
*** **Hai aku mau kasih tau di part ini akan banyak pemeran baru , karena emang ini kebutuhan ! tapi ini cuma figuran jadi kalian gak usah bingung soalnya kalau gak ada mereka juga kan gak lengkap . masak iya cuma Fira doang yang kuliah disana kan gak mungkin , tapi tetap akan muncul lagi di part selanjutnya walau gak sering . Di kampus ini tetap yang jadi pemeran utama nya Samuel dan Fira juga sahabat sahabat mereka ***
Selamat membaca**
_______________________________________________
Di kota J , pagi itu setelah rombongan Varrel berangkat Fira juga berangkat ke kampus di antar oleh Riko , Ya derren tidak mengizinkan gadis itu membawa mobil sendiri ,itu demi keamanan Fira .
Dan Fira juga tidak masalah akan hal itu dia senang karena Keluarga angkat nya sangat menyayangi dan memperhatikan diri nya .
Sesampainya di kampus Fira membuka pintu mobil sebelum itu dia berbicara pada Riko .
" Kak Riko .. kakak boleh jagain aku tapi jangan sampai membuat orang tau dan curiga ya " ujar nya
" Baiklah nona " setelah itu fira keluar menuju kelas dimana kemarin sudah di beritahu kelas sementara selama 3 ospek dilaksanakan .Fira yang memang bertepatan satu kelas dengan Airin pun bersyukur setidaknya ada seseorang yang dikenalnya, walau fira baru mengenal Airin tetapi dia sudah merasa nyaman dengan gadis itu.
Sesampai nya di kelas Fira melihat Airin sudah berada disana dan di bangku paling belakang pojok kanan .
" Ra !! sini " ujar Airin melambaikan tangan nya pada Fira . Fira Tersenyum dan menghampiri Airin .
" Kamu udah Datang dari tadi ?" tanya fira
" Gak kok , baru 5 menitan " jawab nya
Mereka mengobrol menunggu yang lain nya datang . tak berapa lama satu persatu teman sekelas mereka berdatangan . ada sekitar 30 orang dalam kelas itu .
Dan disusul oleh 3 orang kakak senior yang sudah lengkap dengan almamater mereka . membuat semua calon mahasiswa diam menunggu arahan mereka .satu di antara nya Fira kenal orang itu , dia adalah wanita yang dekat dengan El kemarin .Fira mengambil masker di dalam tas nya lalu memakai nya . hanya Airin yang tau kegiatan teman sebangku nya itu
" Ra kenapa pakai masker ?" tanya Airin sedikit Aneh memang
" A.. Aku sedikit flu , Takut yang lain tertular nanti " jawab nya bohong , Tapi Seperti nya Airin juga kurang percaya karena tadi Fira tampak baik baik saja , tapi ya sudah lah dia tidak mau mempermasalahkan hal itu lebih jauh. jadi dia hanya mengangguk saja .
" Selamat pagi adik-adik !!" Seru salah satu pria kakak senior itu .
" Pagi kak !!" jawab mereka kompak ..
" Oke ! Sebelum nya kenalin nama saya Andra , ini Mika dan yang ini Jessy " ujar Andra memperkenalkan 2 wanita yang datang bersama nya
" oh jadi namanya Jessy " gumam Fira
" Masih ada satu lagi senior pembimbing kalian ,tapi sepertinya dia akan terlambat jadi kita langsung aja ya acara Orientasi nya ,Tapi sebelum itu boleh kalian perkenalkan diri kalian masing-masing agar kita bisa saling kenal tentu nya " ujar Andra penuh wibawa
Setelah Acara perkenalan Andra menjelaskan acara hari ini , Ospek di laksanakan selama 3 hari kedelapan .
