My Crazy CEO

My Crazy CEO
Bab 29 : Sadar


__ADS_3

...Grup Chat Cowok Ketceh Baday...


Ali


Seberapa greget masa kecilmu?


^^^Navier^^^


^^^saya jadi teringat ketika bapakku memukuli ku hingga babak belur, aku menangis sambil teriak minta ampun,terus aku berpura-pura mati. Disitu bapak ku menangis dengan rasa bersalah dan menyesal, aku bangun lalu memeluk bapakku, dan bapakku memukuliku kembali. Tamat.^^^


Vero


Pernah naik sepeda nyungsep sawah


Daleon


Pernah nusuk adikku dan aku merasa senang.


^^^Navier^^^


^^^Wow^^^


Logan


Meremas susu tetangga


Vero


Kak Logan hebat sekali


^^^Navier^^^


^^^Loganpret memang kampret^^^


Logan


Memeras susu sapi milik tetangga. Pikirannya jorok duluan


Ali


Masa kecilku pernah dikejar anjing bersama Navier lalu aku mengadu kepada ayahku dan besoknya kami makan sop anjing dengan sambal balacan.


^^^Navier^^^


^^^Dan berselang menit kemudian kedua bapak kita bertengkar. wkwkwk...^^^


Vero


Dan satu jam kemudian bapakku yang mengobati luka bapak-bapak kalian. Hahaha..


^^^Navier^^^


^^^Bapakmu ngapain, gan?^^^


Logan


Bapakku yang menemani para ibu kalian yang sendirian di apartemen karena suami gobloknya bertengkar. Hahaha...


^^^Navier^^^


^^^Wuihh mantab. Pantas saja para ibu kami senang saat di tinggal pergi bapak kami ternyata bapak Logan sangat berjasa membuat para ibu kami tidak kesepian.^^^


^^^Oh Gaeeess..^^^


^^^Aku ada resep baru namanya pisang gerenduwo.^^^


Logan


Bapakku gitu loh


Vero


Pisang apaan tuh kak?


^^^Navier^^^


^^^Pisang terenak bikinanku. Mau kuajarin bikinnya?^^^


Ali


Perasaanku tidak enak.

__ADS_1


Vero


Coba kak kirim resepnya!


^^^Navier^^^


^^^Ambil pisang raja yang matang! Jangan pisang kalian! Pisang raja! Kalian tahu pisang raja? Pisang yang ada mahkotanya.^^^


Daleon


Lucu


^^^Navier^^^


^^^Pisangnya di kupas! Celupkan pada adonan tepung yang manis setelah itu goreng dan LUPAKAN!^^^


^^^



^^^


^^^Navier^^^


^^^Jadilah PISANG GERENDUWO ALA NAVI GITU LOH^^^


Logan


Ali menangis melihat ini


Vero


Rasanya gimana tuh?


Ali


YOK BERTENGKAR!


^^^Navier^^^


^^^Rasanya mantab. Pahit-pahit enyoiiii^^^


Ali


Vero


Ngapain di ring?


^^^Navier^^^


^^^Melihat bapak kami bertengkar karena setelah ini kami akan mengadu kepada bapak kami.^^^


Vero


Asyik, papaku Setelah ini mendapat job karena akan mengobati para bapak kalian yang terluka.


Logan


Aku harus menghubungi bapakku supaya bapakku akan menemani para ibu kalian yang kesepian di apartemen.


Daleon



*****


"Aku ingin mengakhiri sandiwara ini," ucap Sera kepada Louis yang tengah membaca majalah dihalaman rumah.


Louis hanya terdiam. Dia tidak menghiraukan ucapan Sera. Sera merobek kertas perjanjian mereka dan juga melempar robekan kertas itu ke arah Louis.


"Suamiku malah menikah dengan wanita lain," teriak Sera begitu kesal.


"Itu bukan urusanku."


Sera menatap kesal Louis, dia juga memukuli bahu pria bule itu. Sera sangat menyesal menyesal telah terpedaya dengan Louis yang licik. Louis lalu mencengkeram tangan Sera. Tatapan elangnya membuat Sera ketakutan.


"Kau yang mau melakukan ini dan kau juga yang menyalahkan aku? Diamlah! Aku sangat lelah, ku tunggu dikamar untuk 2 rondenya," ucap Louis sambil membanting tubuh Sera di sofa.


Sera mengusap air matanya, ia mencoba menelpon Kim tetapi nomor suaminya tidak aktif. Dia berinisiatif untuk menelpon Ali. Ali mengangkatnya dan terkejut mendengar sang mama menangis.


"Mama kenapa menangis?" tanya Ali melalui panggilan telepon.

__ADS_1


"Maafkan mama, Ali! Tolong jemput mama dirumah uncle Louis!"


"Aku akan menjemput, mama. Mama jangan menangis!"


Ali menutup telponnya dan langsung ke rumah Louis. Dia sangat khawatir mendengar mamanya menangis. Dalam perjalanan, dia menelpon ayahnya tetapi tidak aktif. Baru kali ini sang mama menangis, Ali menjadi tidak tega.


Setelah sampai didepan rumah Louis. Ali memencet bel rumah tetapi tidak ada sahutan. Ali mencoba menggedor pagar tetapi tetap saja tidak ada yang membuka.


Sampai Ali merasa kesal lalu mencoba menabrak pagar besi dengan mobilnya. Dia tidak ada pilihan lain selain melakukan itu.


