Mungkinkah Kita Berjodoh

Mungkinkah Kita Berjodoh
Bab 27


__ADS_3

" Apakah Beliau ... ", Michelle Menghentikan Pertanyaannya


" Apakah Beliau Apa Mbak ", Tanya Pak Indarto Balik


" Tidak Apa-apa Pak", Jawab Michelle Menghindar


Aku Tidak Boleh Bertanya Terlalu Dalam, Aku Bisa Saja Dianggap Terlalu Ingin Tahu Tentang Pak Samuel, Itu Benar-benar Tidak Baik Untuk Ku Dan Tentunya Bagi Pak Samuel, Gumam Michelle Dalam Hati.


" Owh Begitu Ya, Ya Sudah Mbak ", Jawab Pak Indarto Singkat


....


" Rumah Mbak Daerah Mana nih ", Tanya Pak Indarto, Karena Sudah Mendekati Komplek Perumahan Tempat Tinggal Michelle


" Belok Situ Pak, ... nah, Sampai Sini Saja Pak, Soalnya Deket lagi Kok, Saya Jalan Kaki saja ", Tutur Michelle


" Bener nih, Apa Gak Papa Mbak Jalan Kaki ? ", Tanya Pak Indarto


" Gak Papa Kok Pak, Saya Sudah Biasa Jalan Kaki, Lagi Pula Angkot Yang Biasa Saya Naiki Pulang Pergi Kantor Berhenti Disini ", Kata Michelle


" Owh Ok lah Mbak, Saya Pergi Dulu Ya Mbak Kalau Begitu " Kata Pak Indarto


" Iya Pak, Hati-hati Dijalan Pak ", Kata Michelle


Kepulangan Sandi

__ADS_1


Sandi Sudah Sampai Dibandara Kemarin Sore, ia Berniat Ingin Masuk Kantor Pagi ini, Walaupun Badannya Lelah ia Tidak Mau Menjadi Tidak Profesional.


Sandi Memang Orang Yang Sangat Disiplin, Meskipun ia Seorang Manager Dan Sahabat Karib Samuel, Ia Tidak Menggunakan Hal Tersebut Sebagai Alasan Untuk Tidak Disiplin.


Pagi ini Sandi Terlihat Semangat Walaupun Tubuhnya Yang Lelah Tidak Bisa Disembunyikan, Sandi Menggunakan Mobil Marcedes Ben Miliknya, ia Menjadi Sangat Gagah.


Sandi Sudah Berada Di Teras Kantor Sekarang. Tak Lama Kemudian Samuel Juga Datang, Berbeda Dengan Sandi, Samuel Datang Bersama Supirnya, Mas Makmur.


Samuel Kaget Melihat Sandi Yang Sudah Masuk Kerja. ia Pun Langsung Keluar Dari Mobil.


" Kau Sudah Datang ? ", Tanya Samuel Sembari Menyalami Dan Memeluk Sahabat Karibnya Itu.


" Ia Sam, Aku Sudah Datang ", Jawab Sandi


" Syukurlah Kau Datang Dengan Selamat ", Kata Samuel


" eh, Ngomong-ngomong Kenapa Kau Sudah Masuk Kerja ? Kau Pasti Sangat Lelah, Kenapa Kau Memaksakan Diri ?, Aku Kan Sudah Bilang, Kau Boleh Saja Beristirahat Beberapa Hari ", Ucap Samuel Perhatian


" ahh Mana Bisa Aku Melakukan Itu, Begitu Banyak Pekerjaan Yang Menantiku Di Kantor ", Kata Sandi


" Lihatlah, Kau Sama Sekali Tidak Berubah, Kedewasaan Mu Dalam Bekerja Semakin Hari Semakin Baik ", Kata Samuel Memuji


" ahh, Kau Bisa Saja Sam ", Kata Sandi Menolak Pujian Secara Halus


" Hmm, Ayo Kita Ke Masuk, Ada Yang Ingin Ku Bicarakan dengan Mu ", Kata Samuel

__ADS_1


Mereka Berdua Melangkahkan Kaki Ke Dalam Kantor, Sandi Bingung Apa Yang Hendak Ingin Dibicarakan Samuel.


......


" Duduklah, Aku Akan Membuatkan Kopi Untuk Mu ", Kata Samuel


" Terima Kasih Sam ", Kata Sandi


" Jangan Terlalu Formal ", Kata Samuel


Samuel Sudah Menghidangkan 2 Cangkir Kopi Panas Diatas Meja.


" Minumlah ", Kata Samuel Menawarkan


Sandi Meminum Minuman Penyemangat Dipagi Hari itu Tanpa aba-aba.


" Owh Iya Sam, Apa Yang Mau Kau Ingin Bicarakan ? ", Tanya Sandi


" Owh Tidak ada, Aku Hanya Mengobrol Santai, Sangat Susah Mencari Waktu Seperti ini Bukan ? ", Ucap Samuel


" Astaga ! Kau Membuat Ku Kaget, Aku Benar-benar Bingung, Aku Terus Menerka-nerka Dari Tadi, Aku Kira Kau Memiliki Sesuatu Penting Untuk Dibicarakan Empat Mata ", Kata Sandi


" Hehehe, Kau Tidak Akan Mau Ku ajak Bersantai Seperti ini kan Di Kantor, Kau Pasti Menolak ", Kata Samuel


" Kau Tau Saja Kebiasaan Ku ", Kata Sandi

__ADS_1


.... Next Ya Guys


__ADS_2