MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 41


__ADS_3

Di Perusahaan Admaja Grup dengan langkah besar ,mata tajamnya yang menyorot mampu membuat semua karyawan tertunduk tak berani menatap Presdir mereka ,yang mereka tau saat ini keuangan perusahaan sedang menurun akibat ulah seseorang .Derren berjalan dengan wajah dingin tak tersentuh menuju ruangannya , Asisten pribadinya yang selama beberapa tahun ini menggantikan Raka dengan sigap menyusul Presdir nya yang sedang dalam keadaan mood yang jelek .


Vino meletakkan berkas yang menjadi penyebab kemarahan derren . dengan wajah datar derren memeriksa berkas tersebut dengan jeli ,Setelah selesai derren melemparkan berkas itu begitu saja di atas meja kerja nya membuat vino sedikit tersentak .


" Cih !! Cari tau Siapa dalang nya , Dan seret Ba*****n itu di hadapan ku dalam keadaan hidup , Aku ingin menguliti nya dengan tangan ku sendiri" tegas derren dengan sorot mata tajam . Ucapan Tuan muda nya itu membuat vino bergidik ngeri ,dia tak habis pikir dengan orang yang berani beraninya bermain api dengan pengusaha sukses nomor satu di negara ini .


" Baik tuan muda " Jawab Vino sedikit membungkuk hormat , Lalu ia undur diri dari hadapan derren .


Derren memikirkan siapa kira-kira pelaku penggelapan uang perusahaannya yang berjumlah Fantastis itu .bahkan kini para karyawan nya di buat kalang kabut oleh masalah ini . derren memeriksa laptopnya untuk mengecek cctv Ruang devisi keuangan , Pasti ada yang mencurigakan disana .Jari jari tangannya dengan lincah menari di atas keyboard di hadapannya .


Di rumah Willi Jen yang sudah mengetahui dalang di balik masalah perusahaan suami nya pun segera ke kantor Admaja .


" Varo ,kamu tetap disini ! pantau terus naik turun nya perusahaan itu ! Jika kau ingin pergi ke toilet atau bermain berikan pada paman raka dia yang akan memantau nya " Ujar Jen


" Siap bunda !!" Jawab varo


Jen bergegas mengambil tas dan kunci mobil ,kemudian segera pergi ke perusahaan derren .


" Varo !! " panggil Raka


" Iya Uncle ??"


" Seperti nya paman mengenal perusahaan ini !!" Ujar Raka sambil mengerutkan keningnya mengingat ingat nama perusahaan itu. Dan matanya membulat sempurna setelah mengingat nya .


" Astaga !!!" Raka sungguh tak habis pikir dengan itu .


" Ada apa uncle ?? apa Uncle sudah mengingat perusahaan siapa itu ?" tanya Varo


" Ya !! Itu perusahaan rekan bisnis ayah kamu dulu , karena ada masalah yang di sebabkan putrinya bunda mu menurunkan saham perusahaan mereka sedikit sedikit tapi tak sampai jatuh . mungkin beberapa tahun ini perusahaan nya kembali berkembang dan dia mengutus orang untuk balas dendam seperti sekarang , Mereka menggelapkan dana perusahaan ayah kamu dengan jumlah yang fantastis tentu nya .kamu bisa bayangin kan ? Seberapa fantastis nya sampai ayah kamu Seperti itu ! " jelas Raka


Varo mendengarkan dengan seksama dan menganggukan kepala nya tanda mengerti .


Willi yang melihat kejeniusan Varo sungguh sangat kagum pada sosok bocah itu . bocah berumur 5 tahun itu yang biasanya teman sebaya dirinya menghabiskan waktu hanya bermain dengan teman-teman mereka tapi Varo ?? Dia memang tak pernah di kekang Jen untuk bermain , tapi dia juga tegas dalam belajar . tapi kenapa anak seusianya sudah bisa memikirkan seluk beluk perusahaan , benar-benar luar biasa bibit dari derren ini . pikir Willi


Disha tadi menidurkan Dira karena memang sudah waktu tidur siang , Setelah itu dia dan Vira menemani Ara dan kedua bayi nya . tinggallah Raka ,Willi dan Varo yang berada di ruang tamu masih dengan memantau perusahaan yang sebenar lagi akan runtuh mungkin? atau Jen dan derren punya rencana lain untuk hal ini ! mereka hanya bisa menunggu perintah Jen saja .


