
Hari demi hari Varrel dan Serena semakin dekat sebagai teman , Sudah 2 Minggu sejak Keanu mengetahui semuanya saat itu , Varrel Selalu menyempatkan bertemu dengan Serena dan walau itu kadang hanya makan siang , Dia selalu bisa membuat Serena meminum obat yang Jen berikan padanya .
Mr. X atau Tuan Soni Lord merasa senang ,karena dia menganggap Bahwa Varrel tertarik pada Serena dan jika hal itu terjadi akan lebih memudahkan dirinya untuk bergabung dengan perusahaan GA COMPANY .
Di kediaman Soni Lord
Tampak Serena yang baru bangun tidur merasakan sakit di kepala nya , Sakit yang luar biasa, tak seperti biasa yang akhir-akhir ini sering ia rasakan ,sekilas ingatannya berputar tentang masa lalu seperti sebuah film yang terputus-putus , Entah lah Serena merasa selama ini ada sesuatu yang hilang dalam hatinya ,tapi dia sendiri tidak tahu apa itu .
" Esshhh... Kenapa sakit sekali " Serena memegang kepalanya yang terus terasa sakit ,hingga ia tak sadarkan diri di kamarnya .
Pagi itu Tn Soni sedang menunggu Serena untuk sarapan ,tapi yang di tunggu tak kunjung datang .
Ia me lambaikan tangannya memanggil pelayan
" Kemana Serena ?" Tanya Tn Soni pada pelayan itu
" Nona sejak tadi belum keluar dari kamar tuan , Saya akan membangunkan nya lebih dulu " jawab pelayan itu seraya membungkuk hormat pada Tn Soni
" Tidak perlu , Biar saya yang akan membangunkan nya !" tegas Tn Soni , ia cukup heran tidak biasanya Serena melewatkan Sarapan bersama dirinya , ya memang selama ini dia selalu memperlakukan Serena Dengan baik , semata-mata agar Serena menganggap dirinya Sebagai ayah dari gadis itu .dengan begitu akan lebih mudah untuk Serena menuruti setiap keinginan nya, Dan selama ini pun Serena selalu menjadi anak yang penurut dan tidak pernah sekalipun membantah perkataan nya .
Ceklek
Tn soni mengerutkan keningnya heran, karena melihat Serena yang masih tidur di jam segini .
" Apa dia sakit ?" gumam Tn Soni
Ia melangkahkan kakinya menghampiri Serena yang Tampak terlelap dengan keadaan meringkuk dan selimut nya yang cukup berantakan . Tn Soni mengulurkan tangannya menyentuh kening Serena
" Tidak demam" gumam nya " Mungkin dia kelelahan , Biarkan saja dia istirahat " Setelah berkata seperti itu tanpa menyadari jika Serena pingsan di keluar dari kamar Serena dan memberi tahu pelayan agar tidak membangunkan nya .
Tn Soni pergi dari rumah ,bukan ke kantor melainkan ke markas dimana anak buahnya telah menunggu disana .
" Apa semua persiapannya sudah selesai ?" tanya Tn. Soni pada orang kepercayaan nya
" Sudah boss , Semua sudah selesai disiapkan " Jawab orang itu
" Bagus !! Bagaimana dengan gerak-gerik Anak Itu ?"
" Tidak ada pergerakan apapun bos ! Sepertinya dia hanya anak yang tak tau apa-apa , Saya sudah menyelidiki nya selain kuliah dan membantu papanya di kantor dia tak pernah melakukan apapun kecuali pergi bersama gadis itu "
" Biarkan saja dia dulu , Hanya anak ingusan ! Saat Pesta peresmian gedung xx Nanti undang lah Mereka sebagai perwakilan perusahaan nya , Aku yakin dia tak tau disana akan menjadi akhir dari nasibnya , buatlah dia mengajak gadis itu dan kita akan memanfaatkan gadis itu sebagai umpan untuk memancingnya , Aku ingin dia tidak berdaya menyaksikan kekasihnya yang haus akan sentuhan Seorang pria, tapi dia tidak bisa melakukan apapun untuk menolong gadisnya itu, Buat seolah ini rencana Serena !"Tn Soni Tersenyum menyeringai membayangkan rencana
" Lalu bagaimana dengan Tuan Varrel ? " tanya Jack
" Haha !! Dia ? Biarkan saja dia , dia sepertinya tertarik pada Serena , itu akan membuat ku lebih mudah , Jika pria sudah terpikat oleh seorang wanita maka dia akan lupa segalanya ! Posisi perusahaan kita akan semakin kuat dengan dukungan GA COMPANY!! kita harus berhasil menghancurkan keluarga S**lan itu dan memiliki perusahaan nya , membuat mereka hancur berkeping-keping " ucap Tn Soni menyeringai seram dan sangat meyakini keberhasilan pada rencananya .
