
" Sebenarnya .. Sebenarnya Aku Akan Di Jodohkan Oleh Papa ", Kata Samuel
" Apa ? ( Sambil Memukul Meja ), Bagaimana Mungkin Om Teddy Membuat Hal Seperti itu, Apa Alasannya ? ", Jawab Evelyn Keheranan Tak Percaya
" Aku Pun Bingung, Aku Saja Jadi Pusing, Awalnya Aku Baik- Baik Saja Menerima Perjodohan itu, Tapi Belakangan Ini Aku Jadi Ragu Dan Gelisah, Mungkin Karena Ada Gadis Yang Ku Suka ", Kata Samuel
" Haduh, Benar-benar Kacau, Apa Menurutmu Yang Menjadi Pendorong Bagi Om Teddy Melakukan Perjodohan itu, Dan... Siapa Gadis Yang Kau Suka ? ", Tanya Evelyn
" Mungkin Karena Aku Telah Menginjak Umur Yang Sudah Cukup Matang Untuk Menikah, Dan Juga Papa Ingin Melihat Cucu Dari Ku, A
Kau Belum Boleh Tau Siapa Dia ", Jawab Samuel
" Baiklah Kalau Ako Tidak Boleh Tau, Tapi Tidak akan Lama Juga Bagiku Untuk Mengetahuinya, Wajar Juga Kalau Om Teddy Menginginkan Perjodohan itu Terjadi ", Kata Evelyn
" Itulah, Kaupun Pasti Mengetahuinya ", Kata Samuel
" Apakah Kau sudah Pernah Bertemu Dengan Perempuan Yang Hendak Dijodohkan Dengan Mu ? ", Tanya Evelyn
" itulah Membuatku Pusing Tujuh Keliling, Aku Belum Pernah Bertemu Dengannya ", Jawab Samuel
" wah, Tambah lagi penyakit Barumu, Yang Sabarlah, Aku yakin Om Teddy Pasti Memilih Yang Terbaik Untuk Mun", Kata Evelyn Menenangkan Samuel
" Amin, Terima Kasih Ya Sudah Mendengarkan Keluh KesahKu ", Kata Samuel
" Sudahlah, Kau Berlebihan, Seperti Sama Siapa Saja, Aku ini Sahabat Mu ", Jawab Evelyn
__ADS_1
Samuel Membalas Evelyn Dengan Senyuman
Perusahaan Irwan
Michelle Dan Pak Indarto Telah Sampai Di Kantor Irwan, Mereka Dapat Sambutan Yang Baik, Mereka Segera Di Persilahkan Masuk Ke Ruang Rapat, Disana, Irwan Pun Sudah Duduk Menunggu.
Michelle Yang Memasuki Ruangan Membuat Irwan Tercengang Akan Kecantikan Michelle, Dia Benar-benar Kaget.
wah, Lebih Cantik Dari Evelyn nih, Gumam Irwan Dalam Hati
Irwan Pun Menyalami Michelle Terlebih Dahulu, Pak Indarto, Dan Team Michelle.
" Mari-Mari Silahkan Duduk ! ", Kata Irwan Mempersilahkan Dengan Lembut
" Iya Pak, Terima Kasih ", Sahut Mereka Bersamaan
Rapat Yang Berlalu Kira-kira Dua Setengah Jam Itu pun Usai.
" Baiklah, Saya Rasa Pembahasan Kita ini Sangat Cocok, Jadi Saya Akan Bersedia Bekerja Sama ", Kata Irwan
Mendengar Pernyataan Tersebut, Michelle Sangat Senang.
Waktu Sudah Mulai Sore, Pukul Tiga Kira-kira.
Michelle Dan Team Akan Kembali Ke Perusahaan, Dan Pulang Tentunya Ke Rumah Karena Jam Kerja Sudah Mau Habis
__ADS_1
" Ya Sudah Pak Kami Akan Pulang Dulu ", Kata Pak Indarto
" Pulang ? Kenapa Terburu-buru ? Sebaiknya Kita Makan Dululah, Saya Yakin Kalian Pasti Sudah Lapar ", Kata Irwan Mencoba Menahan
" Tapi Pak, Kami Harus Memberikan Laporan Ini Pada Pak Samuel ", Kata Pak Indarto
" Masalah Bos Kalian Tenang Saja, Aku Ini Sahabatnya, Aku Yang Akan Bicara Dengan Dia ", Kata Irwan
Melihat Kebaikan Irwan Tersebut Pak Indarto Tidak Tega Kalau Harus Menolak Lagi.
" Baiklah Pak ", Kata Pak Indarto
" Gitu Donk, Ayo Kita Kekantin ", Kata Irwan Mengajak
Merekapun Berjalan, Irwan Sengaja Menahan Mereka Makan, Agar Dapat Menghabiskan Waktu Memandang Michelle.
Ruangan Samuel
" Ya Sudahlah, Sudah Sore, Aku Pulang Duluan Ya Sem ", Kata Evelyn
" Tidak Usah Aku Pakai Mobil Sendiri Kok ", Kata Evelyn
" Okelah, Hati-hati Ya Dijalan ", Kata Samuel
" Iya ", Jawab Evelyn
__ADS_1
Evelyn Pun Berjalan Keluar Ruangan Samuel.