
Ruang Kantin
Samuel Memesan Hanya Meja Makan Yang Terdiri Dari 2 Kursi Saja, Samuel Sengaja Melakukannya Supaya Dia Memiliki Quality Time Bersama Michelle
" Ayo Duduklah ", Ajak Samuel Kepada Michelle
" Iya Pak ", Sambut Michelle
Kini Semua Pandangan Orang Yang Berada Di Kantin Terarah Kepada Mereka, Namun Samuel Yang Menyadarinya Dengan Bernada "Hmm", Yang Membuat Mereka Tidak Berani Memandang Lagi Dan Mengubah Pandangan Mereka ..
" Apa Makanan Kesukaan Mu ? ", Tanya Samuel Membuka Obrolan
" Saya Suka Semua Makanan Pak ", Jawab Michelle Tahu alasan Samuel Menanyakan Hal Itu Supaya Di Pesankan Makanan Kesukaannya, Michelle Merasa Tidak Enak
Susah Banget Sih Buat Kebaikan Sama Dia, Gak Enakan Banget Orangnya, Gumam Samuel Kesalpp
" Mbak, ", Samuel Memanggil Pelayan
" Iya Pak ", Jawab Pelayan
" Saya Mau Pesan Ayam Goreng Pedas Dan Nasi Goreng Yah Mbak ! "
" Iya Pak "
" Chel ! Mau Pesan Apa ? ", Tanya Samuel Sadarkan Michelle Yang Terdiam
" Saya Pesan Apa Yang Bapak Pesan Saja ", Jawab Michelle
" Ok Deh, Yang Saya Pesan Tadi Jadiin 2 Yah Mbak "
" Ok Pak, Minumnya Pak ? ", Tanya Pelayan
__ADS_1
" Sekarang Giliran Mu Yang Memilih ", Ucap Samuel Sindir Michelle
" Es Jeruk Saja Pak ",
" Tuh Mbak, Es Jeruk 2 "
Menanti Makanan Datang, Samuel Berbasa - Basi Dengan Michelle ...
Samuel : " Chel, Paham Gak Pembahasan Tadi ? "
Michelle : " Paham Pak, Ya Walaupun Harus Over Thinking, Karena Bahasanya Terlalu Tinggi, Hehehe "
Samuel : " Baguslah Kalau Kamu Paham '
Michelle : " Iya Pak "
Samuel : " Chel, Kamu Kenapa Sih Kok Kaya Bingung Hari ini Saya Perhatikan, Apakah Ada Masalah ? "
Samuel : " Udah Ceritain aja, Gak Papa Kok, Siapa Tau Saya Bisa Bantu "
Michelle Terlihat Ragu Untuk Bercerita Karena ini Masalah Pribadi, Tapi Entah Kenapa Nalurinya Merasa Samuel Adalah Orang Yang Tepat Untuk Berbagi
Michelle : " Jadikan Pak, Saya Benar-benar Bingung, Karena Saya Akan Di Jodohkan Pak Dengan Seorang Laki-laki Oleh Ibu Saya "
Samuel : " Kenapa Begitu, Apa Ibu Mu Terlilit Hutang "
Michele : " Gak Sih Pak, Hanya Saja Sebelum Ayah Saya Wafat, ia Mewasiatkan Kepada Ibu Saya Agar Saya Di Nikahkan Dengan Anak Sahabat Ayah Saya Pak "
Samuel : " Terus Bagaimana Respon Kamu Sendiri "
Michelle : " Awalnya Saya Keberatan Pak, Tapi Karena Itu Merupakan Wasiat Terakhir Bapak, Jadi Saya Rasa Saya Harus Mengikutinya Pak, Dengan Itu Saya Bisa Mengabdi Dengan Alm. Bapak "
__ADS_1
Samuel : " Kalau Begitu Kenapa Kamu Bingung ? "
Michelle : " Saya Bingung Karena Saya Tidak Pernah Bertemu Dengan Keluarga Dan Sosok Lelaki Yang Akan Dijodohkan Dengan Saya Pak "
Samuel : " Hah ? Terus Bagaimana Mereka Bisa Tau tentang Kamu, Kan Silaturahmi Kalian Secara Tidak Langsung Sudah Terputus ? "
Michelle : " Kata Ibu Dia Sih Akan Mendatangi Ku Dalam Waktu Dekat Ini, Tapi Dengan Catatan Kalau ia Belum Menikah "
Samuel " Maksudnya Gimana nih, Apa Artinya Kamu Sendiri Bisa Terbebas Dari Perjodohan ini Nantinya ? "
Michelle : " Iya Pak, Kalau Saya Tidak Dipinang Dalam Waktu 3 Bulan Maka Saya Akan Bebas, Karena Usia Saya Sudah Lewat 23 Tahun Pak "
Samuel : " Begitu Ya, Kamu Mengharapkan Perjodohan Itu Tidak Terjadi Ya "
Michelle : " Sebenarnya Iya Pak, Tapi Saya Berharap Yang Terbaik, Siapa Tahu Melalui Perjodohan ini Saya Dapat Jodoh Terbaik Dari Tuhan Pak "
Samuel : " Minta Saja Pada Tuhan Yang Terbaik Untuk Mu "
Michelle : " Iya Pak, Makasih Sudah Mendengarkan Pak "
Samuel : " Iya Sama-sama "
Pembicaraan Mereka Terhenti Sementara Dikarenakan Pesanan Mereka Sudah Datang
" Ini Pak ", Kata Pelayan
" Owh Iya Mbak, Makasih Ya Mbak ", Ucap Samuel Yang Di Ikutkan Oleh Michelle
" Ayo Dimakan ", Kata Samuel Menawarkan
" Iya Pak ", Kata Michelle
__ADS_1
Mereka Menyantap Hidangan Itu Dengan Nikmat