
Di Bandara
Setelah Perjalanan Melelahkan Yang Menghabiskan Waktu 30 Menit Itu, Samuel Pun Tiba Di Bandara ..
Mana Si Evelyn Sih, Kenapa Batang Hidungnya Tidak Kelihatan Dari Tadi
( Gumam Samuel Dalam Hati )
Lelah Mencari, Samuel Akhirnya Melihat Evelyn Sedang Asyik Berpose Dengan Ponsel Pintar nya Dengan Bantuan Seseorang Yang Cukup Akrab Dengan nya ...
" Kau Benar - Benar Seorang Model ", Sahut Samuel Yang Membuat Kaget Evelyn
" Ternyata Kau Rupanya Sahabat Ku Yang Comel ", Sindir nya ..
" Kau Pasti Terlahir Sebagai Model, Oleh Karena nya Dimana Pun Kau Berada, Seni Mu ini Selalu Melekat ", Kata Samuel Menyindir Balik
" Hmm ", Jawab Singkat Evelyn Senyum ..
" Siapa Laki - Laki Tadi, Kenapa Terlihat Akrab Dengan Mu ? ", Tanya Samuel Penasaran
" Kenapa ? Kau Cemburu ", Ucap nya Tertawa Kecil
" Untuk Apa Aku Cemburu Padamu ", Jawab Samuel
"Jangan Ngambek, Dia Adalah Teman Lamaku, Dia Bekerja Disini " Jawab Evelyn ..
" Oohh ", Tutur Samuel
" Ehh, Kenapa Kau Tidak Menunggu Di Ruang Tunggu Saja, Jadi Aku Tidak Perlu Lelah Mencari Mu ? " Tanya Samuel
" Itu Salahmu, Kenapa Kau Terlambat Menjemput Ku, Aku Malas Menunggu Mu Begitu Lama Tuan Muda, Jadi Lebih Baik Aku Menyapa Teman Ku ", Jawab Samuel
" Semua Salah Mu, Tidak Memberi Tahu Ku Jam Keberangkatan Mu Dari Singapura,
Hanya Mengatakan Hari Ini Kau Pulang " Kata Samuel
__ADS_1
" Baiklah Aku Salah ", Kata Evelyn
" Tidak, Aku Yang Salah ", Kata Samuel Membuat Evelyn Sedikit Heran
" Kenapa Begitu ? ", Tanya Evelyn
" Karena Aku Laki - Laki, Laki - Laki Kan Selalu Salah ", Jawab Samuel Meringis
" Kurang Ajar ", Evelyn Tak Kuasa Menahan Tawa ...
Mereka Melanjutkan Langkah Mereka Ke Parkiran ..
" Masuklah Ke Dalam Mobil ", Ucap Samuel Melangkah kan Kaki Ke Bagasi Mobil Memasukkan Koper Evelyn
" Aku Tidak Mau Kalau Bukan Kau Yang Bukakan ", Ucap Evelyn Memerintah
" Apa ? Kau Kira Aku ini Supir Pribadi Mu ", Ucap Samuel
" Kau Tidak Perlu Berlebihan, Bukakan Sekarang ", Ucap Evelyn Memerintah Kedua Kali
" Baiklah Nona Muda, Aku Malas Ribut Dengan Mu ", Jawab Samuel Kesal
Samuel Melajukan Mobil Putih Itu Dengan Kecepatan Sedang, Dia Berniat Langsung Mengantarkan Evelyn Ke Rumahnya Supaya Dia Dapat Beristirahat
.........
Ruang Kerja Baru Michelle
" Ini Ruang Kerja Baru Mbak ", Tutur Pak Indarto
" Terima Kasih Pak ", Ucap Michelle
" Sama - Sama Mbak "
Ruangan Ini Bagus Dan Simpel, Gumamnya Dalam Hati, ...
__ADS_1

" Non ? " Tanya Pak Indarto Menyadarkan Lamunan Michelle ..
" Iya Pak ? ", Jawab Michelle Kaget
" Apa Yang Sedang Non Pikirkan ? " Tanya Pak
Indarto ..
" Tidak Apa - Apa Pak ", Jawab Michelle Tersenyum
Pembicaraan Mereka Berlanjut Sampai Penjelasan Yang Diberikan Pak Indarto Perihal Kerja Dan Tanggung Jawab Michelle
......
" Sampai Sini Paham Mbak ? ", Tanya Pak Indarto ..
" Paham Pak ", Jawab Michelle ..
" Baiklah Mbak, Besok Mbak Sudah Mulai Bisa Bekerja !, Jangan Sampai Telat Ya Mbak, Disini Sangat Menjunjung Tinggi Arti Kedisiplinan ", Tutur Pak Indarto ..
" Baik Pak, Saya Mengerti", Jawab Michelle
" Ya Sudah Mbak, Mbak Boleh Pulang, Karena Mbak Tidak Bekerja Hari ini ", Imbuh Pak Indarto
" Begitu Ya pak, Terima Kasih Ya Pak Karena Sudah Membantu Saya ", Ucap Michelle Menunduk ..
" Sama - Sama Mbak ", Balas Pak Indarto Mengakhiri Pembicaraan Panjang Tersebut
....
Michelle Melangkah Keluar Dari Ruangan Tersebut Untuk Pulang, Dia Berniat Ingin Menyapa Samuel Saat Ingin Pulang, Tapi Dia Terlihat Ragu - ragu ...
Aku Masih Karyawan Baru, Aku Tidak Boleh Terlihat Dekat Dangan Pak Samuel, Akan Banyak Orang Disini Membicarakan Ku Sebagai Orang Yang Bermuka Tebal
Dia Melanjutkan Langkahnya Menuju Jalan Besar Untuk Menyetop Angkot
__ADS_1
..........