" Baiklah kita mulai dari Orientasi kehidupan kampus , kalian dikenalkan dengan kehidupan kampus. Kegiatan ini dipanitiai oleh senior di kampus dan bertujuan untuk memberi tahu kalian mengenai kegiatan di luar kegiatan akademis atau perkuliahan. karena itu kami sudah sepakat untuk bermain game . yang kalah akan mendapat hukuman " jelas Andra
" Disini ada balon , Kalian bisa memilih teman kalian yang akan menjadi partner untuk memainkan game ini . game nya cukup mudah kalian hanya perlu memasukan balon ini kedalam keranjang dengan tangan terikat , jadi kalian Bekerja sama menaruh balon ini di kening kalian dan memasukkan nya kesana " jelas Jessy
" Siapa yang paling banyak memasukan balon nya dia pemenang nya dan yang kalah akan mendapat hukuman dari kami " sambung mika
" Apa sudah cukup jelas ? atau ada yang mau ditanyakan?" tanya Andra
" Kak !" salah seorang maba mengangakat tangan nya
" Iya ?"
" Mau usul kak , gimana kalau Partner nya pasangan cewek cowok ! biar lebih seru gitu " ujar Maba itu sambil cengengesan yang mendapat sorakan dari teman teman sekelas nya
" Huuuu !! itu sih mau nya Lo " seru teman sebangku nya
" Sudah !! sudah ! Diam ! seperti nya ide kamu tidak buruk , Baiklah cari pasangan kalian " perintah andra
Sementara Fira menjadi bingung , dia tidak ada yang kenal dengan cowok cowok disana begitu juga dengan Airin . tapi tiba-tiba ada 2 orang pria tampan yang menghampiri mereka . salah satu nya pria yang mengusulkan ide konyol ini .
" Hai Lo mau gak jadi pasangan gue ?" tanya pria itu pada Airin
" Eh .. boleh " jawab nya
__ADS_1
" Lo yang pakai masker mau kan sama teman gue ini?" ia menunjuk pria disampingnya yang diam mengikuti teman konyol nya itu
" I.. iya " jawab Fira canggung
" Eh biar enak , kenalin gue Rafi dan dia Keanu sahabat aku , jangan heran sama dia ya , dia emang gitu orang nya pelit bicara " bisik Rafi di akhir perkataan nya sambil terkekeh
" Oke !! Kalau sudah dapat pasangan masing-masing kita mulai aja ya !!" seru Andra
Permainan pun dimulai ,Para senior membantu mengikat tangan mereka agar mereka bisa kerjasama mengambil balon dan meletakkan nya di antara Dahi mereka . begitu juga dengan Fira dan Keanu walau kesusahan mereka berhasil melakukan nya . Tak ada yang memulai pembicaraan di antara mereka karena memang mereka sama-sama Pendiam . Keanu melihat ke arah mata Fira yang menurut nya begitu indah . hanya melihat mata nya karena Fira menggunakan masker , Fira yang dilihat seperti itu pun menjadi gugup . karena tidak konsentrasi mereka pun kalah dalam permainan ini ,dan masih ada kelompok lainnya yang kalah . karena pemenang hanya di ambil dari 3 balon terbanyak .
" Baiklah !! Seperti yang saya katakan tadi, kelompok yang kalah akan mendapatkan! dan hukumannya adalah kalian harus meminta tanda tangan para senior pembimbing sekalian dengan nama senior tersebut, masing-masing dari kalian harus mendapatkan kan minimal 5 nama dan tanda tangan, tentunya kecuali Kami bertiga yang ada disini kalian harus mencari kakak-kakak senior yang lain di luar sana! kalian boleh bertanya pada ada mahasiswa lain siapa saja senior pembimbing disini , Oke waktu kalian hanya 1 jam dari sekarang , Kami tunggu disini "
Mendengar itu Mahasiswa yang kalah tadi pun berpencar untuk mendapatkan tanda tangan dari senior senior itu .
Untung nya. Airin juga kalah dengan Rafi , Bagaimana tidak mereka yang sama sama bawel terus saja berdebat dan membuat mereka kalah .
bahkan sampai sekarang pun Airin masih saja ngomel .
