Mungkinkah Kita Berjodoh

Mungkinkah Kita Berjodoh
Bab 8


__ADS_3

Ruang Kerja Samuel


Sesudah Dari Kamar Mandi, Samuel Dan Michelle Berjalan Ke Ruang Kerja nya


" Silahkan Duduk ", Perintah Samuel ..


" Terima Kasih Pak, ( Sembari Menduduki Kursi Empuk Mahal itu ), Wah, Besar Sekali Ruangan ini Dan Sangat Mewah " Ungkap Michelle Dalam Hati Dercak Kagum


Samuel Nampaknya Memperhatikan Tingkah Laku Perempuan Berusia 23 Tahun Itu Dengan Seksama, Michelle Yang Tidak Sadar Sedang Diperhatikan Kemudian Melirik Sadar Menghadap Wajah Tampan Samuel, Dia Kaget Karena Samuel Ternyata Memperhatikan Dia


.......... ............


" Maaf Pak ", Ucap nya Dengan Rasa Bersalah ..


" Apa Yang Sedang Kamu Lihat, Dan Yang Sedang Kamu Pikiran ", Tanya Samuel Spontan ..


" Maaf Pak, Saya Hanya Kaget, Pertama Kali Melihat Ruangan Sebesar Dan Sebagus Ruangan Bapak ", ..


" ( Samuel Tersenyum Mendengar Pernyataan Gadis Cantik Itu ), Gitu Ya, Ini Adalah Hasil Kerja Keras Keluarga Ku, Kamu Juga Bisa Memiliki Ruangan Sebagus Ini Suatu Saat ) ", Pungkas Samuel


" Bagaimana Mungkin Gadis Miskin Seperti Ku Bisa Memiliki Ruangan Sebagus ini ( Gumam nya Dalam Hati ), Iya ", Michelle Menjawab Pertanyaan Samuel Dengan Senyuman Tipis Dan Anggukan Kepala ..


" Tunggu Sebentar !, Intan ? ", Panggil Samuel ..

__ADS_1


Mendengar Namanya Di Panggil, Intan Melangkah Kaki Menuju Ruangan Bosnya Itu


" Iya Pak ", Jawab Intan ..


" Tolong Buatkan Secangkir Teh Hangat Untuk nya ", Perintah Samuel Sembari Menunjuk Ke Arah Michelle ..


" Tidak Usah Pak, Tidak Perlu Repot - repot Pak ", Tolak Michelle Dengan Segan ..


" Tidak Apa-apa, Tidak Perlu Segan, Dan Juga Tidak Ada Yang Direpotkan ", Ucap Samuel ..


Samuel Memberi Perintah Dengan Denyutan Dahi nya Kepada Intan, Intan Pun Mengerti Maksudnya, Intan Bergegas Membuat Kan Secangkir Teh Hangat Untuk Michelle ..


Tak Lama Intan Kembali Dengan Secangkir Teh Di Tangannya,


" Terima Kasih Mbak ", Balas Michelle Dengan Santun ..


" Kalau Begitu Saya Kembali Dulu Ya Pak Ke Ruangan Saya ", Ungkap Intan Meminta Izin ..


" Baiklah Kau Boleh Kembali Ke Ruangan Mu Intan, Terima Kasih Yah ", Perintah Samuel ..


Intan Meninggalkan Ruangan Samuel


Samuel Dan Michelle Memulai Obrolan, Meskipun Michelle Sangat Terlihat Canggung 😁

__ADS_1


Samuel : " Apa Kau Lulusan SMK Pemasaran ? "


Michelle : " Iya Pak, Saya Lulusan SMK Pemasaran "


Samuel : " Aku Sudah Melihat Ijazah Mu, Kau Memiliki Nilai Yang Bagus Dan Predikat Magang Yang Sangat Baik "


Michelle : " Terima Kasih Pak ( Membalas Dengan Senyuman Bangga ) "


Samuel : " Baiklah, Sudah Cukup Aku Memuji Mu, Sekarang Aku Akan Menjelaskan Pekerjaan Dan Posisi Apa Yang Akan Kau Jalankan ?, Disini Kau Akan Ku Tempat Kan Di Bagian Pemasaran, Tanpa Ku Jelaskan Kau Pasti Paham, Karena Kau Sudah Mempelajarinya Selama 3 Tahun Bukan ?, Dan Aku Akan Menempatkan Posisi Mu Sebagai Asisten Manager Pemasaran " ..


Michelle : " Apa Pak ? ( Jawabnya Dengan Kaget ) "


Samuel : " Kenapa ? "


Michelle : " Saya Kaget Pak, Karena Saya Hanya Lulusan SMK, Bagaimana Bapak Mempercayakan Tugas Sebesar Itu Kepada Bapak "


Samuel : " Itulah Kesalahan Mu Dan Sebagian Orang Di Luar Sana , Mereka Hanya Menilai Orang Dalam Bekerja Hanya Dari Segi Pendidikan Saja, Padahal Masih Banyak Penilaian Lainnya, Yang Utama Adalah Kemampuan Dan Keuletannya Dalam Bekerja, Jika Dia Memiliki ini, Dia Akan Mantap Dalam Karier, Oleh Karena nya Jangan Remehkan Dirimu " ..


Michelle : " ( Sudah Tampan, Baik Dan Bijaksana Lagi, Oh Tuhan, Kirimkan Aku Lelaki Seperti Dia ), Saya Kagum Dengan Bapak, Bapak Tidak Pernah Memandang Rendah Orang Lain ) "


Samuel : " ( Samuel Tipe Orang Yang Tidak Gila Pujian ), Sudahlah Jangan Memuji Ku "


Samuel Menelpon Seseorang, Dia Adalah Pak Indarto, Manager Pemasaran Yang Ia Rekrut Dari Perusahaan Anak Cabang nya Di Kota xxxxx, Karena Kepintaran Dan Kemampuan nya Bekerja Sangat Bagus, ia Meminta Pak Indarto Untuk Masuk Ke Ruangan nya ..

__ADS_1


" Saya Tunggu Ya Pak ", Samuel Mengakhiri Pembicaraan Via Telepon Itu ..


__ADS_2