MY BOY

MY BOY
Episode 26


__ADS_3

...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Malamnya kak Bian mengajak ku untuk bertemu di Cafe yang jaraknya tidak begitu jauh dari kosan ku.


Tanpa menunggu lama aku pun langsung bersiap untuk pergi menemuinya.


'' Ara, kamu mau kemana?" tanya Ola yang tengah masak di dapur.


"Ah ini, aku mau keluar dulu sebentar."


"Pasti mau ketemuan sama kak Bian yah?"


"Iya......."


Mendengar jawaban dari aku barusan Ola langsung mematikan kompornya dan menghampiri ku.


"Ada apa nih? Atau jangan-jangan dia mau ceritain masalah tadi siang."


"Ya aku pun tidak tahu, belum juga aku ketemu."


"Aku yakin pasti kak Bian bakalan ceritain masalah tadi."


"Tau ah, aku tidak mau menduga-duga."


"Ya udah kalau begitu aku keluar dulu yah," lanjut ku.


"Ya udah sana, nanti kak Bian udah duluan nungguin kamu lagi." balas Ola.


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Sesampai di cafe nya, ternyata benar saja kak Bian sudah lebih dulu sampai dan tengah menikmati minuman yang telah di pesannya.


"Kak......" aku lebih dulu menyapanya.


"Eh, ayo duduk." ucapnya sambil membantu ku untuk menggeser kursinya.


"Kakak udah lama sampai di sini?"

__ADS_1


"Tidak juga, baru aja. Ini aja minumannya baru sampai,"


"Ah......."


"Oh iya,kenapa kakak minta ketemuan sekarang. Apa terjadi sesuatu?"


"Tidak, hanya saja ada yang ingin aku sampaikan sama kamu."


"Apa?"


"Tadi siang,Anggi datang menemui ku."


"Ah itu, sebelumnya aku tadi tidak sengaja melihat kakak dan kak Anggi tengah mengobrol."


"Iya tadi Anggi meminta ku untuk bicara. Ternyata dia sudah tahu prihal hubungan kita sekarang ini."


"Serius?"


"Iya, tadi pun aku sempat kaget saat Anggi menyampaikan kalau dia sudah tahu masalah ini."


"Dari siapa kak Anggi tahu tentang hubungan kita ini?"


"Terus gimana?" tanya ku penasaran.


"Anehnya dia tidak bereaksi apa-apa, dia bahkan menyelamati aku begitu pun kamu."


"Serius kak?"


"Iya aku pun kaget,"


"Tapi ya sudahlah, mungkin sebelumnya Yuda sudah lebih dulu memberi dia nasihat."


"Bisa jadi sih,"


Setelah itu, aku dan kak Bian pun menikmati makanan yang sudah di pesan oleh kak Bian tadi.


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...

__ADS_1


Sekitar jam 9 malam, aku pun pulang dengan di antar kak Bian sampai kosan.


"Sampai ketemu besok yah," ucapnya.


"Iya kak,"


Aku dan kak Bian sama-sama tidak menyadari, kalau ternyata ada kak Yuda yang tengah memperhatikan kami berdua.


"Aduh, susah yah. Kalau yang lagi kasamaran," ucapnya sambil melemparkan senyum.


"Ya ampun kak, kamu buat kaget saja." balas ku.


"Kebetulan ada kamu di sini, ada yang ingin aku tanyakan sama kamu." ucap kak Bian.


"Tentang?"


"Ya udah kalau gitu aku masuk duluan yah,"


"Ya udah, sampai ketemu nanti."


Aku pun meninggalkan kak Bian dan kak Yuda berdua di luar gerbang.


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Saat aku sudah sampai di lantai atas, Ola tengah duduk sendirian di ruang makan.


"Ola, kamu sendirian aja?" tanya ku.


"Iya, tadi sih ada kak Yuda. Tapi nggak tahu kemana dia sekarang,"


"Barusan aku ketemu di depan malah sama kak Yuda." balas ku.


"Oh gitu, aku kira dia pergi untuk tidur."


"Eh iya, sini. Aku mau nanya sama kamu,"


"Ya ampun, aku kan baru juga sampai. Aku udah tahu, pasti kamu kepo tentang apa yang di bicarakan aku dan kak Bian tadi." balas ku.

__ADS_1


"Itu kamu tahu......." ucapnya sambil tersenyum.


__ADS_2