" Kita kemana dulu nih Rin ?" tanya Fira menengahi perdebatan Rafi dan Airin
" Em .. gue cukup hafal sih wajah wajah kakak senior kemarin , Apalagi kakak yang tampan itu " ujar Airin
" CK .. Lo tu tau nya yang tampan aja " gerutu Fira
" ah ellah Ra , itung itung cuci mata kali " jawab Airin cemberut
" Cuci mata ! Cuci mata ! Kalau mau cuci mata sana nih ni comberan " saut Rafi
" Helleh nyaut aja Lo kata bensin " sunggut Airin
" Suka-suka gue dong !! mulut gue ini!"
" Udah !! bisa diem gak sih kalian !! kita harus cepetan ini dari pada kena hukuman yang lain mau Lo pada ?" omel Fira sedangkan Keanu sejak tadi hanya diam memperhatikan mereka .
" Iya .iya !!" jawab Rafi dan Airin bersamaan
" Hei lihat tuh .. itu tu kakak senior yang paling tampan yang bisa bikin hati gue meleleh " Oceh Airin sambil menunjuk ke arah pria itu
" Ayo cepetan keburu dia jauh " ujar Airin pada mereka
Deg
Jantung Fira seakan berhenti melihat pria yang di tunjuk oleh Airin . Airin yang melihat Fira diam pun segera menarik tangan Fira menghampiri Pria itu di ikuti oleh Keanu dan Rafi .
" Kak !! kak tunggu !!" seru Airin mampu menghentikan langkah Pria tersebut yang tak lain adalah Samuel
" Iya ??" jawab Samuel membalikan badannya ke arah mereka
" Maaf ganggu kak sebelum nya. Jadi gini kak kami ......" Airin menjelaskan dengan lancar dan pasti sedang kan Fira hanya menunduk saja
" Jadi boleh kan kak kami minta tanda tangan nya ?" tanya Airin pada Samuel yang sejak tadi memperhatikan Fira yang menunduk.
" Oh .. iya boleh " Airin memberikan Buku dan pena pada Samuel , Samuel menulis nama dan tanda tangan nya berganti dengan Rafi dan Keanu , Tiba saat Fira ,gadis itu masih berdiri di tempat nya yang berjarak 2 meter dari Samuel .
" Hei !! apa kau tidak ingin meminta tanda tangan ku seperti teman-teman mu ?" tanya Samuel
" I .. Iya kak" jawab Fira terbata tapi tetap menunduk . Fira perlahan memberikan buku dan juga pena nya pada Samuel tapi setelah cukup lama Samuel tidak menerima nya .
Samuel sejak mendengar suara Fira jantung nya berdegup kencang ,ia jadi tidak fokus dan mengabaikan uluran tangan Fira yang memberikan buku dan pena nya . Fira yang merasa tidak ada sambutan dari Samuel pun mendongakkan kepalanya melihat ke arah Samuel .
" Kak !!" ujar nya memberanikan diri untuk memanggil Samuel .
" I .. iya " jawab El gugup menerima buku yang di sodorkan Fira .
Dengan tangan bergetar Samuel menulis nama dan juga tanda tangan nya , tanpa menunggu lama Fira mengambil bukunya dan mengucapkan terimakasih . setelah itu fira ,Airin ,Rafi dan Keanu pergi dari hadapan Samuel .
Samuel buang masih melamun pun tersadar Setelah Jessy memanggil nya .
__ADS_1
***
Di Bali
Setelah kembali dari restoran Vania dan teman-teman nya kembali ke resort , Malam nanti mereka akan membuat acara BBQ di pantai . mereka sudah minta pada pelayan untuk menyiapkan keperluan mereka untuk acara nanti malam .
" Van , Kenapa nya varrel tadi pergi begitu aja ?" tanya Roza yang memang menyadari ke anehan varrel ,kini mereka telah berada di dalam kamar resort tersebut
" ntah lah , gue juga tidak tahu " jawab Vania
" Aneh banget gak sih ,dia pergi gitu aja !! atau jangan-jangan dia cemburu kali sama lo karena cowok tadi " asumsi Roza sok tahu
" Ya gak mungkin kali za , Buat apa dia cemburu "
" Iya juga sih , Eh Van gimana perasaan kamu sama Varrel sekarang ?" tanya Roza
Vania berfikir sejenak memikirkan perasaan nya saat ini pada pria yang menjadi sahabat nya itu .