Ali sudah masuk ke mobilnya dan dengan yakin akan menabrak pagar besar nan kokoh milik Louis tetapi tiba-tiba sang mama sudah membuka pintu gerbang dengan sangat terburu-buru. Ali segera keluar dari mobilnya.


"Mama?" ucap Ali.


"Ayo kita pergi, Ali!" ucap Sera panik.


Ali dan Sera meninggalkan rumah Louis. Sera begitu khawatir jika Louis akan mengikutinya. Tubuhnya bergetar, Ali begitu khawatir dengan keadaan mamanya.


"Mama kenapa? Uncle Louis menyakiti mama?" tanya Ali.


Sera hanya bisa menangis, tindakan bodohnya membuatnya menghancurkan keluarganya sendiri. Ali menepikan mobil dan mengelus punggung mamanya. Sera begitu bodoh mengikuti permainan Louis untuk membalas dendam kepada Kim.


"Kenapa melakukan ini semua dan pada akhirnya mama yang menderita? Kenapa mama begitu tega mengkhianati ayah yang begitu sayang kepada Mama?" tanya Ali.


Sera terus menangis, sakit hatinya kepada Kim memang tidak terelakkan lagi. Dia tahu jika Kim memiliki anak dari wanita lain dan Kim sembunyikan di Cina. Sera terus menyelidiki rekening Kim yang dia transfer setiap bulan di Cina. Sera juga sempat mendengar Kim menelepon seseorang untuk bertanya kabar anaknya yang dia titipkan di Cina.


"Maksud mama, ayah punya wanita lain dai Cina dan memiliki anak juga di Cina?" tanya Ali.


Sera menganggukkan kepala. Ali begitu terkejut. Dia langsung sadar akan keberadaan Jackson yang memanggil Kim dengan sebutan ayah. Perasaan kesal menghampiri Ali. Segitu bejatnya sang ayah? Dia berpikir jika sang mama yang mengkhianati tetapi justru ayahnya yang mengkhianati terlebih dahulu.


"Mama senang saat ayahmu berusaha membujuk mama tetapi semua itu hancur saat ayahmu malah memilih menikah lagi," ucap Sera.


"Kenapa mama tidak bertanya langsung kepada ayah? Kenapa mama malah melakukan hal yang sama dengan berselingkuh dengan Uncle Louis?" tanya Ali.


Sera terdiam, dia tidak punya pilihan lain untuk melakukan itu. Pikirannya begitu kacau karena sudah sangat kecewa dengan Kim yang menyembunyikan darinya.


Disisi lain, Kim menghidupkan ponselnya. Dia mengernyitkan dahi saat Sera dan Ali meneleponnya. Kim segera menghubungi Ali.


"Ali, ada apa?" tanya Kim.


"Cepatlah pulang, yah! Aku dan Mama ingin mendengar penjelasan dari ayah mengenai anak ayah yang berada di Cina," ucap Ali.


Kim begitu terkejut. Darimana mereka tahu tentang ini?


"2 hari lagi ayah akan pulang."


"Kami ingin sekarang! Jika tidak aku tidak mau bertemu dengan ayah lagi," ucap Ali sambil menutup telponnya.


Jackson dan Angelica melihatnya dengan heran. Kim mengusap wajahnya dengan kasar. Sepertinya status Jackson akan terbongkar.


"Kenapa, yah?" tanya Jackson.


"Sepertinya statusmu yang sebagai anakku akan terbongkar."


Angelica masih bingung dengan ucapan Kim. Dia memang belum tahu jika Jackson adalah putra suaminya.


"Rencana ayah bagaimana?" tanya Jackson.


"Aku akan tetap memberitahu mereka jika kau putraku," jasab Kim.


Jackson hanya tidak ingin menghancurkan perasaan Ali. Dia tahu jika ayah mereka begitu egois. Kim mengusap wajahnya lagi. Jika Jackson terungkap maka ibu kandung Jackson juga pasti akan terungkap.


DOR... DOR... DOR... DOR...


Peluru menghampiri mereka yang bersembunyi di gubuk kosong. Kim memeluk Angelica begitu erat. Jakson lalu mengeluarkan pistolnya dan membalas tembakan.


"Ayah masuk dulu! Nanti aku menyusul," ucap Jackson.


Kim menganggukkan kepala. Dia lalu masuk melalui terowongan yang menuju ke bawah tanah. Didalam sana begitu sesak dan pengap tetapi mereka masih bisa bernafas.


"Lica, kau yakin ini akan menuju ke gedung utama?" tanya Kim.


"Iya, dear. Uncle Louis pernah mengajakku kesini. Disini para teman-teman uncle Louis melakukan tugasnya."


Kim terus menyalakan lampu senternya dan sesekali melirik ke belakang melihat apakah Jackson sudah mengikutinya atau belum.


"Tunggu sebentar, Lica! Jeje belum datang. Kau tunggu sebentar disini. Aku akan menyusulnya," ucap Kim.


Angelica menarik lengan Kim. Mereka berpandangan. Kim masih bingung apa yang di mau gadis bule itu?


"Aku akan menyerahkan nyawaku untuk membantumu supaya Uncle Louis dipenjara lalu setelah itu Tante Sera bisa kembali kepadamu dan saat itulah tugasku selesai. Terima kasih sudah memberiku kesempatan. Aku akan menjadi istri sementara yang berguna untukmu," ucap Angelica sambil tersenyum. "Setelah itu aku hanya ingin kita berpisah dengan baik-baik dan aku akan kembali ke Italia tanpa ada beban," sambung Angelica.

__ADS_1


__ADS_2