
Waktu Terus Berjalan, Jam Kantor Pun Sudah Habis, Semua Pegawai Bersiap Pulang, Samuel Dan Sandi Berjalan Bersamaan Turun Melalai Tangga Berjalan. Michelle Pun Sekarang Tepat Berada Diatas Mereka.
Mereka Sudah Sampai Dilantai Bawah, Sandi Yang Melihat Michelle Begitu Senang, Sandi Berfikir Ini Adalah Waktu Yang Baik Untuk Lebih Dekat Dengan Michelle.
" Hy Chel ", Sapa Sandi
" Iya Pak ", Sapa Michelle Kembali Dengan Menundukkan Kepala
" Mau Pulang Ya ? ", Tanya Sandi
" Iya Pak ", Jawab Michelle
" Owh Mau Ku antar Tidak ? ", Tanya Sandi
Samuel Yang Melihat Sandi Menawarkan Tumpangan Kepada Michelle Nampak Cemberut, Michelle Memperhatikan Dengan Seksama Rupanya Raut Wajah Pria Tampan itu.
" Tidak Usah Pak, Merepotkan, Biar Saya Sendiri Saja ", Kata Michelle
" Tidak Perlu Berbicara Seperti itu, Aku Tidak Sama Sekali Tidak Merasa Direpotkan Kok, Tenang Saja ! ", Kata Sandi
" Tidak Usah Pak, Saya Benar-benar Menghargai Tawaran Bapak, Saya Ingin Pulang Sendiri Saja ", Jawab Michelle
" Tapi .. ",
" Sudah, Jangan Dipaksa, Jika ia Tidak Mau Jangan Bersikukuh ", Kata Samuel Memotong Perkataan Sandi
" Kenapa Kau Marah Padaku ? ", Tanya Sandi
" Aku .. Aku Hanya Ingin Memberi Tahumu Untuk Tidak Perlu Memaksakan Kehendak Kepadanya ", Kata Samuel
Aku Tau Kau Pasti Tidak Suka, Gumam Sandi Dalam Hati
__ADS_1
" Ya Sudah Pak Sandi, Pak Samuel, Saya Duluan Ya Pak ", Kata Michelle
" Hati-hati Ya Di Jalan ", Pungkas Sandi Penuh Perhatian
Samuel Yang Melihat Tingkah Manja Sandi, Mengerenyitkan Dahinya, ia Merasa Cemburu Dan Jengkel.
Sandi Menatap Samuel Kini.
" Kenapa Tatapan Mu Begitu Sinis Kepadaku ? ", Tanya Sandi
" Tidak apa-apa ", Kata Samuel
" Jangan Berbohong, Aku Bisa Melihatnya Sahabatku Yang Tampan ", Kata Sandi Menggoda Samuel
" Sudahlah Lupakan ", Kata Samuel
Samuel Berjalan Menuju Mobilnya, Sandi Pun Begitu. Mereka Melanjutkan Perjalanan Ke Rumah Masing-masing.
Masa Aku Akan Bersaing Dengan Sahabat Ku Sendiri, Gumam Samuel
Rumah Michelle
Keesokan harinya Michelle Tampak Bangun Pagi Lebih Awal Dari Biasanya, Bu Nina Juga Merasa Heran Dengan Putri Sulungnya Itu.
" Kamu Lagi Apa Nak ? Kok Tumben Jam Segini Udah Semangat ", Tanya Bu Nina Keheranan
" Aku Mau Masak Nasi Goreng Mah ", Jawab Michelle
" Nasi Goreng ? Untuk Siapa ? Apa Untuk Egi ? ", Tanya Bu Nina lagi
" Gak Bu, Hehehe ", Jawab Michelle Tertawa Kecil
__ADS_1
" Jadi Untuk Siapa Nak ? ", Tanya Bu Nina Kembali
" Aku Memasak Makanan ini Buat Bosku Mah, Sebagai Permintaan Maaf " Kata Michelle
" Jadi Begitu ? Apa Kamu Tau Kalau Beliau Suka Nasi Goreng ? ", Tanya Bu Nina
" Tentu Donk Bu, Beliau Sendiri Yang Minta, Hehehe ", Kata Michelle
" wah, Kamu Hebat Juga Ya Sayang, Bisa Dekat Sama Bos Besar Dengan Cepat ", Kata Bu Nina Memuji
" ahh, Ibu Bisa Saja ", Kata Michelle
" Ya Sudah, Lanjutkan Aktivitas Memasak Mu, Ibu Akan Menyiapkan Bahan Makanan Untuk Sarapan Pagi ", Kata Bu Nina Memberi Tahu
..........
" Pagi ", Pesan What's App Dari Nomor Baru Muncul Di Layar HP Michelle
Michelle Melihat Profil Pemilik Pesan What's App itu, Namun Profil nya Kosong
" Iya ! Dengan Siapa Ini ? ", Tanya Michelle Membalas
" ini Sandi ", Balas Sandi
" Owh Iya Pak , Maaf Ya Pak Saya Merespon Kurang Sopan, Pagi Juga Pak ", Kata Michelle
" Tidak Apa-apa Kok ", Kata Sandi
" Ada Yang Bisa Saya Bantu Pak ? ", Tanya Michelle
" Saya ..
__ADS_1