Mungkinkah Kita Berjodoh

Mungkinkah Kita Berjodoh
Bab 5


__ADS_3

Di Hari Minggu Pagi Yang Cerah, Michelle Beranjak Dari Tidur nya, Ia Harus Melakukan Kegiatan Selayaknya Perempuan. Michelle Beranjak Dari Kamarnya Menuju Dapur, Di Dapur Ibunya Sudah Dahulu Mempersiapkan Bahan Masakan. Melihat Hal Tersebut Michelle Segera Bergegas Membantu Pekerjaan Ibunya Itu.


Michelle : " Bu, Sudah Lama Yah Bangunnya ".


Ibu Michelle : " Baru Sekitar 20 Menit Yang Lalu Kok Nak ".


Michelle : " Oh, Ku Kira Ibu Sudah Bangun Dari Tadi. Hari Ini Kita Masak Apa Bu ? ".


Ibu Michelle : " Kita Masak Rendang, Ibu Sudah Lama Belum Makan Rendang Sayang ".


Michelle : " Wah, Ibu Sudah Gajian ? ".


Ibu Michelle : " Yah Begitulah (Sambil Tersenyum) "


Asik Berbincang - Bincang, Terlintas Dipikiran Bu Michelle Bertanya Perihal Kelanjutan Surat Lamaran Kerja Michelle Kemarin Yang Ia Kirimkan Ke Perusahaan Samuel.


Ibu Michelle : " Chel, Kamu Udah Chek Surat Lamaran Kerja Kemarin Belum ".


Michelle : " Oh Iya Mah, Aku Baru Ingat ".


Ibu Michelle : " Ya Udah Chek Sana, Siapa Tau Rezeki Kamu Sayang. ".


Setelah Mendengar Perintah Ibunya Michelle Lekas Melangkah kan kaki nya dari dapur menuju meja kamar tidurnya untuk mengecek informasi lamaran kerja nya di Handphone Miliknya.


" Kenapa Belum Ada Pemberi Tahuan Juga Yah, Kan Sudah 3 Hari ". Pungkasnya.


Michelle Rupanya Tidak Menyadari Bahwa Ia Sudah Tidak Memiliki Paket Internet.

__ADS_1


"Oh Iya, Kan Paket Internet Ku Habis, Mana Gak ada Uang Lagi, Ahh Minta Ibu aja lah ". Gumam Michelle.


Michelle Segera Berlari Menuju Dapur


Michelle : " Bu, Aku Minta Uang Ibu 20,000 Dong ".


Ibu Michelle : " Untuk Apa Nak ".


Michelle : " Aku Mau Isi Pulsa Internet Bu, Aku Kehabisan Paket Internet, Aku Tidak Bisa Mengecek Informasi Pada Email Ku Bu.


Ibu Michelle : " Oh Ya Udah Nih Uangnya ( Sambil Mengeluarkan Uang Sebesar Rp. 20,000 Dari Sakunya Sembari Tersenyum ).


Michelle : " Makasih Ya Bu ( Tersenyum) ".


Michelle Melangkah kan kakinya beranjak dari rumah Menuju Konter Pulsa Internet.


" Yang Berapa Dek ". Tanya Sang Penjual Pulsa.


" 20,000 Bang ". Jawab Michelle.


" Iya Dek, Mana Nomor nya ? ". Tanya Sang Penjual


" Ini Bang, ( Menunjukkan Nomor Handphone Miliknya Yang Tertera Pada Layar Kaca Handphone Pintar Milik Michelle ) ". Serah Michelle.


" Sebentar Ya Dek, ... Sudah Masuk Ya Dek ".


Ucap Penjual Pulsa.

__ADS_1


" Iya Bang, ( Mengecek Handphone nya ) ". Jawab Michelle.


" Ini Uang nya Bang, Makasih Bang ".


Ucap Michelle.


" Sama - Sama Dek ". Balas Penjual.


Usai Membeli Pulsa Internet, Michelle Mengecek HP nya Sembari Melangkahkan Kakinya Berjalan Menuju Rumahnya.


Saat Mengecek Handphone nya Betapa Kagetnya Michelle Bahwa Ia Di Terima Bekerja Di Perusahaan Milik Samuel Itu Tanpa Wawancara Dan Tahapan Lainnya.


" Astaga, Kenapa Aku Bisa Seberuntung Ini, Terima Kasih Tuhan ", Seru Michelle Sembari Meneteskan Air Mata.


Michelle Berlari Dengan Gembiranya Untuk Memberi Tahu Ibunya Bahwa Ia Diterima Bekerja.


" Bu, Aku Diterima Bekerja, Aku Tidak Perlu Melalui Proses Dan Wawancara Bu, Besok Aku Sudah Bisa Bekerja ( Langsung Memeluk Ibunya Secara Spontan ) ".


Tutur Michelle.


" Iya ? Selamat Ya Nak ( Meneteskan Air Mata ) Ibu Senang Sekali Mendengar nya Nak ". Ucap Ibunya.


" Akhirnya Aku Bisa Beli Keperluan Sekolah Egi (Adik Michelle ) Yang Baru ". Ucap Michelle


" Iya Nak, Kamu Gak Boleh Bangun Terlambat Besok, Jangan Lupa Berpakaian Rapi Dan Menarik Di Hari Pertama Mu Bekerja Ya Nak ". Tutur Ibu Michelle Manasihati Anak Perempuan nya Itu.


Michelle Berlari Menuju Kamar Tidur nya Untuk Mencari Pakaian Bekerja Yang Cocok Ia Pakai Pada Esok Hari.

__ADS_1


__ADS_2