
Hanum telah terbang menuju korea, Dengan mengirimkan pesan singkat pada Hans, Namun ia lupa berpamitan pada teman teman nya .
Hans terbangun dari tidurnya, " Hanum ... Hanum... " Orang yang pertama kali di cari adalah seseorang yang dia cintai
" Hans ... Kau sudah bangun ? " Menghampiri nya
" Ayah ... Hanum mana ? "
" Dia pulang, Mungkin lelah menunggu mu semalaman " ucapnya berbohong
" Benarkah " Mengubah posisi menjadi duduk
Melihat lenganya " I Love you " Hans tersenyum melihat coretan tersebut.
" Ini ulah mu sayang ? " Ucapnya pelan
Mengambil Handphone dan memainkannya
" Makanlah dulu " Mengambil Handphone di tangannya
" Ayah ... Kembalikan Handphone ku " Mencoba mengambilnya
" Makan dulu "
" Baiklah "
Ayahnya menyuapi Hans, Tanpa dia sadari Hanum telah meninggalkan nya.
" Mengapa kau bisa berada di rumah sakit ?"
" Hanum tak menceritakan nya ? "
" Tidak "
" Nanti aku ceritakan pada Ayah "
" Baiklah, Istirahat agar cepat sembuh ".
" Yah ... Emm ... Bolehkah aku menanyakan sesuatu padamu ? "
__ADS_1
" Boleh, Apa itu ? "
" Apakah Ayah melakukan hal yang sama seperti yang ku lakukan ? "
" Memang apa yang kau lakukan nak ? "
" Aku yakin Ayah tahu, Hanum pasti telah menceritakan kepada mu. Bagaimana bisa kau tahu aku disini bila dia tak memberitahu Ayah, Benar bukan ? "
Widayanto terdiam, Tak bisa berkata kata mulutnya seakan terkunci rapat.
" Aku rasa aku benar kan yah ? "
" Jawab Aku Ayah ! "
" Kau benar nak, Maafkan Ayah ".
" Tidak Ayah, Selama ini aku bertanya tanya dan sekarang aku tahu alasannya, Ayah ... ini bukan kesalahan mu ".
" Apa kau ingin menemui Ibu mu ?"
" Tidak Ayah, Aku tidak mau mengganggu kebahagiaannya "
" Hmm ... Baiklah nak, Maafkan Ayah kau tak dapat kasih sayang dari Ibu mu nak ".
Hans membuka Handphone nya dan Membaca pesan singkat yang Hanum berikan.
" Selamat pagi Pak Hans, Maaf ... Aku tak bisa menemani mu, Kau sudah bangun ? Saat kau membaca pesan ku pasti kau sudah terbangun dari tidur mu yang lelap. Aku begitu mencintai Mu dan sepertinya Aku harus mengikhlaskan mu. Karena Ini adalah bentuk cinta ku padamu, Allah sedang menguji hubungan kita, aku ikhlas harus meninggalkan mu sementara atau bahkan untuk selamanya. Jika memang kau jodohku kita akan di pertemukan kembali jika bukan maka Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita berdua. I love you 3000' My Dosen.
_______________________________________
" Cinta adalah Anugrah terindah yang Tuhan berikan, bahagialah Kamu jika dapat di dipersatukan dengan nya dalam ikatan pernikahan. Karena nyatanya masih ada orang yang harus berpisah dengan Cintanya, Bukan karna tak ingin bersama, Namun ... Karena DIA bekehendak lain. Mungkin ... Akan ada seseorang yang sedang menantikan kedatangan dirimu di Kehidupan nya. "
Hanum mencoret coret buku diary nya karena hanya dengan begitu ia bisa mengungkapkan isi hatinya.
Selama di udara Hanum hanya memandangi poto bersama Hans.
" Pak, Setidaknya aku bahagia bisa mengenal mu. Terimakasih, Telah hadir di Kehidupan Hanum, Hidup ku berwarna akan kehadiran mu " . Mengusap usap layar handphone
" Hufttt... " Membuang napas
__ADS_1
" Hanum harus mulai lagi dari awal, Fighting !" Mengepalkan kedua tangannya.
Lamanya penerbangan membuat Hanum mengantuk dan tertidur.
Seseorang yang duduk di kursi sebelah Hanum menatapnya sedari tadi tanpa di sadari olehnya.
Hanum sangat lelah hingga kepalanya bersandar di bahu seseorang yang tidak ia kenal, Namun dengan senang hati pria tersebut mempersilahkan untuk meminjamkan bahunya sebagai sandaran.
_______________________________________
Hans membaca pesan yang Hanum berikan, firasat nya tak enak ia yakin bahwa Hanum pergi begitu saja meninggalkan nya.
" Yah ... Hanum pergi kemana ? "
" Ayah tidak tahu nak, Memang kenapa? "
" Sepertinya dia meninggalkan ku yah, Apa yang harus ku lakukan ? " Meremas selimut
" Istighfar Nak, Kamu kenapa ? " Khawatir melihat Hans
" Argggghhhhh !!! Dia meninggalkan ku Ayahhhh !!!! " Melempar ponselnya ke tembok dan berteriak sejadi jadi nya.
" Hans istighfar nak " Menahan tubuhnya
Hans mencabut selang infus " Ayah aku harus menyusul Hanum yah " Mencoba berjalan
" Kamu masih sakit nak " Menekan tombol agar suster menuju kamarnya
" Aku harus menyusul Hanum yah , Dia dimana ? " Berjalan menuju pintu
_______________________________________
Hallo Para Readerssss ....
Happy Reading , Terus dukung aku yaa...
Makasih banyak buat yang udah baca...
Jangan lupa Tinggalkan jejak, Koment, Vote,
__ADS_1
Anddddd..... Likeeeee
Lopeee u All