
Setelah beberapa lama akhirnya Hans memutuskan untuk kembali menemui Hanum. Sebelum masuk Hans berdo'a terlebih dahulu semoga ke dua teman Hanum telah pulang.
" Mereka sudah pulang ? " Menutup pintu
" Sudah ... "
" Huffh ... Syukurlah " Mengusap dada
Hanum hanya tersenyum melihat Hans dan kembali tidur.
Selama 5 hari Hanum dirawat akhirnya ia di ijinkan pulang, sedangkan kegiatan Hans adalah mengajar dan kembali menemui Hanum di rumah sakit.
Akhirnya, Hanum bisa kembali melakukan aktivitasnya sebagai mahasiswa. Di tinggalkan beberapa hari tak kuliah, tugas yang di berikan oleh dosen sangat Menumpuk.
Rasanya ingin semua buku-buku di hadapannya ia bakar, namun tak bisa karena Hanum ingin meraih cita cita nya menjadi seorang dokter.
Setelah selesai perkuliahan, Hanum harus menghabiskan waktu untuk berdiam diri di perpustakaan, karena ia harus mengejar ketertinggalan materi perkuliahan.
" Aishh ... Mengapa buku buku kedokteran harus berada di paling atas " Mencoba meraih buku yang tinggi nya berbeda jauh dengan ukuran badannya
" Huft ... Agrhh ... " Melompat lompat agar bisa mengambilnya
Seketika Hanum melihat lengan panjang mengambil buku yang ingin ia raih, tanpa kesulitan dia dapat meraihnya.
" Ini yang kau inginkan ? " Hanum mengangguk
" Pak Hans " Ucap Hanum
" Iyaa ini aku, apa kau tak merindukan ku ?"
" Hmm, bagaimana aku bisa merindukan mu sedangkan selama seminggu kau selalu di dekat ku " Jawabnya ketus
" Aish baiklah, Aku yang merindukan mu "
" Apa yang kau katakan ?, Aku tak bisa mendengar mu " Pura pura tak mendengar padahal ia tahu apa yang baru saja Hans katakan
" Aku merindukan mu " ucap Hans kembali
" Apaaa.... ? "
" Tidak, Apa kau ingin buku ini ? " Memperlihatkan di hadapan Hanum
" Iyaa ... "
" Ambillah " Mengangkat buku tersebut
" Heii ... Mengapa kau angkat ? " Melompat kembali untuk menangkap nya
" Ambilah ... Ambilah " Hans mengerjai Hanum
" Hannnssss ... Apa yang kau lakukan ? " Marah, dan keceplosan memanggil namanya
Hans sembunyikan bukunya di belakang dan membungkuk kan badannya sejajar dengan Hanum.
" Apa yang kau katakan ?, Ucapkan sekali lagi"
__ADS_1
" Tidak, Maafkan aku "
Kembali berdiri tegak " Kalau kau ingin mendapatkan maaf ku, Ambilah buku ini " Mengangkat tangannya kembali
" Aghhh ... Aghhh sedikit lagi " Melompat lompat
Hans menurunkan lengannya, dan Hanum pun mendapatkan nya.
" Yess... Akhirnya " Meraih buku tersebut
Hans yang menatap Hanum dengan wajah sumringah dengan benda di lengannya, ia menarik lengan Hanum ke dada bidang miliknya.
" Kau cantik sekali, karena kau cantik aku akan memaafkan mu "
"Kalo aku tak cantik, kau tak memaafkan ku? " Ucapnya polos
" Aish kau ini, Aku akan tetap memaafkan mu karena kau Hanum " Tersenyum mengusap pudak Hanum dan melepaskan pelukan nya
Tanpa disadari banyak pasang mata yang menatap kemesraan mereka, untung saja tidak ada satupun dari mereka yang memotretnya karena aturan perpustakaan tersebut tidak mengijinkan mahasiswa masuk dengan membawa smartphone ke dalam.
