MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 47


__ADS_3

Sepulang dari kampus Fira dan teman-teman nya langsung menuju ke rumah fira, selain untuk mengerjakan tugas, Jihan sudah menantikan kehadiran Keanu tentunya .


Tak berapa lama mobil yang mereka tumpangi sampai di kediaman itu, Fira turun di susul Keanu ,Rafi juga Airin .


Saat memasuki rumah mewah itu mereka langsung di sambut dengan suara antusias gadis kecil yang tak lain adalah Jihan .


" Kak Keanu !!!" teriak Jihan berlari menghampiri mereka yang baru datang dan langsung melompat kedalam pelukan Keanu .


" Hallo Queen ! " dengan senang hati Keanu menangkap Jihan dalam pelukan nya .


" Hai kak alin ,hai kak Afi " Sapa Jihan pada ke dua teman Fira yang berada di belang Keanu


Dengan senyum ceria tanpa turun dari gendongan Keanu .


" Hai juga Jihan , Kamu gak mau peluk kak Afi yang ganteng ini ?" ujar Rafi menampilkan wajah sok tampan nya .


" Tidak ! kak Afi memang tampan tapi lebih tampan kak Keanu " jawab Jihan dengan wajah polos tanpa dosa , Membuat Fira dan yang lainnya menertawakan Rafi yang sedang cemberut .


" Kau mematahkan hati ku my Princess" jawab Rafi memasang wajah sedihnya .


" sudahlah ayo masuk dulu " Ajak Fira kemudian .


" Kak Keanu aku tadi buat kue loh sama bunda untuk kak Keanu " celoteh jihan dalam gendongan Keanu menuju ruang tamu .


" Benarkah ? wah terima kasih sayang "jawab Keanu bahagia


" Seperti nya kalau kita belajar di gazebo sana enak deh " ujar Fira dan di angguki oleh teman-temannya


" Kak turunin Jihan , biar Jihan ambil kue yang tadi di buat " Ucap Jihan sedikit berontak minta di turunkan .


" Baiklah gadis kecil " jawab Keanu Tersenyum ,Jihan lari begitu saja menuju dapur mendatangi bundanya yang sedang menghias kue dengan masing-masing topingnya .


" Eh bisakah dia ?" tanya Keanu bingung yang melihat Jihan berlari begitu saja mengambil kue katanya .


" Biar aku lihat , kalian kesana duluan " jawab Fira lalu bergegas ke dapur melihat apa yang Jihan lakukan .


Di dapur Jihan asik berceloteh pada Jen ,memberi tahu jika Keanu dan yang lainnya sudah datang ,tapi mereka akan belajar di gazebo taman samping . mendengar itu Jen melarang Jihan mengganggu mereka dan memberi pengertian pada putri nya itu walau awalnya Jihan merengek tapi dia tetap menuruti apa kata Jen .


Fira yang melihat wajah sedih adiknya pun tak tega , karena alasan belajar adalah akal-akalan nya tadi agar Keanu kesini .


" Bun , gak apa-apa kami hanya mengerjakan tugas sedikit dan tidak banyak , biarkan Jihan bermain dengan Keanu " ujar Fira tak ingin adiknya bersedih , Jen menatap wajah Jihan yang sendu dan kemudian mengangguk membiarkan Jihan bermain dengan Keanu .


" ya sudah ! kamu bawa ini ya kak , nanti minumannya biar di bawa bibi , bunda ke ruang kerja dulu " ujar Jen kemudian ia berlalu ke ruang kerjanya untuk sekedar mengecek email kalau-kalau ada yang penting .


" Ayo dek " Ajak Fira sambil membawa nampan berisi Potongan kue tiramisu , brownis juga Red valvet. Bibi Membuat kopi terbaik untuk menemani kue-kue tersebut ,Jihan mengikuti Fira dari belakang menuju taman samping yang terdapat gazebo disana di bawah pohon yang rindang , ada kolam ikan yang sangat indah memanjakan pemandangan mereka dari sana .


" Wow Jihan ! Kau yang membuat ini semua ?" tanya airin antusias walau dia tau itu tidak mungkin di lakukan oleh anak kecil seperti Jihan


" Tidak kakak ! Yang membuat bunda aku hanya membantu mengotori dapur saja " jawab Jihan jujur dengan wajah polos yang menggemaskan


Keanu mengacak rambut Jihan dengan gemas , rambut sepinggang yang berbentuk ikal Dengan warna coklat tua itu sangat lah indah , Mereka mengerjakan tugas bersama sambil belajar yang lainnya mengingat sebentar lagi ujian semester ,di temani kopi juga kue yang sangat lezat melengkapi kebersamaan mereka dalam belajar , Jihan diam duduk di sebelah Keanu dan Fira tanpa menggangu mereka . walau sesekali mereka bercanda tapi tidak menghilangkan konsentrasi mereka dalam belajar .


