
Tak Lama Kemudian, Makmur Dan Bi Ijah Pun Datang.
" Baguslah Kalian Sudah Datang, Aku Benar-benar Sudah Lapar Dan Lelah Menunggu Kalian ", Ucap Samuel Bersenda Gurau
Makmur, Juli, Dan Bi Ijah Hanya Tersenyum Membalas Senda Gurau Itu.
Mereka Menyantap Makan Malam Itu Dengan Penuh Riang, Sesekali Mereka Mengobrol Dan Juga Bersenda Gurau.
Setelah Makan Malam Tersebut, Samuel Memilih Ke Kamar Menyalakan Televisi, Sedangkan Juli Melanjutkan Setrika, Bi Ijah Beberes Dan Mencuci Piring Bekas Makan Tadi, Sedangkan Makmur Kembali Ke Pos Ronda.
Makmur yang Tengah Berjaga Di Pos Ronda Mengingat Kejadian Tadi Sore Dan Ketika Makan Malam Tadi Nampak Sangat Berbeda.
Dimana Tadi Sore Samuel Nampak Cemberut, Tapi Ketika Makan Malam Tadi Terlihat Riang
" Benar-benar aneh, Tapi Kalau Saya Ada Salah Pasti Langsung Di Tegur, Itukan Kebiasaan Tuan Muda ! ah Sudahlah, Mungkin Tadi Sore Tuan Muda Sedang Banyak Masalah Di Kantor, Hmmm ", Gumam Makmur Berfikir Positif.
Malam Ini Merupakan Jadwal Tayang Acara Komedi Kesukaan Samuel, ia Tidak Pernah Melewatkan Tayangan ini. Ketika Asyik Menonton, Samuel Mendapat Pesan What's App Dari Evelyn, Pesan Itu Berisi Informasi Kedatangan Evelyn Besok Ke Kantor Untuk Pembahasan Masalah Promosi Perusahaan
" Jangan Sampai Telat Datangnya, Dan Juga Bawakan Masakan Ibu Ya ( Mamah Evelyn ), Hehehe ", Balas Samuel
__ADS_1
" Baiklah, Tanpa Kau Meminta Mamah Sudah Mempersiapkannya Untuk Mu 🙄 ", Jawab Evelyn Membalas Pesan Samuel
" Benarkah ? Sebenarnya Aku Sudah Mengetahuinya, Aku Hanya Ingin Membuat Mu Kesal 🤣😂 ", Balas Samuel
" Aku Sudah Menduganya Pangeran Tampan 😑 ", Balas Evelyn Cemberut
" Hehehe, Tidurlah, Supaya Besok Kau Bangun Pagi Dan Membantu Ibu Memasak Makanan Untuk Ku ", Balas Samuel Menambah Kesal Evelyn
" 😔, Baiklah, Kau Pun Tidur Sana ", Balas Evelyn
" Baik Nona Cantik 😍 ", Balas Samuel Memuji
Balas Membalas Pesan What's App Itu Pun Malah Berlanjut
Rumah Michelle
Kini Egi, Michelle, Dan Bu Nina Sedang Menikmati Hidangan Sederhana Yang Tersusun Di Meja Makan. Namun Beda Dari Biasanya, Michelle Tampak Kurang Selera Makan Malam ini. Bu Nina pun Menyadari itu.
" Chel, Kenapa Kamu Hanya Memainkan Sendok Mu, Dan Hanya Sesekali Menyuap Nasi Ke Mulut, Dan Itupun Tidak Banyak ", Tanya Bu Nina Penasaran
__ADS_1
" Gak Papa Kok Bu, Hanya Kurang Selera Saja ", Jawab Michelle
" Ibu Tau Kok Anak Gadis Ibu Seperti apa ? Sudah Ceritakan Apa Masalah Mu ", Tanya Bu Nina Tanpa Berbelit-belit
Michelle Tau Ibunya Tidak Bisa Di Bohongi, Terlebih Kontak Batin Mereka Sangatlah Kuat.
" Jadi Ginikan Bu, Aku Memiliki Seorang Bos Yang Sangat Baik Bu, Dia Adalah Pemilik Perusahaan Tempat Ku Bekerja, ia Hanya Terpaut Usia 2 Tahun Dengan Ku Bu, ia Menawarkan Untuk Mengantarkan Ku Pulang Tadi Sore Bu Tapi aku Menolak Bu Karena aku Tidak Mau Merepotkannya Bu, Tapi ia Sangat Kecewa Dan Marah Dengan Penolakan Ku Bu ", Jawab Michelle Menjelaskan
" Sebenarnya Tindakan Kamu Di Bilang Benar ia, Di Bilang Salah Tidak, Tapi Mungkin Saja Bos Kamu Itu Tidak Terbiasa Dengan Penolakan, Ambil Sederhananya Saja Nak, Minta Maaflah Besok Pagi Hari, Saat Kamu Bertemu Dengannya Di Kantor, Pasti ia Akan Merasa Lebih Baik ", Kata Bu Nina Memberi Solusi
" Begitu Ya Bu, Terima Kasih Ya Bu Atas Solusi Dari Ibu ", Jawab Michelle
" Iya Nak, Sama - Sama, Selesaikan Makanmu, Dan Ajari Adikmu Belajar Di Kamar ", Kata Bu Nina
" Bagaimana Dengan Piring-piring ini Bu ? ", Tanya Michelle
" Sudah, Biar Ibu Saja Yang Urus ", Jawab Bu Nina
Michelle Menyelesaikan Makannya Dan Mengajak Egi Ke Kamar Untuk Belajar
__ADS_1