" Pertama , Kita Hancurkan dulu Keanu melalui gadis itu , Dia akan semakin hancur jika mengetahui jika dalang di balik kejadian Nini adalah saudara kembarnya yang sangat ia sayangi "
" Tapi Bos? kenapa harus di acara peresmian Gedung xx ?"
" Karena aku ingin membuatnya lebih menarik saja dengan mempertontonkan Adegan itu pada para tamu , tidak dengan pemaksaan ! Gadis itu akan melakukan dengan keinginan nya sendiri dengan obat ini ! Salahkan dirinya yang punya hubungan dengan bocah Si***n itu !"
Dengan penuh percaya diri, akan rencananya yang akan berhasil Tn Soni terus tertawa senang dan bangga pada dirinya sendiri , Dia tidak tau siapa yang dia hadapi sebenarnya saat ini , bermodalkan Kelicikan dan Geng Mafia yang besar serta kekuatannya bahkan tidak ada seperempat dari Black Devils Dirinya sudah merasa akan menang, masih 2 Minggu lagi acara itu di laksanakan tapi dia sudah tidak sabar ingin segera menyaksikan kehancuran Keluarga Keanu .
" Jika hanya melenyapkan bocah itu begitu saja , sangat lah ringan ! Tapi jika menghancurkan nya dari hati dan rasa bersalah dia akan terpuruk bahkan ia akan merasa jika kematian lebih baik dari kematian , Jika anak hancur maka orang tua juga akan hancur !! Apalagi jika mereka tau jika yang menghancurkannya adalah putri mereka sendiri , Sungguh luar biasa !!"
Di tempat lain , Serena yang baru bangun dariri pingsannya merasa berat di kepalanya , ia mengingat kembali bayangan bayangan yang berputar di kepala nya .
" Ada apa sebenarnya dengan ku ?" gumam Serena ,ia menggelengkan kepalanya membuang semua pikiran pikiran nya yang tidak jelas , Serena melangkah masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri , setelah mandi dia melirik ke arah jam yang menunjukan pukul 11 siang, sungguh ia terkejut melihat bahwa sekarang sudah siang .
" Astaga !! Sudah sangat siang " Ia terburu buru memakai pakaiannya ,karena hari ini ada janji bahwa dia akan membawakan makan siang untuk Varrel .
" Semoga aku tidak terlambat " Hanya dengan menggunakan Jeans panjang dan blouse , Flat shoes dan tas kecil dia Segera turun dan pergi dari rumah setelah pamit pada kepala pelayan .
__ADS_1
Sebelum ke kantor Varrel , Serena Membeli makanan terlebih dahulu untuk makan siang mereka , Sekaligus sarapan untuk nya . Sesampai di Kantor Serena langsung ke ruangan Varrel , karena belakangan ini dia sering bersama Varrel banyak karyawan yang sudah tau dan mengenalnya , Mereka berasumsi bahwa dia kekasih varrel , Serena tak memperdulikan itu yang ia rasakan saat ini dia nyaman berteman dengan pemuda itu .
Tok tok tok
" Masuk " Setalah mendapat sahutan dari dalam , Serena masuk kedalam ruangan Varrel .
" Kau sudah datang ?" tanya Varrel yang suadah tau siapa yang datang , padahal dia tak melihat ke arah Serena sama sekali , pandangan nya fokus pada Laptop dan tumpukan berkas di meja nya.
" Ya , Aku membawakan makan siang untuk mu " jawab Serena sambil tersenyum manis, ia meletakkan Makanan di atas meja sofa yang ada di ruangan itu .
Varrel melihat ke arah Serena dan menghampirinya di sana . Serena tersenyum dan mengeluarkan kotak makanan dan menyusunnya. di atas meja .
"Apa kau tidak membawa minum nona ?" tanya Varrel yang memang sudah menjadi kebiasaan Serena jika membawa makanan lupa dengan minumannya .
Serena yang menyadari itu hanya menampilkan senyum rasa bersalah nya pada Varrel .
" Biar aku ambilkan !" ucap Serena cepat
" Tidak usah , Kau duduk lah! aku yang akan mengambil nya " ucap Varrel kemudian dia berjalan ke lemari es yang ada di ruangannya mengambil 1 botol air mineral dan menuangkan nya ke gelas . Varrel melirik ke arah Serena yang berada di belakangnya sedang sibuk menata makanan , Varrel memasukan obat ke dalam minuman Serena Dengan menambah dosis sesuai arahan Jen , Jen yakin tak lama lagi Serena akan mengingat masa lalu nya dan jika hal itu tiba dia yakin Itu akan menjadi Boomerang sendiri bagi Tn Soni saat itu juga.
" Ini !"
" terima kasih !" jawab Serena seraya langsung meminum minuman yang varrel berikan .
