Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 31


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Praaannngggg Lucas memukul kepala pria itu menggunakan gelas kaca yang berada di atas meja.


"Lucas," bentak Tenry yang juga tidak sengaja, karna melihat suaminya yang sudah keterlaluan saat ini.


"Aaarrrggghhhh shitt!" Teriak pria itu menjerit kesakitan, sambil memegangi kepala yang robek akibat pecahan kaca yang masih menacap di kepalanya.


Teman dari pria yang tidak terima melihat temanya di pukul oleh Lucas, langsung maju ingin memberikan pelajaran untuk Pria yang sedari tadi hanya berdiri tanpa ada rasa salah sedikitpun.


Dengan satu tendangan Lucas berhasil melumpuhkan lawanya.


Seluruh pengunjung berteriak ketakutan, hingga berlari keluar Cafe, dan mengosongkan Cafe itu.


Lucas yang melihat Cafe itu sudah tidak ada penghuni lain lagi, langsung mengambil pisau yang terdapat di atas meja, lalu berjalan mendekat ke arah dua pria itu.


Dia menginjak pria yang kepalanya sudah robek itu dengan menggunakan sepatu Pantopelnya. "Tangan sebelah mana yang kamu pakai buat menyentuh istriku tadi? tanyanya dengan kalimat penuh penenkanaan.


Kali ini Tenry tak mampu memghentikan suaminya, seperti istri Mafia yang lain.


Di mana setiap istrinya memberhentikan aksi bejad suaminya, pasti suaminya itu akan mendengarkan mereka.


Namun yang mereka hadapi ini adalah Lucas, tidak ada satupun manusia yang bisa memberhentikanya, sekalipun itu Arvan dan Stella yang merupakan orang berpengaruh dalam hidupnya.


Tenry lebih memilih menggengam tangan Suaminya secara rapat, agar tidak ada lagi yang berani menyentuhnya.


"Jawab aku tangan sebalah mana yang kamu gunakan untuk menyentuh istriku ha ?" bentaknya lagi dengan tegas, tanp memperdulikan orang yang melihatnya.


Dengan ragu pria itu menunjukan tanganya yang sebelah kanan. "Yang ini Tuan,"jawabnya gugup dengan rasa yang ketakutan.


Lucas langsung menendang pria itu dengan keras hingga terpental masuk ke dalam Cafe agar tidak ada yang bisa melihat tindakanya kali ini.

__ADS_1


Tak lupa dia menyeret teman pria itu yang tadi sempat membantu pria tadi dengan menarik rambutnya dan menyeretnya bagaikan karung beras.


Buuuuggghhhh,,bugghhh,,bugghh Lucas menginjak-injak perut teman pria itu, bahkan dia menggerkan kakinya seperti mematikan puntung rokok yang jatuh, hingga teman pria itu memuntahkan darah segar dari mulut dan hidungnya.


Setelah teman pria itu melemah,Lucas beralih menginjak wajah pria itu tepat di hidungnya, agar dia sulit menggunakan pernafasanya.


Lagi-lagi Tenry hanya bise menepi sambil menunggu suaminya menyelesaikan hal ini.


Lucas menarik pria yang tadi untuk mendekat ke arahnya tanpa melepaskan atau menyingkirkan kakinya dari wajah teman pria itu.


Padahal teman pria itu sudah memukul-mukul kaki Lucas karna sudah hampir kehabisan nafas.


Namun Lucas sama sekali tidak menghiraukanya, dia malah semakin menguatkan injakan itu, bahkan dari wajah pria itu terdengar suara krteekkk,,kreteek tulang tengkorak atau wajah yang sudah remuk akibat beban yang di lakukan oleh Lucas.


Pria itu yang melihat temanya menangis dengan suara yang teredam sepatu, hanya bisa diam tidak dapat menolong, karna posisinya juga saat ini dia dalam keadaan hidup dan mati.


"Giliranmu," lirihnya yang membuat siapa pun yang mendengarnya pasti akan merasakan aura kematian yang sangat mencengkram.


"Tidak-tidak Tuan, saya tidak sengatmja maafkan saya Tuan hissk,,hiskk," tangisnya ketakutan dan berusaha bangkit ingin berlari.


Dengan tersenyum iblis Lucas mulai memotong tangan pria itu bagaikan kue bolu, pelan namun pasti.


"Aaaarrrrgghhhh, ampun Tuan sakitt,,aaaarrggghh,, arrgghhhgh sakitt ya Tuhan sakitt, aaaarrrggghhh Ampun," teriaknya jeritan kesakitanya.


Karna Lucas tidak memotongnya secara langsung, namun dia memotongnya secara perlahan bagaikan sebuah kue yang memerlukan sebuah kelembutan.


Sehingga pria itu benar-benar merasakan sakit yang sangat-sangat luar biasa, "amppuunn Tuan, Ya Tuhan tolong ini sakit,,aaaararggggghh," lirihnya benar-benar tidak tahan.


Tenry yang melihat suaminya seperti itu hanya bisa menggelengkan kepalanya pusing, dia kasihan pada pria itu, namun dia tidak tau harus berbuat apa.


Dia ingin kabur tapi dia takut, jika nanti Lucas menangkapnya maka dia akan menjadi manusia tak berbentuk lagi, dan kakaknya yang masih berada di tangan Lucas, akan ikut menjadi sasaran kemurkaan pscyhopat ini.

__ADS_1


Lucas bukanlah mafia lainya yang luluh akan kelembutan dari istri dan siapapun.


Baginya membunuh dan memutilasi seseorang adalah sebuah Hobby, jadi dia tidak akan mencampurkanya dengan sebuah cinta ataupun tanggung jawab terhadap keluarga.


Setelah tangan itu benar-benar lepas dari tubuh pria itu, Lucas malah menarik lagi tangan pria itu yang sebelah kiri. Dan masih melakukan hal yang sama. Hingga beralih ke lidah pria itu, bahkan Lucas memotongnya tanpa sisa.


Dan setelah selesai, Lucas melepaskan dan mengangkat kakinya dari teman pria itu yang terlihat sudah tak bernyawa lagi.


"Tenry, ikut aku," perintahnya meminta istrinya untuk ikut denganya.


Dengan patuh dan tanpa suara Tenry mengikuti langkah kaki Lucas yang menuju ke dalam.


Dia beralih menuju toilet untuk mencuci tanganya menghilangkan darah-darah serta daging pria tadi yang menurutnya sangat menjijikan.


Setelah itu dia beralih ke dapur dan memotong selang-selang gas yang berada di sana.


"Ayo kita keluat dari sini," ajaknya pada Tenry yang hanya diam mengikutinya saja.


Mereka berdua segera keluar dari Cafe itu membiarkan pria tadi dan mayat pria itu terjebak di dalamnya.


Ketika mereka sudah sampai di luar Cafe, Lucas melirik ke arah Cctv jalan dan kantor di sebelah Cafe itu.


To Be Continue. *


Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘

__ADS_1


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


__ADS_2