**


Sesampainya di perusahaan derren , ponsel Jen berbunyi menandakan adanya sebuah pesan . Jen berhenti sejenak membaca pesan tersebut yang ternyata dari Varo .


" Bunda ! itu ada perusahaan xx , Kata uncle Raka dia mengetahui pemilik perusahaan itu , waktu itu ........" Varo mengirimkan pesan sesuai apa yang Raka katakan padanya tadi .


Setelah Selamat membaca pesan putra nya , Jen jadi mengingat perusahaan siapa itu .


" Itu kan perusahaan Ayah kandung Varrel !! CK , Mereka mau bermain-main lagi ternyata . kalau begitu harus mengubah rencana nya " Gumam Jen sambil menyeringai seram .


Jen berjalan Menuju lift khusus Presdir , yang langsung tertuju ke ruangan derren , para karyawan yang seperti nya tampak sibuk jika berpapasan dengan Jen merek membungkuk hormat dan di balas senyuman ramah oleh Jennie .


Ting


lift terbuka , di sana tampak ada Mita sekertaris Derren yang juga tampak sibuk. tapi mendengar lift terbuka Mita mendongakkan kepalanya melihat siapa yang datang kelantai itu .yang hanya di huni derren , Vino dan diri nya sebagai sekertaris . Setelah melihat siapa yang datang Mita langsung membungkuk hormat pada istri tuan muda nya.


" Selamat siang nona !!"


" Siang !! Tuan ada kan ?" tanya Jen ramah


" Ada nona , silahkan " Mita membukakan pintu ruangan derren tanpa mengetuk nya ,lagian kan ini istri bosnya ,gak mungkin juga bos nya akan marah .


" Terima kasih !!" ujar Jen Tersenyum

__ADS_1


Mita mengangguk membalas senyuman Jen .


Jennie Berjalan santai masuk keruangan suaminya itu .Derren yang sedang dalam keadaan mood yang jelek pun membentak orang yang masuk keruangan nya tanpa mengetuk pintu sebelum ia melihat siapa yang masuk .


" APA KAU TIDAK PUNYA SOPAN SANTUN !! MASUK KERUANGAN KU BEGITU SA......ja " Bentak derren dengan Amarah yang memuncak , tapi amarah nya menguap begitu saja setelah melihat siapa yang datang .


Jen walau sempat terkejut tapi ia membalasnya dengan senyuman , Mita yang tadi mau menutup pintu pun gemetaran mendengar teriakan bos nya ,tapi setelah itu ia bernafas lega setelah bos nya menyadari jika istrinya lah yang datang.


" Eh .. sayang !! maaf aku .. aku tidak tau jika kau yang datang " Ujar derren gelagapan sambil beranjak dari duduknya menghampiri istrinya itu. Mita yang melihat itu tersenyum dan segera menutup pintu ruangan Presdir nya.


" Iya gak apa-apa !!" jawab Jen sambil tersenyum , iya meraih tangan suaminya dan menuntunnya ke sofa


" Sayang !kau tidak akan menemukan orang nya jika kau tidak bisa mengontrol emosi mu , Jadi tenang lah !! Aku sudah tau siapa dalang nya tadi Raka yang mengingatkan , Dan untuk masalah ini lebih baik biar varrel yang mengatasi nya , Dia juga kan sudah selesai sidang dan tinggal wisuda , Suruh dia pulang sebelum hari wisudanya , Kan masih satu bulan lagi dia wisuda ,dan selama itu biarkan dia yang menyelesaikan ini " Jelas Jen dengan lembut sambil menggenggam tangan derren . ia tau suaminya itu sedang pusing , bukan jumlah yang sedikit yang hilang begitu saja .Jen pun tau itu


" Varrel ?? bagaimana bisa ! Siapa dalangnya ? aku ingin menyelesaikan nya dengan tangan ku sendiri" ujar derren masih di liputi dengan emosi .


