My Dosen I Hate You

My Dosen I Hate You
Drop


__ADS_3

Hanum membuka mata, Melihat sekeliling teryata ini kamarnya. Ia mencoba untuk duduk bersandar


" Aww... Kepalaku sakit sekali " Memegang kening.


" Berapa suhu badanku, Mengapa panas sekali " Beranjak menuju meja rias untuk mengambil kotak obat


" 37,5 , Patas badan ku panas " Melangkah kembali ke kasur dan duduk di tepi ranjang .


Mengambil ponsel dan menyalakannya


" Astaga ternyata ini pukul 03.00 pagi "


Mematikan kembali ponselnya namun sekilas terlihat ada pesan whats app dari nomor yang tidak Hanum kenal, ia pun menyalakan nya kembali


" Ini pesan dari siapa "


" Hanum ... Kau baik baik saja?, Mengapa kau lakukan hal bodoh seperti tadi, kau berlarian kesana kemari. Hari ini aku tidak mau melihatmu di kampus !!! "


Hanum tersenyum membaca pesan itu, Hans tiba tiba menghubunginya padahal Hanum tidak pernah memberikan nomor dirinya.


" Pesan macam apa ini, apa dia merasa bersalah, Emm...... Atau dia mengkhawatirkan ku ? , Aishh ... Mengapa dia tidak mengatakan yang sebenarnya saja " Membaringkan tubuhnya dan menyimpan ponsel di dada


" Apa pesan itu harus aku balas " Kembali duduk


" Aku baik baik saja, Aku tidak melakukan hal bodoh, itu hukuman untuk ku. Baiklah aku akan absen hari ini ".


" Wahh ... langsung dia baca. oh tidak, apa aku salah menjawab pesannya ? " Ucapnya panik


"Baguslah kalo kau baik baik saja, Kau tidak akan berterima kasih pada ku ? "


" Apa maksudnya, mengapa aku harus berterima kasih padanya ? " Ucapnya bingung


"Mengapa aku harus berterima kasih padamu ? "


"Heii ... Kau amnesia ? "


" Tidak "


" Lupakan saja ! "

__ADS_1


" Aku tidak paham, baiklah terimakasih "


Ku simpan ponsel di atas meja, dan berjalan memasuki kamar mandi, Setelah 30 menit aku keluar dengan handuk piyama dan handuk di kepala.


" Astaga, mengapa aku keramas, Aku kan sedang sakit. Hanum Hanum .... " Menggeleng geleng kepala


Suara ponsel Hanum berdering kencang


" Siapa yang nelpon jam segini " Berjalan mengambil ponsel


" Pak Hans " Terkejut menatap ponsel, dilihat ada 10 panggilan tak terjawab darinya. Saat Hanum akan membalik menelpon ternyata ia menelpon nya kembali


" Hallo ... Assalamualaikum, Ada apa pak ? "


" Wa'alaikumsalam ... Kau baik baik saja ? "


" Saya baik baik saja, Bapak kenapa ? "


" Aishh ... Saya pikir kamu pingsan kembali, Saya khawatir di rumah mu tidak ada siapapun "


" ohh yaa ??, Mengapa bapak tahu ? "


" Orangtua mu pergi dengan ayahku, Mereka akan lama disana dan mereka menitipkan dirimu padaku "


" Mereka pergi mendadak, Kau tidak perlu khawatir, Aku akan menjaga mu, Turunlah ... Aku di depan rumah mu "


" Apa ? " Hanum segera memakai pakaian dan hijabnya lalu menuju balkon kamar, Ternyata benar terlihat ada mobil yang berhenti di depan pagar rumah nya


" *Berapa lama lagi aku akan menunggu ? "


" Tunggu sebentar "


" Hati-Hati "


Hanum membukakan pintu pagar, Dan Hans memarkirkan mobilnya di halaman.


*Blag* Hans menutup pintu mobil


" Sekarang badan mu bagaimana, hemm ... mendingan ? " Memegang pipi Hanum

__ADS_1


" Aku baik baik saja, Masuk kedalam yuk diluar dingin. Hwaachiim ... "


" Baiklah ... sepertinya kau demam, Masuklah ke dalam mobil, aku akan mengunci pintu rumah mu. "


" Mau kemana ? "


" Rumah sakit " Melangkah meninggalkan Hanum " Masuklah! " Ucap nya kembali


Hans mengunci pintu rumah dan Hanum melangkah kedalam mobil


________________________________


Di perjalanan tubuh Hanum melemas dan menggigil kedinginan akibat ia mandi di saat badannya tidak fit.


Hans sesekali melihat kearah Hanum yang terlihat kedinginan


" Sebentar lagi kita sampai " Memegang tangan Hanum " Kau dingin sekali "


Hanum menggenggam tangan Hans dengan lemas.


" Bisa kau turunkan aku di depan, perut ku mual "


" Kau ingin mu*tah ? "


" Pegang ini " memberikan kantong keresek


" Uwekk ... Uwekk " Memu*tahkan cairan, ia ingat bahwa dirinya kemarin hanya makan sekali


" Keluarkan semuanya " Memijat tengkuk leher dan menepuk nepuknya


" Kita sampai " keluar dan memapah Hanum masuk kedalam


_____________________________


Hans melihat dokter sedang memeriksa Hanum, dan seorang suster memasangkan infus


" Bagaimana dok ? "


" Pak, kenapa bapak baru membawanya ke sini sekarang? " Dokter memarahi Hans

__ADS_1


" Maaf dok "


" Pasien dehidrasi parah, Trombosit nya turun, kemungkinan pasien menderita tipes, namun kita lihat hasil tes selanjutnya"


__ADS_2