Setelah selesai dengan tugas nya baru lah Jihan meminta Keanu bermain , seperti memberi makan ikan sambil bercanda . setelah makan siang mereka berpamitan untuk pulang karena Keanu juga harus ke perusahaan ayahnya saat itu , Jen juga sepertinya tidak ada, mungkin menjemput Varo di sekolahnya .


***


Dua Minggu berlalu , Hubungan Fira dan Keanu semakin dekat ,kini mereka duduk bersebelahan di kelas ,Keanu juga sudah mulai terbuka dan tidak terlalu dingin tapi tetap saja dia masih dingin pada orang-orang yang tidak akrab dengannya .


Dan hari ini juga ,hari dimana varrel akan menghadiri rapat pemegang saham di Perusahaan xx , sebagai Pemilik perusahaan saat ini, tentu dia akan hadir di sana memberi kejutan pada Pria yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri.


Di Perusahaan xx, tepatnya di ruang rapat sudah tampak beberapa orang telah hadir disana , tinggal menunggu seseorang pemegang saham terbesar setelah pemilik perusahaan .yang mereka kita adalah Tn . Felix tanpa mereka tau saham tuan Felix yang sebanyak 30% sudah menjadi milik derren saat ini . Tn . Luther tampak sudah berada di sana begitu juga dengan Zoya yang dia tau mempunyai saham 20% disana dan juga sebagai anak dari pemilik perusahaan . Tn . Luther sendiri memiliki 45 % saham dan yang 5% Di miliki oleh orang lain yang juga sudah jatuh ke tangan derren oleh derren.


Derren dan Vino tampak baru sampai di perusahaan xx , Dia turun dari mobil berjalan dengan penuh kewibawaan dan ketegasan di ikuti vino yang juga berjalan dengan tegas di belakang derren . Pegawai di perusahaan itu yang memang tau siapa derren karena wajahnya yang selalu tampil di sampul majalah bisnis menunduk hormat pada Derren walau sedikit terkejut karena pemilik perusahaan No. 1 hadir di perusahaan itu .

__ADS_1


Derren berhenti di meja resepsionis tanpa menoleh sedikit pun, Vino menanyakan letak ruang rapat pada resepsionis itu , dengan sigap ia menunjukkan dimana letak ruang rapat tersebut .


Derren berjalan menuju ruang rapat bersama vino , jangan tanya dimana Varrel jelas dia akan datang nanti menambah kejutan yang ia siapkan .


" Let's start this game! " ujar derren dalam hati , wajah tampan nya tampak menakutkan bagi siapa yang melihat . vino membukakan pintu ruangan itu .


Di dalam ruang rapat Tn. Luther juga Zoya dan yang lainnya tampak terkejut dengan kehadiran derren .


" Maaf terlambat !" ucap derren dengan tenang , vino menarik kursi dan mempersilahkan derren untuk duduk .


" Tuan muda Admaja ! Senang bisa bertemu dengan anda ! tapi apakah kita punya jadwal pertemuan hari ini ?" tanya Tn .Luther hati-hati


Derren tidak menjawab , ia memberi isyarat mata pada vino agar menjelaskan .


" Tuan derren tidak perlu mempunyai jadwal untuk datang kesini ,Apa lagi saat ini ada rapat pemegang saham bukan ?" Jelas vino dengan wajah tak kalah datar dari derren . sedangkan Zoya sejak derren masuk wanita itu selalu memandang ketampanan derren tanpa peduli yang lain .


"benar jika saat ini akan di adakan rapat para pemenang saham ,sekaligus menentukan pemimpin baru selama 5 tahun ke depan ,tapi apa hubungannya dengan kedatangan Tuan Admaja ?" tanya Tn. Luther bingung


" Jelas ada hubungannya ! karena Tn muda derren adalah pemilik dari 35% saham di perusahaan ini ,maka suaranya sangat penting dalam menentukan pemimpin perusahaan ini " jelas Vino ,sedangkan derren hanya duduk santai dan elegan dengan melipat kakinya menjadi penonton yang baik ,menikmati keterkejutan yang luar biasa di wajah Tn. Luther



" Ma.. Maksud anda ?" tanya Tn . Luther tampak pucat


Vino menyerahkan berkas kepemilikan saham pada Tn . Luther , dengan cepat Tn. Luther memeriksa nya ,mata nya membulat sempurna melihat itu semua


" Bagaimana mungkin ?" gumam nya


" Bukan tidak mungkin !" jawab derren yang sejak tadi diam , dia tersenyum sinis pada Zoya dan Tn . Luther " Dan .. Ada satu kejutan lagi untuk kalian berdua !" ucap derren datar dan penuh ketegasan


Tn . Luther yang masih syok ,belum bisa berkata apapun , dia mempunyai firasat yang tidak baik dengan derren yang memiliki saham sebanyak itu di perusahaan nya , apalagi mengingat perbuatannya yang menggelapkan uang di perusahaan derren .