" Tenang lah , Akan lebih menarik jika varrel yang menyelesaikan nya , karena dia pemilik perusahaan xx yang sekaligus Ayah kandung varrel ! Yang perusahaan nya pernah aku turunkan saham nya dulu ,mungkin sekarang mereka sudah berkembang lagi , dan mencoba balas dendam pada kita . Ia menyusupkan orang ke perusahaan mu untuk menggelapkan dana perusahaan " jelas Jen


" Aku sudah mengecek perusahaan nya , Mungkin Setelah ini mereka akan tertawa dan merasa menang , Dengan uang yang mereka ambil , mereka bisa membangun beberapa perusahaan seperti perusahaan mereka , Dan .... Akan lebih Seru jika selama 1 Minggu ini atau dua Minggu mereka menikmati nya dulu , dan merasa menang , kita ikuti dulu permainan mereka ,Varrel kembali , dan dia yang akan menghancurkan Perusahaan ayah kandungnya " Tegas Jen dengan senyum devil nya


" Bagaimana pun dia seorang ayah , Tidak mungkin walau hanya sedikit dia tak menyayangi Varrel , aku juga pernah mendengar dia mencari putranya yang hilang dan itu dia menandakan menyesali perbuatannya dimasa lalu pada putra nya. dengan ini akan lebih mengasyikkan jika seorang ayah jatuh di tangan putranya sendiri !! Cukup kejam memang tapi ini masih sebanding dengan perbuatannya di masa lalu dan sekarang " lanjut Jen lagi .


" Waw !! nyonya kau sungguh luar biasa " Derren memeluk sang istri dan menciumi pipi jen dengan gemas .


" Hei !! berhenti jangan seperti ini !!" Seru Jen merasa geli dengan perlakuan suaminya itu .


" oke oke !! tapi aku ingin menangkap orang yang sudah menyusup kesini , sudah lama sekali aku tak bermain " Ujar derren masih dengan memeluk Jen dari samping


" Ya . ya terserah kau saja sayang ! Asal kau bahagia " jawab Jen


" Aku bahagia jika kau selalu bersama ku "


" Sayang aku merindukan mu " Derren menenggelamkan wajahnya di leher Jen


" Kita bahkan bertemu setiap hari " jawab Jen


" Hei , Aku merindukan mu bahkan saat kau berada di samping ku " jawab derren serius


" Uuh ... So sweet banget sih My Hubby " Jawab Jen gemas mencubit pipi derren


" sudah lepas !! Sekarang telpon Varrel agar segera pulang " Ujar Jen lagi


" Kau ini !! Aku ingin bermesraan dengan mu sebentar saja " Jawab derren yang mendapat pelototan oleh Jen


" Baiklah-baiklah !" Derren mengambil ponselnya dan menghubungi Varrel


" Hallo ayah ." jawab varrel di sebrang sana


" Iya , hallo rel ? "


" Iya ayah ? "


" Kau sedang apa ?" tanya derren basa basi


" Aku sedang di apartemen baru pulang dari kampus yah " jawab Varrel


" Rel ! Bisakah kau pulang sebelum Hari wisuda mu ? ayah membutuhkan mu disini sekarang " ujar derren dengan nada memelas


"Tentu yah , aku juga sudah tidak ada kegiatan disini " jawab Varrel sedikit berat tentunya karena dia akan berpisah dengan Vania lebih cepat

__ADS_1


" Terima kasih !!" ujar derren Tersenyum tipis walau varrel tak bisa melihat nya


" Tidak perlu berterima kasih ,bahkan apa yang ayah lakuin dengan bunda walau sampai aku mati sekali pun tidak akan bisa membalas jasa kalian " Jawab Varrel bersungguh-sungguh


"Hei anak nakal apa yang kau katakan !! Kenapa kau bicara tentang kematian ? " Seru seseorang , bukan derren melainkan Jen .


"UPS !! iya bunda " Varrel menggaruk tengkuknya yang tidak gatal ,dia tidak tau jika ada bunda nya di samping sang ayah , Karena biasanya jam segini derren masih di kantor .


" Awas kau , bunda akan menghukum mu jika sudah sampai sini ! Segera lah pulang ,gunakan private jet saja agar lebih cepat " saut Jen lagi


" baiklah bunda , sampai jumpa ayah ,bunda !!"


Derren menutup panggilan nya . setelah itu fokusnya pada sang istri , kali ini derren menatap nya dengan serius .


