku mencintainya kak,Tapi takdir ku bersamanya hanya cukup sampai disini, aku ingin dia hidup bahagia bersama dengan istri keduanya, aku tidak ingin mengangu rumah tangga seseorang. Aku kalah Kenan, aku kalah," tangisnya Menahan sakit yang teramat di hatinya.


Dia memang teramat mencintai Kenan, namun dia sadar jika kebahagiaan suaminya itu bukan bersamanya, namun bersama istri keduanya yang mungkin sebentar lagi akan hamil dan memberikan seorang anak kepadanya, yang akan membuat kebahagian seutuhnya dalam kehidupan rumah tangga mereka nantinya,


Tenry yang sedari tadi hanya diam memperhatikan Lucas yang terus menatap tajam kearah Kenan, dengan penuh keberanian dia langsung memblock padangan Lucas dengan matanya, cuppp Tenry memberikan ciuman singkat di bibir suaminya, "Tenry." Lucas menegur nama Tenry agar berhenti mencium bibirnya.


Dan lagi-lagi Tenry menguji kesabaran Lucas, dia akan melakukan apa saja agar membuat Lucas pergi dan tidak menggangu hubungan Valen dan Kenan terlebih dahulu, agar mereka bisa menyelesaikanya dengan kepala dingin, bukan seperti suaminya yang selalu menggunakan kepala panas untuk menyelesaikan sesuatu.


Tenry langsung melompat naik ditubuh Lucas, seperti balita yang ingin digendong oleh ayahnya, dan benar saja Lucas langsung menampilkan senyumnya tipis, dan Tenry membalas dengan senyuman manisnya, menatap wajah Lucas dengan tangan yang sudah berpegangan di leher suaminya, sedangkan Lucas menggunakan kedua tanganya untuk menahan tubuh istrinya. "Kita pulang ya, biarkan mereka menyelesaika masalah mereka sendiri." Ajak Tenry yang mulai tidak menyukai berlama-lama di luar Rumah. Tanpa menjawab Lucas langsung melangkahkan kakinya ke arah mobilnya untuk membawa istrinya kembali masuk kedalam tahananya, yaitu rumah Lucas.


Lucas yang sebenarnya masih ingin memberikan pelajaran kepada Kenan, akibat pengkhinatan yang dilakukan terhadap adiknya. Namun di urungkan karna saat ini dia harus mengantar istrinya pulang terlebih dahulu, karna biar bagaimanapun hari ini adalah hari yang paling melelahkan untuk mereka atas kejadian tadi pagi yang menguras hati dan emosi mereka.

__ADS_1


Lucas yang tengah menyetir mobilnya, sekilas melirik ke arah Tenry yang sedangng melamun menatap kearah luar jendela. "Apakah rasa sakit yang Valen rasakan saat ini memang adalah sebuah hukuman yang aku terima karna menyakitimu?" Gumamnya kembali fokus menyetir.


"Lain kali jangan keluar seperti ini lagi!" Ucap Lucas tegas kepada Tenry yang sedari tadi mendiamkanya.


Namun Tenry malah tidak menjawabnya sama sekali, dan Lucas melihat Tenry yang sedang terisak menangis. "Kamu kenapa hem?" Tanyanya datar kepada Istrinya.


Tenry yang menyadari itu, langsung segera menghapus air matanya agar tidak dilihat oleh Lucas. "Tidak, aku gak papah kok," jawabnya dengan tersenyum kaku.


"Tenry jangan pernah coba berani menyembunyikan apapun dariku!" Ancamnya merubah exspresi wajahnya menjadi menakutkan. Membuat Tenry tertunduk ketakutan. "Katakan sekarang!" Bentak Lucas yang mulai hilang kesabaran karna Tenry tidak mau mengungkapkan apa yang dipikirkanya.


Lucas langsung menepikan mobilnya mobilnya yang membuat Tenry ketakutan. "Kita kenapa berhenti?" Tanya Tenry ditengah-tengah air matanya.


Namun bukanya menjawab Lucas malah menarik tengkuk leher belakang Tenry agar mendekat padanya. Lucas menatap tajam ke arah mata Tenry, membuat Istrinya itu ketakutan hingga menutup matanya tidak berani untuk mentapa mata suaminya.


"Buka matamu!" Perintah Lucas dengan suaranya yang datar. Tapi sangking ketakutanya Tenry tidak mau membuka matanya. Membuat Lucas mulai terlihat kesal.


"Tenry aku tidak suka mengulangi kata-kataku, buka mata mu sekarang!" Perintahnya sekali lagi dengan tegas.

__ADS_1


Perlahan dengan air mata yang terus menerus mengalir, Tenry membuka matanya dan langsung berhadapan dengan mata Lucas. Dan lagi-lagi Tenry lebih memilih menatap kearah yang lain, "liat kedalam mataku Tenry! Jangan liat kelain, dan jangan membuat ku kesal karna kamu tidak mau mendengarkan ku." Perintahnya lagi-lagi yang membuat Tenry langsung menelan salivanya kasar.


Dengan mengumpulkan keberanian Tenry akhirnya menatap mata itu dalam-dalam. "Aku tidak pernah menyuruhmu untuk membunuh anak kita. Aku mau dia lahir sebagai penerus ku, lalu kenapa kamu membunuhnya?" Tanyanya dengan tenang. Karna tak mau Tenry ketakutan menatapnya.


To Be Continue. *


Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2