Derren berbicara pada seseorang melalui earphone yang ia kenakan .


Mendengar ucapan derren , orang orang yang ada disitu yang tak lain para petinggi perusahaan langsung menoleh ke arah pintu untuk melihat siapa yang akan masuk .


Tampak seorang pemuda tampan dengan gagah masuk kedalam ruangan itu di ikuti Arga asisten pribadi nya .



" Selamat pagi menjelang siang semuanya !" sapa orang tersebut yang tak lain adalah Varrel Rahardian Admaja.


" Em .. Tuan Luther masih ingat dengan saya ? " tanya Varrel Tersenyum misterius menatap wajah pucat Tn . Luther , bahkan dia tak menjawab pertanyaan Varrel


" Siapa kau ?" tanya Zoya sarkas


" Kau akan tau nanti Nona Zoya " Varrel menekan Kata Zoya dan menatap sinis wajah kakak kandungnya yang tebal dengan make up membuat nya bergidik ngeri dan ingin tertawa .


" Cih " Decih Zoya


" Baiklah , sebelum saya menjelaskan kehadiran disini saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu . Nama saya Varrel Rahardian Admaja , dan saya disini karena ..... Saya adalah pemilik perusahaan xx saat ini "


Deg


" VA.. varrel Rahardian ?" tak menyimak apa yang varrel katakan , Tn Luther lebih fokus dengan nama Varrel


" Apa maksud mu hah !!"teriak Zoya yang tak terima apa yang di katakan oleh Varrel , sedang kan yang lain berbisik-bisik membicarakan hal ini , derren hanya memperhatikan apa yang akan Varrel lakukan saat ini


" Santai Nona ! saya tidak akan bicara sembarangan ! Arga !!" Varrel mengisyaratkan Arga agar memberi salinan berkas kepemilikan perusahaan beserta saham dan properti lainnya yang saat ini menjadi milik nya.


Arga memberikan berkas itu pada Zoya , Zoya menatap tajam pada Varrel dan Arga merampas berkas itu dari tangan Arga .Zoya membuka berkas itu dan sungguh ia terkejut dengan apa yang ia baca .


" TIDAK !!! INI TIDAK MUNGKIN !!! Ini pasti palsu kalian mau menipu hah !!" teriak Zoya tak terima , walau dia tau itu asli dan tanda tangan papa nya tertera disana tapi ia ingin menyangkalnya

__ADS_1


" Anda bisa memeriksa kebenaran nya di Kantor notaris " jawab Varrel enteng


" Pa !! kenapa papa menanda tangani dan memberi kan semuanya pada pria itu " ucap Zoya menuntut penjelasan papa nya , Tn . Luther tersadar dari keterkejutan nya dan melihat berkas yang ada di tangan Zoya . tangannya meremas berkas itu , ia tau ini semua rencana derren , tapi ia tak menyangka tak ada satu sen pun yang tersisa dari harta nya .


Tn . Luther menatap ke mata Varrel.


" Kenapa kau melakukan ini ?" tanya Tn Luther datar


"Baiklah jika anda penasaran, aku akan memberi tahu alasannya" Varrel menatap tajam pada tuan Luther


" Pertama ,ini memang pantas kau dapatkan , Bahkan ini belum cukup , Tidak kah kau ingat dengan anak kecil yang meminta pengampunan padamu saat kau memukulinya tanpa ampun saat itu ? jika kau tidak ingat biar ku ingat kan ! Kau tatap wajahku baik-baik , jika belum ingat juga biar ku beri tahu , Aku lah Anak kecil yang kau siksa saat itu dan ini pelajaran buang aku berikan pada mu !" ucap Varrel dengan wajah dinginnya , Ucapan Varrel mampu membuat Tn Luther dan Zoya sangat sangat terkejut mengingat kejadian di masa lampau . kaki nya seakan lemas tak bertenaga melihat putranya saat ini ada di hadapannya ,tapi kenapa situasi nya seperti ini ?


