
Michelle Berdiri Tepat Di Pintu Masuk Kantor Sekarang, Salah Satu Security Menanyai Michelle, " Mbak Siapa Yah ? Dan Mau Cari Siapa ? ",Tanya Security Dengan Hormat.
" Saya Adalah Karyawan Yang Melamar Kerja Disini Pak ( Sembari Memberikan Ponsel Pintar Miliknya Serta Isi Email Yang Menandakan Ia Diterima Bekerja Disini ),
" Baiklah Mbak, Silahkan Menemui Bagian HRD ", Pungkas Security.
" Tunggu ! ( Tiba - Tiba Suara Perempuan Bernada Tinggi Menghentikan Michelle ), Kamu Kan Karyawan Baru Yang Diterima Tanpa Wawancara Itu Kan ? Kenapa Kamu Terlambat ? Apa Kamu Kira Ini Tempat Yang Bisa Kamu Datangi Seenaknya ? Hah ? ", Ungkap Vivian Dengan Marah ( Namanya Vivian, Asisten Manager HRD ).
" Saya Benar-benar Minta Maaf Bu, Saya Kesulitan Mencari Angkot Kesini ", Jawabnya Dengan Ketakutan.
" Kamu Harusnya Kan Bisa Cari Alternatif Lain ! ", ..
" Maaf Bu, Saya Akan Berusaha Lebih Baik Ke Depan nya ",.. Ungkap Michelle
" Saya Tidak Bisa, Membiarkan Ini Begitu Saja ! Saya Akan Menertibkan Karyawan Seperti Kamu Ini ",
" Tolong Maafkan Saya Bu, Tolong .. ", Pinta Michelle Dengan Harap
"Tidak, Saya Akan Menghukum Kamu, Saya Akan .. ( Tiba - Tiba Berhenti ) ",
Ternyata Samuel Menghentikan Sikap Kasar Vivian Dari Belakang
" Sudah Hentikan Vivian, Kamu Sudah Berlebihan, Kamu Sudah Mempermalukan Dia Di Depan Banyak Orang ", Ucap Samuel Geram ..
" Tapi Karena Kesalahan Dia Pak, Dia Telat Di Hari Pertama Dia Kerja, Dia Membuat Kesalahan ", ..
__ADS_1
" Aku Sudah Bilang Beberapa Kali Kepada Mu, Bila Ingin Menegur Karyawan Jangan Hanya Lihat Salah nya Saja, Tapi Lihat Sebab Akibat nya ", .. Ucap Samuel Geram
" Tapi Pak .. "
" Sudah ", ..
" Kenapa Kamu Bisa Telat Di Hari Kerja Pertama Mu ? ",. Tanya Samuel
" Saya Kesulitan Mencari Angkot Pak ",.. Jawab Michelle
" Dimana Alamat Rumah Mu Atau Halte Tempat Kau Beranjak ", ..
" Saya Menunggu Angkot Di Halte Dian Jalan Kenanga Putih Pak ",..
Tanya Samuel Heran
" Saya Kurang Berani Naik Ojek Pangkalan Pak, Dan Juga Handphone Saya Tertinggal Di Rumah, Jadi Saya Tidak Bisa Memesan Ojek Online ",
" Baiklah, ( Samuel Kasihan Melihat Michelle Ketakutan Karena Pertanyaan nya Dan bentakan Vivian Tadi ), Kamu Sudah Dengar Kan Vi ? Saya Tidak Mau Kamu Mengotot Lagi, Kembalilah Ke Ruang Kerja Dan Bantu Sandi Untuk Segera Mengisi Kebutuhan Karyawan Di Pabrik, Masalah Karyawan ini, Saya Sendiri Yang Urus ",..
" Baik Pak ", Ungkap Vivian Kesal Berjalan Dengan Langkah Tidak Karuan
Gadis ini Sangat Cantik Alami, Aku Dapat Menghabiskan Waktu Dengan nya Di Ruangan ( Ungkap Samuel Dengan Senang )
" Ya Sudahlah, Kamu Ikut Saya Saja Ke Ruangan Saya ", Ajak Samuel
__ADS_1
" Baik Pak ", Ucap Michelle Menurut
Tampan Sekali Bos Muda ini, Berkharisma, Baik Dan Juga Sangat Bijaksana, Aku Pasti Beruntung Kalau Jadi Istrinya, ( ahh, Ada - Ada Saja Aku, Bagaimana Mungkin Aku Jadi Istrinya )
Belakangan Michelle Memang Sering Menonton Seri Drama Dimana Kebanyakan Drama Tersebut Mempertontonkan Alur Cerita Sepasang Kekasih Menikah Dan Mengandung, Dan Menjadi Keluarga
" Tuan ? Saya Ingin Ke Kamar Mandi ! Boleh Tidak Tuan ", Tanya Michelle Gugup
" Tentu Boleh, Saya Akan Mengantarkan Mu, ( Jangan Kan Mengantarkan Mu, Menemani Mu Kedalam Saja Aku Mau ) " Jawab Samuel Tersenyum Nakal
Samuel Mengantarkan Michelle Dengan Senang Hati Menuju Kamar Mandi Terdekat Dengan Ruang Kerjanya ..
" Ini Kamar Mandinya, Masuklah ! " .. Perintah Samuel
" Baik Pak ", Jawab Michelle
" Tunggu ! ", Samuel Menghentikan Michelle
" Ia Pak ? ", Michelle Kaget
" Apakah Kamu Mau Di Temani Kedalam ", Ucap Samuel Tersenyum Nakal
" Tidak Usah Pak, ", Balas Michelle Tersipu Malu
Kenapa Aku Menjadi Nakal Seperti Ini, Kenapa Aku Bersikap Vulgar, Apa Karena Dia Cantik, Apa Aku Menyukai Gadis Anggun ini ?
__ADS_1