Namun tak di hiraukan oleh keduanya, Dunia serasa milik berdua yang lainnya hanya ngontrak. Hihihi .... begitulah ketika kedua insan sedang jatuh cinta
" Kita duduk disana " Menarik lengan Hanum
" Pak, Malu di lihat orang "
" Biarkan saja "
Hans menemani Hanum membaca tumpukan buku selama 3 jam, selama itu pun ia tertidur di hadapan Hanum. Melihat itu Hanum hanya tersenyum dan memutuskan untuk pindah duduk di sampingnya.
" Hmm ... Apa kau lelah menjagaku ?, Maafkan aku telah merepotkan mu " Mengusap halis tebal milik nya.
" Betapa indahnya ciptaan mu ya Allah "
Mengusap rambut dan kembali membaca dengan satu memegang lengannya dan yang satunya lagi memegang buku.
" Apa kau sudah selesai ? " Hans terbangun
" Belum, Apa kau ingin pulang ? " Hans mengangguk
" Tunggu sebentar, aku akan merapihkan nya kembali " Melepaskan tangan namun Hans menahan nya dan semakin erat menggenggam.
" Lepaskan ... kau tidak ingin pulang ? " Mengelikitik pinggang Hans
" Haha ... Haha ... geli " Melepaskannya
Hanum tersenyum dan merapihkan buku-buku kembali ke tempat nya.
" Yukk ... pulang " Menarik baju Hans
" Huammm .... Leher ku sakit " Mengerakan ke kanan dan kiri
" Ayolah ... Cepat, Nanti aku akan pijat leher mu "
" Benarkah ??? " Sumringah
__ADS_1
" Tapi Bohong. haahahah .. " Lari meninggalkan Hans
" Hei berani beraninya membohongi ku " Mengejar
Hanum tahu dimana mobil Hans di parkir kan ia bergegas menuju kesana, Namun ia tak melihat Hans mengejar nya akhirnya ia memutuskan untuk berjalan pelan.
Hans sudah menunggu Hanun melewati tembok tempat ia bersembunyi, saat Hanum melewati nya Hans akan segera menangkapnya.
" 1.... 2....3... " Melihat Hanum akan segera melewati tembok tersebut
" Huwaa .... Aku menangkap mu " Berhasil Menangkap nya
" Ahh ... tolong tolong " Berpura pura ketakutan
" Masuk ke mobil ku, wahai gadis licik " Menggusur tubuh mungil Hanum
" Ampun tuan ampun, apa salah hamba tuan " Memohon
" Tidak ada yang bisa menolong mu. Hahahah ... " Tertawa seperti orang jahat
" Ampun tuan Ampun "
" Tidak bisa, aku tidak akan mengampuni mu " Merogoh saku celana mencari kunci mobil
" Masuklah kedalam, Aku sudah tak tahan untuk segera memakan mu. Hahahahha.... Hwahahahah " Tertawa jahat
Hans memasuki mobil dan Tertawa bersama melihat tingkah aneh keduanya, kemudian menancapkan gas meninggalkan kampus.
----------------------------------------------------------------
Syeril melihat kemesraan Hanum dan Hans dari kejauhan, Tak tahan melihat orang yang dia suka bermesraan dengan sahabatnya. Atau bukankah ia yang salah telah menyukai pria yang sudah bertunangan ?
Hatinya benar benar terluka, ia sangat marah namun percuma. ia hanya bisa memendam nya sendiri
" Arhghhh ... " Membanting pintu kost
" Mengapa harus Hanum yang menjadi tunangannya mengapa bukan aku, Mengapa aku menyukainya, Kau bodoh syeril Kau bodoh !!!!!" Berteriak
" Cinta tak pernah salah, Namun kau salah mencintai pak Hans " Menangis
" Hiks ... Hiks... Apa yang harus aku lakukan ? "
setelah 15 menit ia menangis, ia melangkah kan kaki untuk menuju tempatnya bekerja hingga larut malam
______________________________________
Hallo Para Readerssss ....
Happy Reading , Terus dukung aku yaa...
Makasih banyak buat yang udah baca...
Jangan lupa Tinggalkan jejak, Koment, Vote,
Anddddd..... Likeeeee
__ADS_1
Lopeee u All