Mungkinkah Kita Berjodoh

Mungkinkah Kita Berjodoh
Bab 15


__ADS_3

Pukul 05:00, Adalah Waktu Yang Menjadi Kebiasaan Bagi Michelle Untuk Beranjak Dari Tidur nya ... Sebelum Ke Dapur Membantu Ibunya, ia Terlebih Dahulu Membasuh Wajah Dan Mengaca Di Cermin ... Merapikan Dan Mengikat Rambut Adalah Hal Yang Paling Utama Baginya Untuk Dilakukan Di Depan Cermin ...


Michelle Berjalan Membuka Pintu Kamarnya, Namun Ia Malah Teringat Dengan Apa Yang Terjadi Tadi Malam ...


Bagaimana Aku Harus Menghadapi Ibu ?


Ia Kembali Ke Sudut Ranjang Tidurnya Dan Termenung Disana ..


Saat Termenung, Tiba-tiba ia Terenyuh Setelah Melihat Sebuah Pajangan Foto Di Tepat Disamping Lengannya ..


Ya, Pada Bingkai Foto Itu Hanya Ada 2 Orang Yang Terpajang Didalamnya, Yaitu Michelle Sendiri Dan Ayahnya, Pada Foto Itu Nampak Ia Dan Ayahnya Berpose Saat Acara Kelulusan SMK ..


Michelle Mengingat Betul Momentum Itu, Dan Juga Apa Yang Dikatakan Ayahnya


Nak, Bapak Telah Berhasil Menyekolahkan Kamu Sampai SMK, Tapi Bagi Ayah Itu Belum Cukup, Sebelum Bapak Melihat Kamu Menginjakkan Kaki Di Bangku Perkuliahan Bapak Belum Pernah Tenang Dan Puas Putriku ..


" Benar - Benar Menyedihkan Kalau Mengingat Janji Bapak ", Gumamnya Dalam Hati Penuh Kesedihan ..


Memang Na'as Kalau Mengingat Masa Itu, Pak Irwan ( Ayah Michelle ), Yang Telah Berjanji Akan Menguliahkan Michelle Harus Menghadap Sang Ilahi Duluan Karena Serangan Jantung Mendadak


Kejadian Itu Terjadi Tepat Di Hari Kelulusan Michelle, Pak Irwan Yang Harus Pulang Duluan Karena Urusan Mendadak, Terserang Penyakit Jantung Tanpa Mendadak, Namun Beliau Masih Sempat Terselamatkan Dan Dibawa Di Rumah Sakit ...

__ADS_1


Flashback


Salah Seorang Yang Menemukan Handphone Pak Irwan Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit Segera Mencari Tau Keluarga Terdekat Beliau,


" Halo Buk, Apa Ini Istri Pak Irwan ? "


" Iya Ini Saya Sendiri, Kenapa Yah, Kenapa Telepon Suami Saya Ada Pada Bapak ? ", Tanya Bu Nina Heran Dan Cemas


" Begini Bu, Saya Menemukan Handphone Suami Ibu Saat Pingsan Dijalan, Dan Sekarang Beliau Di Rumah Sakit ", Pungkas Penolong ..


" Di Rumah Sakit Mana Suami Saya Di Rawat Pak ? ", Tanya Bu Nina ..


" Di Rumah Sakit xxx ",...


Selang Beberapa Waktu, Pak Irwan Yang Terbaring Lemah Di Kamar IGD Tiba-tiba Sadar, ia Meminta Suster Memanggilkan Bu Nina, Suster Pun Mengiyakan ...


" Buk, Pasien Sudah Sadar, Pasien Ingin Bertemu Dengan Ibu ? ", Kata Suster ..


Bu Nina Berlari Menuju Ke Kamar IGD


" Syukurlah Bapak Sudah Sadar " ..

__ADS_1


" Bu, Bapak Merasa Nyawa Bapak Tidak Akan Lama Lagi ", Ucap Pak Irwan Terbatah-batah


" Jangan Bicara Seperti Itu Pak ", Bu Nina Mengingatkan ..


*Tidak Bu, Tidak, Dengarkan Baik - Baik Apa Yang Akan Bapak Sampaikan Bu, Ibu Ingatkan Pak Irwan, Bos Bapak Dulu, Kami Berdua Sudah Menjadi Sahabat Yang Sangat Dekat Bu, Hidup Senang Susah Bersama ..


Bu, Kami Memiliki Ikatan Janji Yang Mungkin Saja Bisa Terwujud Ataupun Tidak Terwujud, Janji Itu Adalah, Bahwa Kami Akan Menjodohkan Anak Kami, Pak Teddy Mengatakan Jika Anak Bungsunya Yang Bernama Samuel Belum Menikah Di Usia 25 Tahun, Maka Samuel Harus Menikah Dengan Michelle ...


Apapun Alasannya, Pernikahan Itu Harus Terjadi, Jadi Pesan Bapak Kepada Ibu Adalah Jangan Pernah Membiarkan Michelle Menikah Di Bawah Umur 23 Tahun, Karena Usia Samuel Terpaut 2 Tahun Dengan Michelle ...


Bapak Yakin Dan Berharap Ibu Pasti Akan Mendengar Kan Apa Yang Bapak Pinta


Jaga Kedua Putra Dan Putri Kita Dengan Baik Ya Bu*, ...


Setelah Menyampaikan Permintaan Terakhirnya , Pakwan Menghembuskan Nafas Terakhirnya ...


Bu Nina Menangis Tak Henti Tanpa Jeda Sedikit Pun ...


Michelle Yang Sudah Sampai Di Depan Pintu Kamar IGD, Bingung Melihat Kenapa Ibu Dan Adiknya Egi Menangis Tiada Henti ...


Bu ? Dik ? Kenapa Kalian Menangis ? Apa Yang Terjadi ?

__ADS_1


...................


__ADS_2