My Dosen I Hate You

My Dosen I Hate You
Kecewa


__ADS_3

Hanum memperhatikan photo tersebut dengan seksama, itu nampak seperti pak Widyanto yang terlihat dari postur tubuhnya.


Dia ingin memperhatikan lebih detail siapakah yang menjadi anggota keluarga dari Zain.


Hanum mengambil kursi untuk ia naiki agar nampak terlihat jelas, karena tubuhnya yang pendek sehingga hanya terlihat kaki dari photo tersebut.


" Pendek sih, Jadi gak keliatan kan " Hanum mengejek dirinya sambil membawa kursi


" Hanum ... Hanum ... " Zain tiba tiba memanggil


" Iyaa Zain " Menghampirinya " Kenapa ? "


" Ehh Cuma mimpi " Hanum melihat Zain yang masih tertidur


Hanum melihat Zain hanya bermimpi dalam tidurnya, Entah apa yang di mimpikan hanya Zain yang tahu.


Tanpa Hanum sadari, Dirinya tertidur di sofa ruang tamu, Setelah melihat keadaan Zain Hanum merasa dirinya begitu lelah.


__________________________________________


" Yang ... Kaos kaki aku di mana ? " Teriak Hans


" Itu di laci lemari sebelah kanan Ay " Menghampiri Hans


" Ohh ini ada " Tersenyum melihat Syeril


" Makanya lihat dulu, jangan teriak teriak dong, Malu udah gede "


Mereka sudah seperti suami dan istri, Semakin hari Hans semakin romantis pada Syeril.


Perlahan Hans sudah melupakan Hanum, Meski belum sepenuhnya namun dirinya mencoba yang terbaik untuk keluarga kecil nya.


" Yaudah yuk kita pergi " Menggandeng tangan nya


" Yuk "


Mereka keluar dari apartemen menuju lift untuk berolahraga pagi, Hans sudah terbiasa berlari di temani Syeril.


Meski belum ada ikatan yang sah diantara keduanya, Namun mereka sudah tinggal di atap yang sama.


" Udah nyampe Yang, Turun yuk " Memarkir kan mobilnya


" Yukkk ... " Syeril turun dari mobil


" Yang kamu mau beli makanan ? " Menujuk pedagang kaki lima yang ada di sekitar lapangan


" Enggak, Mau liat kamu lari aja "


" Yaudah kamu duduk disini yaa Yang " Mendudukkan Syeril di tempat yang teduh


" Iyaa ... Semangat Ay larinya, Sekarang 10 puteran yaa larinya "


" Okeee... Kamu jangan kemana mana yaa "


" Iyaa ... "


" Baby, Dady lari dulu ya... Kamu disini sama mamah yaa jangan nakal " Mengusap perut Syeril


" Iyaa Dady " Syeril menjawab nya


Hans melambaikan tangan pada Syeril sambil mulai berlari.


" Ayang mana yaa kok belum selesai " Syeril merasa bosan menunggu

__ADS_1


" Aku jalan jalan aja deh sebentar " Berdiri dan mulai melangkahkan kaki


" Syeril .... " Seseorang memanggil nya


" Hana ? " Melihat ke arah suara


" Ya Allah Syeril " Hana memeluk Syeril


" Syeril .... Aku kangen sama kamu, Kamu kemana aja di kampus gak ada, di telpon gak bisa. Aku khawatir sama kamu " Hana mengungkapkan isi hatinya


" Maafkan aku Hana " Mereka melepaskan pelukan nya


" Kok kamu gemukan Syer ? " Melihat Syeril dari atas ke bawah


" Iyaa Hana aku gemukan " Ucap Syeril kaku


" Kamu ... Kamu Hamil ? " Memegang perut Syeril dan ada yang bergerak di dalamnya


" Iyaa Hana "Syeril tertunduk malu


" Huh ? " Hana menutup mulut nya


" Yang ... Yang ... Kok kamu disini, Aku kan udah bi ... " Tidak melanjutkannya karena melihat Hana.


