
" Owh Iya Mas, ini Mbak Michelle, Asisten Manager Pemasaran Yang Baru Di Perusahaan Kita ", Kata Pak Indarto Memperkenalkan
" Owh, Saya Sandi ", Kata Sandi Menyalami Tangan Michelle
" Saya Michelle Pak ", Kata Michelle Memperkenalkan Diri
Vivian Yang Mencari-cari Keberadaan Sandi Pun Bingung, Dia Sudah Ke Ruangan Samuel Dan Ruangan Lainnya Namun Tidak Menemukan Keberadaan Sandi
" Ada Satu Ruangan Lagi ", Gumam Vivian
Ruangan Yang ia Maksudkan Adalah Ruangan Milik Pak Indarto. Vivian Berjalan Terburu-buru, ia Sudah Memasuki Ruangan Pak Indarto. Melihat Michelle Yang Berada Disitu Membuat ia Sepet.
Dia lagi,dia lagi, Gumam Vivian Menggerutu Dalam Hati.
" Loh Mbak Vivian Rupanya ", Kata Pak Indarto
" Iya Pak ( Tersenyum ) ", Jawab Vivian
" Ada Apa Vi ? ", Tanya Sandi Seketika Melihat Vivian Datang.
" Owh Saya Mau Mengambil Berkas Yang Saya Serahkan Tadi Kepada Bapak ", Kata Vivian.
" Owh Ini Berkasnya ! ", Beri Sandi
" Terima Kasih Pak, Tapi Sebenarnya Masih Ada Berkas Lagi Yang Harus Bapak Selesaikan ", Kata Vivian Memberi Tahu
" Iya kah, Banyak Sekali Tugas Ku Hari Ini, Baiklah, Ayo Kita Keruanganku ", Ajak Sandi
__ADS_1
" Mari Pak ", Ucap Vivian
" Saya Duluan Ya Pak, Dan Juga Michelle, Saya Duluan Ya ", Kata Sandi Tersenyum Manis Kepada Michelle
" Iya Pak ", Jawab Pak Indarto Dan Michelle Serentak
Vivian Yang Melihat Sandi Tersenyum Manis Dan Terlihat Akrab Dengan Michelle Merasa Panas.
Apa-apaan Pak Sandi, Jangan-jangan ia pun sama seperti Pak Samuel, Sama-sama Tertipu dengan perempuan busuk ini, Gumam Vivian Kesal
Sementara Vivian Dan Sandi Kembali Keruangannya, Michelle Dan Pak Indarto Pun
Melanjutkan Pekerjaannya.
.........
Kedatangan Pak Teddy Ke Kantor
" Samuelnya Ada Tan ? ", Tanya Pak Teddy Yang Sekarang Berada Di Ruangan Kantor Samuel
" Beliau Ada Pak, Silahkan Masuk ", Michelle Mengantarkan Pak Teddy Ke Dalam
" Loh Papa ? " Kata Samuel Kaget Sembari Mencium Kedua Punggung Tangan Lelaki Separuh Baya itu
" Iya Nak ", Jawab Pak Teddy
" Tumben Papa Kesini Dan Juga Kenapa Tidak Memberi Kabar Kepada Sam Dulu Pah ", Tanya Samuel
__ADS_1
" Papah Merasa Bosan Dirumah, Jadi Papa Berfikir Lebih Baik Datang Ke Kantor Dan Juga Sekaligus Melihat Perkembangan Proyek Pembangunan Pabrik Serta Produk Kita. Papa Juga Merindukan Mu Nak ", Kata Pak Teddy
" ahh, Papa Bisa Saja ", Kata Samuel Menunduk
" Owh Iya Pah, Aku Buatkan Kopi Ya Pah, Supaya Ngobrolnya Enak ", Kata Samuel Menawarkan
" Owh Iya Nak, Jangan Terlalu Manis Ya ! ", Pinta Pak Teddy
" Iya Pah ", Kata Samuel
" Ini Pah Kopinya ! ", Kata Samuel
" Makasih Ya Nak ", Kata Pak Teddy Sambil Menyeruput Secangkir Kopi Panas itu.
Mereka Mengobrol Berbagai Hal, Tentunya Mengenai Pekerjaan, Mulai Dari Aktivitas Kepegawaian, Keuangan, Promosi Dan Berbagai Hal. Sampai Tiba Pak Teddy Ingin Membahas Masalah Perjodohan Kemarin itu.
" Owh Iya Nak, Kamu Masih Ingatkan Perjodohan Yang Papah Bilang Beberapa Hari Yang Lalu ", Tanya Pak Indarto
" Owh Itu, Masih Ingat Pah ", Kata Samuel
" Kamu Pasti Ingat Juga Kalau Tiga Hari Lagi Kita akan Mengunjungi Rumahnya ! ", Kata Pak Teddy
" Iya Pah Sam Ingat ", Ucap Samuel
" Itulah Yang Ingin Papah Bahas Samamu Nak, Karena itu Salah Satu Keinginan Terbesar Papah, Papah Sangat Berharap Kamu Mau Mendengarkannya Dan Melakukannya Tentunya Nak ", Kata Pak Teddy.
" Iya Pah, Tapi Pah Sam Ada Permintaan Kepada Papah ", Ucap Samuel
__ADS_1
" Apa Itu Nak ? ", Tanya Pak Teddy
" Sam Ingin ...