" Ke dua , ini untuk kalian yang sudah berani mengusik kebahagiaan keluarga ku terutama bundaku , Kau !!" Varrel menunjukkan ke wajah Zoya " Kau sudah berani memfitnah ayah ku dan mengirim foto-foto menjijikkan pada bunda ku , Dia memikirkan perasaan ku hingga hanya membuat saham perusahaan ayah mu turun perlahan ,tapi apa yang ayahmu ini lakukan . hah !!" kini suara Varrel meninggi ,emosi nya bergejolak tak terkontrol , Rasa campur aduk yang ia rasakan menghinggapi hatinya .


" Kau tuan Luther , kau malah berani-beraninya menggelapkan uang perusahaan ayah ku dan membeli beberapa perusahaan dengan uang itu , Tidakkah kau memiliki hati nurani hah !! Aku malu telah lahir dari benih mu , Kau tidak pernah menginginkan kehadiran ku tapi kau juga mengusik ketenangan keluarga yang sudah sudi merawat ku, Dimana Hati mu !!"bentak Varrel


" Haih !! Aku lupa kalau kau tak punya hati , Sudah lah , aku hanya ingin memberi tahu ini saja , kalian berdua bersiaplah , sebentar lagi akan ada yang menjemput kalian, aku tahu jika kalian saat ini tidak mempunyai tempat tinggal jadi dengan murah hati aku menyediakan tempat untuk kalian " Kata Varrel Tersenyum sinis . Tn Luther tak bisa berkata-kata lagi , ia yang sudah di liputi rasa bersalah pun akan menerima apa yang dilakukan Varrel , untuk menebus kesalahannya pada putranya . dia juga tak menyesal menandatangani berkas itu karena itu juga jatuh ke tangan putranya sendiri .


" VA.. Varrel , Nak !! maaf " hanya kata itu yang mampu tuan Luther ucapkan


" CK , apa kata maaf mu bisa merubah apa yang telah terjadi ? tidak !! jadi jangan ucapkan kata itu pada ku , Nikmati saja apa yang aku berikan pada kalian " Setelah berkata seperti itu tak lama beberapa polisi datang dengan surat penangkapan untuk tuan Luther dan Zoya . Atas penggelapan dana juga penipuan yang Zoya lakukan .Zoya berteriak tak terima dengan apa yang Varrel lakukan ,tapi tetap varrel tak menggubris teriakan kakak kandungnya .


" Bertobatlah ,renungi kesalahan kalian , setelah keluar dari penjara temui aku , Jika kalian berubah , Saat itu juga aku akan memaafkan kalian " ucap Varrel kemudian . ia memalingkan wajah nya tak ingin melihat ke ar


ah Tn .Luther dan Zoya .


Derren Tersenyum bangga dengan apa yang Varrel lakukan , Walau dia tersakiti tapi masih terselip rasa maaf pad a orang yang menyakitinya .


Derren berdiri dan menepuk pundak putra angkatnya itu .


" Semua akan baik-baik saja !" ujar derren di angguki oleh Verrel .


" Terima kasih ayah !" derren mengangguk tersenyum pada Varrel . dari sini Varrel berharap Ayah dan kakak kandungnya bisa berubah dan merenungi kesalahan-kesalahan mereka . Sekejam-kejamnya Varrel dan Derren tentu mereka masih punya hati nurani .kehidupan setelah ini mungkin akan banyak berubah Varrel akan kembali ke London dan segera kembali mengurus perusahaan derren Seperti apa yang derren katakan . sedangkan perusahaan xx akan di percayakan pada orang kepercayaan derren .


.


.


.


Bersambung


Keanu



Fira



hai gays Jangan Lupa like komen n vote nya ya .


dukung terus karya Author agar tetap semangat nulis nya.


Aku sedikit mau jelasin sama kalian .


Di Sesion 2 ini bukan cuma tentang Varrel Vania ya readers , Karena Juga ada Fira dan kisahnya . memang kisah Fira sedikit panjang ntah kenapa aku emang lebih banyak ide untuk cerita Fira , kalau cerita varrel Vania jujur aku sedikit bingung bikin alurnya . kalau di kasih orang ke tiga kalian gak terima , jadi aku cuma bikin konflik ringan antara Varrel Vania . jadi aku kadang sedikit bingung !


Dan kalau ada yang punya ide boleh kok kasih saran untuk jalan cinta Varrel Vania . aku pasti baca komen kalian tapi maaf banget gak bisa bales satu- satu . segitu aja sampai jumpa di next part gays .


Komen mau visual siapa nanti aku kasih


Happy reading.

__ADS_1


__ADS_2