
Rumah Evelyn
Kini Mereka Telah Sampai Di Rumah Evelyn
Setelah Menghabiskan Kurang Lebih 30 Menit Perjalanan ...
Samuel : " Akhirnya Sampai Juga ( Membuka Pintu, Melangkah Keluar ) "
Evelyn : " Hey, Bukakan Pintu Ku ? "
Samuel : " Buka Saja Sendiri, Aku Tidak Mau Menjadi Pesuruh Mu " ...
" Dasar ", Gumam Michelle Menatap Samuel Sinis ...
Samuel Mengeluarkan Koper Evelyn Dari Bagasi, Dia Mengaktifkan Roda Benda Persegi Panjang Itu Dan Membawanya Masuk Ke Rumah ...
Evelyn Merasa Jengkel Karena Samuel Tak Menunggu nya, ...
" Kenapa Kau Masuk Tidak Menunggu Tuan Rumah ", Tanya Evelyn Menyindir ..
" Hey, Kau Memperlakukan Ku Seperti Orang Baru Kenal Saja ! ", Jawab Samuel ...
Samuel Melangkah Tanpa Memperhatikan Perkataan Michelle ...
Yah, Samuel Memang Bukan Orang Asing Lagi Di Keluarga Evelyn, Semenjak Peninggalan Pak Veri ( Ayah Evelyn ) Samuel Sudah Seperti Laki - Laki Penting Bagi Keluarga Mereka, Bahkan Bagi Evelyn, Samuel Sudah Seperti Ayah ...
Bahkan Bu Fika ( Ibu Evelyn ), Sudah Menganggap Samuel Sebagai Anaknya Dan Mengharapkan Samuel Menjadi Menantu nya
....
Bu Fika Yang Mendengar Suara Hentakan Kaki Beranjak Dari Ruang Keluarga Menuju Pintu Rumah Untuk Melihat Siapa Yang Datang ...
" Ehh Samuel ", Sapa Bu Fika
" Iya Bu ", Jawab Samuel Sembari Mencium Punggung Tangan Perempuan Separuh Baya Itu
" Kenapa Lama Tidak Berkunjung Kesini ", Tanya Bu Fika
" Maaf Bu, Sam Banyak Kesibukan Di Kantor Belakangan ini, Bukan Hanya Ibu Saja, Mamah Pun Mengeluh Karena Aku Jarang Menjumpainya ", Jawab Samuel
__ADS_1
" Begitu Yah, Ya Sudah Ayo Masuk ", Ajak Bu
Fika ...
Tapiii ....
" Kenapa Bu ? ", Tanya Samuel
" Kenapa Kamu Bawa Koper ", Tanya Bu Fika Kebingungan ..
" Owh Ini ... ",
" Itu Koperku Mah ", Jawab Evelyn Memotong Pembicaraan Samuel
'' Loh, Anak Gadis Mamah,( Memeluk Dan Cepika Cepiki ), Kok Udah Pulang Sayang ? ", Tanya Bu Fika Heran
" Iya Mah, Mau Memberikan Suprise Kepada Mamah, Tapi Sepertinya Mamah Tidak Terkejut, Malah Lebih Terkejut Melihat Kedatangan Si Itu ... ", Jawab Evelyn Kesan Dan Menyindir
" Haduh Anak Mamah, Maafin Mamah Yah ", Jawab Bu Fika
" Kau Selalu Iri Dengan Ku, Kau Tidak Berubah ", Sindir Samuel Tersenyum
" Sudah - Sudah, Ayo Kita Masuk ", Ajak Bu Fika ...
" Ini Koper Berat Mu ", Menyerahkan Koper Itu Pada Pemiliknya
" Sini ", Jawab Evelyn Kecil
" Dari Tadi Kau Kesal, Ingatlah, Ketika Kau Sering Kesal Kecantikan Mu Itu Akan Memudar ", Kata Samuel
" Tidak Perlu Membuat Ku Tersanjung ", Kata Evelyn Tersenyum
" Apa ? Tapi Kenapa Kau Tersenyum Sendiri ", Kata Samuel
" Mana Ada ", Evelyn Berjalan Cepat Ke Kamar
nya Sambil Menahan Malu ..
" Silahkan Duduk Sam ", Bu Fika Menawarkan ..
__ADS_1
" Makasih Bu ", Ucap Samuel
" Maafkan Kami Ya Nak, Selalu Merepotkan Kamu ", Ucap Bu Fika ..
" Ahh Ibu, Seperti Dengan Orang Asing Saja ", Ucap Samuel ..
" Bagaimana Mama Dan Papa Mu, Mereka Sehatkan ? ", Ucap Bu Fika
" Papa Dan Mama Sehat Bu, Puji Tuhan ", Ucap Samuel ...
" Puji Syukur lah, Owh Iya ? Bagaimana Status Mu Sekarang ? Apa Masih Single ? ", Tanya Bu Fika Cukup Serius ..
" Hmm, Sam Masih Single Bu ", Jawab Samuel ..
" Bagaimana Mungkin Pria Tampan Dan Mapan Seperti Mu Belum Memiliki Kekasih ? ", Tanya Bu Fika ..
" Mungkin Belum Ketemu Jodoh nya Bu ", Ucap Samuel Berharap Bu Fika Tidak Bertanya Kepadanya Lagi ..
" Ibu Ingin Bertanya Serius Dengan Mu Sam ? ", ...
" Apa Bu ", Samuel Penasaran
" Tentang Evelyn .. Apakah Kamu Tidak ... ". ..
" Mah, Sam .. Ayo Kita Makan, Aku Sudah Sangat Lapar ", Ajak Evelyn Memotong Pertanyaan Ibunya
" Kenapa Evelyn Datang Sangat Cepat ", Gumam Bu Fika ...
" Mah ? ", ... Sadar kan Bu Fika Dari Lamunan nya ..
" Iya, Iya ", Jawab Bu Fika Kaget ..
" Ayo Sam Kita Makan ", Ajak Bu Fika
" Ayo Bu, ", Jawab Samuel Dengan Hormat
Apa Yang Ingin Di Tanyakan Tante Fika Kepadaku Yah, Aku Jadi Penasaran, Gumam Samuel Penasaran ....
..................
__ADS_1