" Gue gak tau za" jawab nya jujur
" Kok gak tau ?"
" Iya gue gak tau gimana perasaan gue ke dia sekarang , Yang jelas gue gak mau terlalu berharap , cukup bisa melihat dia bahagia udah buat gue juga bahagia "
" Itu artinya Lo masih sayang sama dia Van !! eh tapi tunggu !! Tadi itu siapa sih Van ?"
" Kaka Alvin ?" tanya Vania dan di angguki oleh Roza
" Dia kakak sepupu gue "
" Hah!!! serius Lo !!" Vania menjawab dengan anggukan
" Ya ampun gak nyangka gue Lo punya Abang yang gantengnya maksimal kayak kak Alvin " Ujar Roza sambil cengengesan
pletak
" Gak usah mikir macem macem !!" Vania menyentil kening Roza yang membuatnya mengaduh
" Sakit tau Van !!" sunggut nya sambil mengelus keningnya Yang di sentil Vania
" bodo'" Vania bangkit dari rebahan nya lalu ia berjalan kekamar mandi membersihkan diri , karena jam sudah menunjukkan pukul 6 sore , sedangkan acara mereka jam 7 , Vania tidak ingin melewatkan malam indah di pinggir pantai apalagi ada Sosok pria yang di cintai nya .
Vania keluar hanya menggunakan pakaian simple ,karena malam hari dia hanya menggunakan celana jeans panjang dan jaket Hoodie karena pasti dingin nya angin pantai dimalam hari akan menusuk tulangnya .
Kini mereka berlima sudah berada di pinggir pantai tak jauh dari resort , tak lupa mereka membawa gitar untuk meramaikan suasana disana . semua perlengkapan BBQ mereka sudah disiapkan oleh pelayan . Mereka duduk di bangku pantai sedangkan para pelayan memanggang Daging tak jauh dari tempat duduk mereka yang sedang menunggu Daging daging itu masak .
Awalnya mereka ingin memanggang sendiri tapi Karena tidak ada yang mau kena bau asap jadilah para pelayang yang mengerjakannya .
Varrel dan Ezhel memainkan gitar nya ,karena memang mereka membawa 2 gitar tadi . sedangkan Aiden ,Roza dan Vania yang bernyanyi . mereka menghabiskan malam itu penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan disana . Varrel tersenyum tipis melihat Vania bernyanyi dengan lepas .
" Ayo mau lagu apa lagi nih " tanya Ezhel
" emm... Request dong rel nyanyiin lagu sweet Night dari V, kan pas banget tuh di malam yang indah seperti ini " ujar Roza pada varrel
" Gue yang gitarin kalian aja yang nyanyi " jawab varrel enggan menyanyi
" Gak bisa ! kita kan sejak tadi udah nyanyi , sekarang gantian Lo ! ayo dong " rengek Roza
" baiklah " jawab Varrel terpaksa
Varrel mulai memetik senar gitar dengan lembut mengikuti nada lembut dari lagu tersebut .
Lirik demi lirik Varrel menyanyikan lagu itu dengan sangat indah pandangan nya sejak tadi terfokus pada sosok gadis yang belakangan membuatnya bingung dengan perasaannya , Tapi kini ia sudah menyadarinya jika ini cinta , sedangkan perasaannya dengan Fira hanya sebatas kasih sayang pada seorang adik dan rasa ingin melindungi . suara tepuk tangan terdengar saat lagu yang ia nyanyikan berakhir .
" Waw !! Suara Lo bagus banget " puji Roza membuat Varrel Tersenyum tipis mendengar nya. Varrel kembali menatap Vania yang sedang memakan kacang , dia berencana akan membuat satu malam yang indah untuk dia dan Vania disini besok . Varrel memantapkan hatinya untuk menyatakan cinta nya pada gadis itu. Dia berharap Vania Juga memiliki perasaan yang sama untuk nya seperti yang fira katakan .
Bersambung
__ADS_1