My Dosen I Hate You

My Dosen I Hate You
Hamil


__ADS_3

_ Sebulan kemudian _


Hans sudah pulih dari depresi yang dialaminya, dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.


Hari ini, Hans hendak pergi ke kampus. Entah apakah ia bisa kembali seperti dulu atau tidak, namun ia hanya mencoba melakukannya untuk sedikit menghilangkan bosan karena terlalu lama di rumah sakit.


Hans sedang memasangkan kancing di tangannya sambil bercermin.


" Huftt ... Semangat Hans " Menatap dirinya di hadapan cermin.


Dia terlihat menyedihkan, Mata bengkak akibat selalu menangis tiap malam, Kantung mata hitam karna slalu bergadang dan badannya mulai kurus.


Hans sampai di kampus, Semua mata kembali menatapnya, bukan karena ia menarik hati namun mereka mengasihani dirinya.


Tanpa memperdulikan tatapan mereka, Hans tetap berjalan memasuki kelas.


" Selamat pagi teman teman, Mohon maaf saya baru masuk sekarang. Silahkan kelompok yang hari ini presentasi kedepan ".


" Maaf pak, Tidak ada presentasi hari ini " Salah satu mahasiswa mengingatkan nya


" Ohh kenapa ? "


" Hari ini jadwal untuk Studi tour pak ke hotel "


" Ohh yaa ? Hotel mana ? "


" Bapak sudah memberikan list hotel yang harus kita kunjungi "


" Ohh baiklah kalo seperti itu, Kalian akan pergi sekarang ? "


" Iyaa pak "


" Baiklah, saya keluar dulu dan sampai jumpa di pertemuan berikutnya "


" Baik pak, terimakasih "


" Sama sama " Hans pun keluar dari kelas tersebut.


Setelah Hans keluar semua mahasiswa membicarakan nya, Namun tidak dengan Syeril.


Syeril mengejar Hans yang sudah keluar dari kelas. " Pakk ... Pakk Hans " Ia membalikan badannya.


" Auww ... " Memegang perutnya


" Ada apa ? Kau baik baik saja ? "


" Yaa saya baik baik saja " Tetap meringis kesakitan


" Kenapa kau mengejar ku ? "


" Ehh ... Anu pak ... Saya ... " Terbata bata


" Ada apa ? " Hans teringat akan kejadian itu, Mungkin hal buruk akan menimpa dirinya


" Emm ... Nanti saja saya bicaranya pak, Saya permisi " Berjalan meninggalkan Hans

__ADS_1


" Tunggu ... " Menarik tangannya


Syeril terdiam dan hanya mengikuti Hans yang menarik pelan tangannya. Hans membawa Syeril ke dalam mobil agar mereka berdua bisa berbicara dengan leluasa.


" Apa yang ingin kau bicarakan ? "


" Emm ... Saya... "


" Apa di rahim mu, Ehh ... ada anakku ? " Suaranya gemetar


Syeril mengangguk pelan dan merogoh kantong nya " Ini ... " Memberikan buku kepada Hans.


Hans mengambilnya dan membuka buku tersebut. Ternyata ada poto hasil USG janin yang ada di perut Syeril.


" Ini anakku ? " Menatap poto tersebut,


Syeril mengangguk


" Hallo baby , Im so sorry " Meneteskan air mata


" Maafkan saya pak, Maafkan saya "


" Kamu tidak salah Syeril, ini salah saya. Saya yang akan bertanggung jawab " Menarik lengan nya dan memeluk Syeril.


Perasaan Hans bercampur aduk, ia sedih karena melakukan hal keji pada Syeril hingga Hanum meninggalkan nya.


Disisi lain Hans senang karena ia akan memilik bayi kecil yang membuat ia kembali melanjutkan hidup. Namun anak itu bukan dari buah cintanya melainkan karena kebodohan yang dilakukan Hans.