Hans kenal dengan semua sahabat Hanum, Termasuk Hana, Dia tidak bisa berkata apa apa saat Hana menemukan mereka berdua tengah jalan bersama.


" Pak Hans ? " Hana terkejut mendengar Hans memanggil Syeril dengan panggilan sayang


" Hana " Hans menatapnya terkejut


" Jadi pak Hans dengan Syeril. Hanum ? Hanum bagaimana ? "


" Maafkan aku Hana, Aku ... "


" Hana " Syeril mencoba mendekati nya


" Cukup Syeril, Aku benar benar kecewa ". Hana meneteskan air mata


" Hana dengarkan aku "


" Tidak Syeril, Bagaimana dengan perasaan Hanum saat dia tahu bahwa ... " Hana tidak bisa melanjutkan perkataannya karena air mata terus bercucuran dari matanya


" Hana " Fauzi Memanggil dirinya.


Fauzi adalah sahabat dekat Hana di kampus, Kemana mana mereka slalu bersama.


" Uzi " Hana membalikkan tubuhnya menatap Fauzi


" Na ... Kamu kenapa ? " Menghampiri Hana yang menangis


" Fauzi ... Hanum zi " Hana melingkarkan tangannya ke pinggang Fauzi yang ada di hadapannya


" Hanum kenapa Na ? " Mengusap punggung Hana


Hana melepaskan pelukan nya " Yuk kita pergi " Menarik lengan Fauzi


" Hana ... " Syeril memanggil, Namun Hana pura pura tidak mendengar nya.


" Yang ... Pulang yuk "Hans Menarik lengan nya


Syeril hanya mengikuti Hans dari belakang, Dia tak menyangka akan bertemu Hana seperti tadi.


____________________________________

__ADS_1


" Hana ... Udah dong jangan nangis mulu " Menatapnya


" Hana ... Aku gak bisa fokus ngendarain mobil kalo kamu masih nangis "


" Iyaa udah kok " Mengusap air mata


" Nanti cerita yaa sama Uzi kamu kenapa " Hana mengangguk


" Nih cemilan Hana, Makan yaa " Memberikan kantong plastik


" Makasih " Mengambilnya


" Sekarang kita mau kemana ? "


" Terserah "


" Yaudah kita ke wahana hiburan aja yuk "


" Yuk "


Fauzi tahu bahwa Hana sangat menyukai wahana hiburan saat dirinya merasa sedih, Maka dari itu Dia membawa Hana ke sana.


______________________________________


-Di dalam mobil.


" Yang ... Kok ngelamun " Memegang tangan Syeril


" Ehh kenapa ? " Syeril yang sadar dari lamunan nya


" Emm ... Yang. Nanti kita mau kasih nama baby kita siapa ? " .


" Emm ... Aku ingin memberikan nama Queensya Reyhans Nugraha " Usul Syeril


" Baiklah, Kalo anak perempuan kamu yang memberikan nama. Dan anak laki laki aku yang akan memberikan nama "


" Yasudah, Kalo laki laki nama apa yang akan kau berikan ? "


" Emm ... Djalu budak bapakna, Kalo engga Kasepan Bapakna " Hans mencoba membuat Syeril tertawa


" Haha ... Nama sunda ?, Atu yang betul ngasih namanya " Syeril tertawa


" Emm ... Anaking Djalu Wardana ? "


" Boleh " Mengangguk setuju


" Ahh gimana nanti aja deh "


Mereka berdua pun tertawa.


____________________________________________


Hallo Para Readerssss ....


Happy Reading , Terus dukung aku yaa...


Makasih banyak buat yang udah baca...


Jangan lupa Tinggalkan jejak, Koment, Vote,


Anddddd..... Likeeeee


Lopeee u All

__ADS_1


__ADS_2