
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Keesokan paginya, saat aku berangkat sekolah bersama Ola. Di tengah perjalanan aku berpapasan dengan kak Anggi dan teman-temannya. Aku dan Ola langsung berhenti sejenak,karena kak Anggi langsung menyunggingkan senyuman ke arah ku,setelah mendapati aku dan Ola datang.
"Eh sepertinya kak Anggi menunggu kamu deh," ucap Ola.
"Masa sih? Ada apa yah?"
"Jangan pura-pura deh, mau bicarakan apa lagi kalau bukan masalah kamu dan kak Bian." balas Ola.
Aku sempat ragu untuk menyapanya,sampai akhirnya aku memberanikan diri untuk menyapanya lebih dulu.
"Hai kak,"
"Hai juga," balasnya sambil tersenyum.
"Ara, apa kita bisa bicara sebentar? Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu."
"Iya kak,"
Ola dan temannya kak Anggi pun lebih dulu pergi dan membiarkan aku dan kak Anggi berdua saja.
Kami pun memutuskan untuk bicara di dekat bangunan yang belum buka.
"Kenapa ya kak?"
"Jadi begini, beberapa hari yang lalu aku tidak sengaja mendengar kalau ternyata kamu dan Bian sekarang tengah berpacaran. Apakah itu benar? Aku ingin mendengarnya bukan hanya dari Bian saja,tetapi dari kamu juga." jelasnya.
__ADS_1
"Aku bicara seperti ini bukan karena apa-apa, aku pun tidak keberatan sama sekali." lanjutnya.
"Masalah itu, aku pun tidak bisa menyembunyikannya lebih lama lagi. Dan pastinya seiring berjalannya waktu pun baik kakak atau pun yang lainnya pasti tahu." balas ku.
"Aku ikut senang mendengarnya, selamat yah."
"Iya kak,"
"Selama ini aku terlalu egois dengan perasaan ku,sampai-sampai aku tidak memikirkan perasaan orang lain."
"Selama ini aku memang sangat mengagumi Bian, aku sudah terlalu egois dan terlalu memaksakan perasan ku. Padahal sebenarnya aku pun tahu, Bian sama sekali tidak menyukai ku. Dia hanya menganggap ku hanya sebagai teman saja tidak lebih." lanjut kak Anggi.
"Untungnya Yuda datang kepada ku dan memberi ku pengertian. Sampai akhirnya aku pun sadar dengan sikap ku selama ini,"
"Tidak ada yang salah dengan perasaan kakak,itu hak semua orang bukan?" balas ku.
"Sekali lagi selamat yah, semoga hubungan kamu dan Bian baik-baik saja sampai akhir."
Setelah kami berdua saling memaafkan satu sama lain, aku dan kak Anggi pun melanjutkan perjalanan kami menuju sekolah.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Setibanya di depan gerbang,ternyata di sana sudah ada kak Bian dan kak Yuda yang tengah berdiri sambil melihat ke arah kami berdua.
''Kalian kok,bisa bareng?" ucap kak Yuda.
"Tenang aja, lagian aku nggak bakalan memakan Ara juga kali. Aku hanya ingin bicara sebentar saja sama dia,sekalian aku menyelamati Ara juga." balas kak Anggi.
__ADS_1
"Ya masa iya,kamu mau makan dia." timpal kak Yuda.
"Ya udah yuk, sebentar lagi bel tanda masuk bunyi. Nanti kita telat lagi," ajak kak Bian.
Kami berempat pun sama-sama masuk ke sekolah bersama-sama.
Note : Kita boleh saja saling menyimpan perasaan terhadap orang lain,itu merupakan hak masing-masing. Kita tidak bisa memaksakan perasan orang lain terhadap kita.
Boleh menyukai asal jangan sampai ingin memiliki.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
...T A M A T...
Makasih buat semuanya yang sudah mendukung Author sampai bisa menyelesaikan novel nya sampai akhir. Meskipun masih terdapat banyak kekurangan,Author janji kedepannya akan berusaha untuk lebih baik dan memperbaikinya.
Terima kasih,
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Hai semuanya para readers setia Author.
Author nih bawa novel yang lainnya,nggak kalah seru kok.Mohon dukungannya supaya lebih semangat lagi untuk buat karya-karya yang lebih baik lagi.Terima kasih.....😊
Salam hangat semuanya dari Author,jangan pernah bosan dengan cerita Author yang ya teman-teman.Semoga menyukainya yah.....☺️☺️☺️
__ADS_1