" Sayang ! bagaimana kalau varrel tau nanti jika yang di hancurkan adalah perusahaan ayah kandung nya " tanya derren khawatir " Apa dia akan membenci kita ?" tanya derren


Jen diam dan berfikir sejenak " Kita akan memberitahu nya sebelum itu , Apapun reaksinya nanti setidaknya kita sudah memberitahu lebih dulu , kalau dia tau dari orang lain dan malah berbicara yang tidak tidak ,malah akan menambah masalah nanti " jawab Jen dan di angguki oleh derren.


" Sayang !!" Panggil Derren dengan suara yang sangat lembut , hembusan nafas nya sampai ke telinga Jen Membuat nya merasa geli tapi Jen tak bereaksi sama sekali


" Hm ?" jawab Jen sambil menaikkan sebelah alis nya . Derren memeluk Jen dari samping dengan satu tangan , sedangkan tangan yang satu nya ia gunakan untuk menarik dagu Jen agar menghadap dirinya . tatapan mereka bertemu ,tatapan penuh cinta dan kasih sayang . Pernikahan mereka yang menginjak hampir 7 tahun itu , Rasa Sayang dan cinta mereka satu sama lain tak pernah berkurang sedikit pun ,malah semakin hari rasa itu semakin bertambah .


Derren mendekatkan wajahnya mencium kening Jen , turun ke mata dan kedua pipi Jen . pandangan nya berhenti di bibir merah yang menggoda milik sang istri . Derren memundurkan wajah nya sedikit untuk melihat reaksi istri nya , Di lihat tak ada penolakan derren dengan sigap me****t bibir Jen dengan lembut dan penuh perasaan , Cukup lama mereka bertukar Slavina , ciuman yang awalnya lembut kini berubah menjadi ciuman panas , Jen merangkul kan ke dua tangannya pada level derren .


Tangan derren mulai menggerayangi titik sensitif istrinya ,hingga suara lenguhan pun lolos dari bibir Jen Membuat derren tak bisa menahan gejolak dalam dirinya . tangan nya meraih remote yang ada di atas meja depan sofa, untuk mengunci pintu dan mengaktifkan mode kedap suara agar tak ada yang menggangu aktifitas panas mereka.


Tak sampai disitu tangan derren yang mulai nakal menelusup ke dalam pakaian yang Jen kenakan saat itu , Me****s Dua gundukan yang sangat pas di tangan nya , tidak terlalu besar juga tidak kecil .


Setelah merasa tak tahan lagi derren segera membopong Jen ala bridal style ke dalam kamar yang ada di ruang kerja nya itu tanpa melepas ciuman mereka.


Perlahan Derren menurunkan Jen di atas tempat tidur yang nyaman dan empuk itu . derren melepas satu persatu pakaian yang menempel pada tubuh istri nya dan juga diri nya . hingga kini mereka sudah tak memakai sehelai benang pun.


Terjadilah apa yang mereka inginkan .


(Sensor) *


sudah lama mereka tak melepaskan rindu satu sama lain karena kesibukan mereka masing-masing ,selain Ara melahirkan dan membuat Jen bolak balik ke rumah sakit , derren juga akhir akhir ini sibuk dan sering lembur karena ada proyek besar yang ia kerjakan saat ini .


Kadang derren pulang malam dan Jen sudah tidur atau kadang dia yang merasa lelah .membuat pasangan muda itu lama tak melepaskan rasa rindunya . walau benar apa yang Jen katakan mereka setiap hari bertemu tapi bukan setiap saat bukan .


**Bersambung


Hot Daddy




Hot momy



Hai ... Jangan lupa like comment n vote nya ya .. dukung terus karya Author , agar tetap semangat nulis . Pembaca nya makin dikit nih jadi agak males nulisnya .


Aku yakin deh pasti novel ini akan turun level , karena bulan ini banyak banget adegan Action dan sekarang ketambahan adegan dewasa.


tapi gak apa-apa lah .. Demi kalian ..


Nanti aku tambah visual disini . Jadi nanti cek lagi ya . kalau visual nya langsung akan lama review nya . jadi nyusul aja .

__ADS_1


Happy reading n See you**


__ADS_2