" Perut mu baik baik saja ? " Melepaskan pelukan nya dan mengusap perut Syeril yang masih rata


" Apa perlu kita ke dokter ? "


" Tidak pak, Mungkin saya hanya kelelahan "


Hans hanya mengangguk


" Apa ... Saya harus menemui orang tua mu ?"


" Jangan pak, Saya tidak ingin ibu saya tahu kondisi saya seperti ini. Saya takut ibu saya di hina di kampung ". Menangis dengan menutup matanya dengan kedua tangan


" Sttt.. Baiklah, Jangan menangis. Saya tidak mau anak saya pun ikut bersedih ". Mencoba menenangkan nya.


Namun Syeril Semakin terisak dalam kesedihan, dan air mata nya berluncuran di pipinya yang mulus.


Hans memeluk nya dan membiarkan Syeril menangis dalam pelukannya. Tak sepatah katapun ia lontarkan pada nya, Hans pun bersedih namun dia harus kuat karna anaknya di dalam rahim Syeril.


" Huweekk .. Uweek ... " Syeril merasakan mual dan ingin memuntahkan semua sarapannya.


Hans memberikan kantong plastik " Ueeekk ... ueekk " Hans memijat mijat tengkuk lehernya.


" Masih mual ? " Memberikan air botol padanya


Syeril mengangguk lemas. " Tiap pagi kau seperti ini ? "


" Tidak, Ini pertama kalinya "

__ADS_1


" Kau membenciku baby, Mengapa ibumu muntah karena melihat ku, hmm ? " Mengajak ngobrol janin yang ada di perut.


Hans tersenyum pada Syeril, bagaimana pun juga ia harus menanggung konsekuensi dari yang telah diperbuat nya.


" Hanum ... Maafkan aku, Harus nya kamu yang ada di posisi ini dan bukan aku " Berucap dalam hati.


" Kau ingin makan sesuatu ? " Syeril menggeleng


" Aku ingin bertemu Hanum " Menundukan kepala nya


Deg, Hati Hans tersayat saat mendengar nama itu di panggil, Ia sudah menghianati tunangannya.


" Aku juga " Suaranya gemetar menahan tangis


" Apa yang harus aku katakan pada Hanum? " Air matanya kembali mengalir deras


Hans tidak mengatakan apapun, dirinya pun sama sangat merasa bersalah. ia telah menyakiti hati 2 wanita sekaligus, Dimana mereka berdua saling bersahabat.


________________________________________


Hanum menjalani hari harinya menjadi mahasiswa baru disana, Ia sudah bisa berkomunikasi dengan mereka hanya saja persaingan yang ketat membuat Hanum belum memiliki teman yang cocok untuk dijadikan sahabat.


Hanya Zain yang slalu menemaninya, Disela sela kesibukannya Zain slalu menemani Hanum kemana pun ia mau.


Hans selalu ada dalam hati Hans, meskipun Zain selalu mendampingi nya, Namun rasa cintanya hanya milik Hans.


Namun Hanum tahu bahwa ia harus merelakan cintanya pergi untuk berlabuh kelain hati. Seperti pesan yang ia sampaikan pada Hanz bahwa ia siap kehilangan dirinya untuk selamanya.


Hanum sedang merenung di bangku taman.


" Door ... " Zain tiba tiba muncul di belakang


" Astaga ... " Hanum kaget hingga ia pun menangis


" Ehh maaf maaf " Mengusap punggung Hanum


" Jangan di bikin kaget dong, sakit " Menangis


" Maaf Hanum Maaf "


" huhhh ... huuh .. " Hanum kesulitan bernafas, Mungkin asma nya kembali kambuh


Zain segera membawa nya ke rumah sakit.


_______________________________________


Hallo Para Readerssss ....


Happy Reading , Terus dukung aku yaa...


Makasih banyak buat yang udah baca...


Jangan lupa Tinggalkan jejak, Koment, Vote,


Anddddd..... Likeeeee

__ADS_1


Lopeee u All


__ADS_2