" Semoga ingatan mu segera kembali " Batin Varrel
Selama makan Varrel memperhatikan Serena yang makan dengan lahap seperti kelaparan .
" Sebenarnya dia membawakan makan siang untuk siapa ? apa dia hanya ingin numpang makan disini ?" ucap Varrel terkekeh geli melihat Serena yang makan begitu lahap .
" Kenapa kau tertawa ?" tanya Serena mengernyitkan dahinya heran
" Kau kesini membawakan makan siang ku atau kau hanya numpang tempat untuk makan disini ?" Tanya Varrel
" Aku tadi pagi tidak sarapan, Jadi sekarang aku kelaparan " jawab nya kemudian .
" Kenapa kau tidak sarapan ? Apa kau kehabisan uang untuk sekedar mengisi perut mu di pagi hari ?" sindir Varrel
" Jangan sembarang bicara ! Itu karena aku tadi pagi pingsan dan baru bangun jam 11 tadi " Ceplos Serena tanpa sadar .
" Kau pingsan ??" Tanya Varrel khawatir
" Eh !! " Serena menutup mulutnya sendiri karena merasa telah salah bicara .
" Katakan ,Apa yang kau rasakan ? kenapa kau bisa pingsan ?" tanya Varrel penasaran
"...." Tak ada jawaban apapun dari Serena
" Serena ?? Boleh aku bertanya ?" Serena menoleh ke arah Varrel dan kemudian mengangguk
" Kau anggap apa hubungan kita selama ini ?" tanya Varrel memberanikan diri , walau dia was-was jika sampai Serena mempunyai perasaan lebih padanya akan sangat sulit nanti untuk kedepannya , Sebelum itu lebih baik ia tanyakan lebih awal .
" Aku ... "
" Jawab saja !" tegas varrel
" Aku tidak tau , Aku merasa nyaman bersama mu .. Aku seperti menemukan sosok kakak dalam dirimu , Aku tidak tau perasaan apa ini .. Aku merasa ada kekosongan dalam hati ku tapi aku tidak tau apa , Bersama mu kekosongan itu sedikit terisi tapi tetap masih ada ruang lain yang tidak terpenuhi .. Kau teman sekaligus kakak bagi ku " ucap Serena jujur , ia juga bingung mendeskripsikan perasaannya , Sosok Varrel yang dingin tapi perhatian mengingatkan nya pada seseorang dalam ingatan nya yang akhir-akhir ini sering muncul , Tapi dia belum bisa menyatukan semua ingatan itu .
Mendengar jawaban Serena Varrel bernafas dengan lega , Ia baru menyadari jika sifatnya tidak jauh berbeda dari Keanu kakak kembar gadis itu , apa yang Serena maksud adalah Keanu saudara kembar nya ? pikir Varrel .
" Kau bisa memanggilku kakak jika kau mau , Kau juga sudah seperti adik bagiku " ucap varrel mengelus lembut kepala Serena
" Terima kasih kakak !" Jawab Serena Tersenyum tulus .
__ADS_1
"Kalau sudah begitu , Sebagai adik kau harus menceritakan setiap masalah mu pada kakak mu ini , Jadi kenapa kau sampai tidak sadarkan diri tadi pagi?" tanya Varrel
Serena diam sejenak sebelum menceritakan tentang apa yang ia rasakan pada Varrel .
" Aku tidak tau apa penyebab nya , Saat Bagun tidur aku merasa sangat pusing , kepala ku seakan berputar , Aku tidak tau apa yang terjadi tapi itu sangat menyakitkan , Ada Seorang anak laki-laki yang menangis dalam diam ,entah apa yang ia lihat tapi dia terlihat sangat terpukul dan menyedihkan " jelas Serena
" Apa kau sering mengalami keadaan ini ?" tanya Varrel serius
" Akhir-akhir ini aku sering mengalami nya , melihat bayangan bayangan yang terputus putus seperti sebuah potongan film yang selalu berputar dalam pikiran ku "
" Serena !"
" Iya ?"
" Apa kau percaya pada ku ?"tanya Varrel menatap kedalam meta Serena
" Iya , aku percaya padamu , karena kau adalah kakak ku sekarang " jawab Serena jujur
" Kalau begitu bisakah kau berjanji untuk tidak memberi tahu hal ini pada siapapun termasuk papa mu " pinta Varrel
" Tapi kenapa ? dia papa ku " tanya Serena bingung " Aku tidak pernah bisa membantah nya kak , Aku sangat menyayanginya , hanya dia yang aku punya , kata papa , mama meninggal saat melahirkan ku , jadi sejak kecil dia yang merawat ku ,dia juga tidak pernah menyakiti ku .. Aku selalu menuruti kemauan nya walau itu bertentangan dengan hatiku ,aku tidak ingin membuatnya kecewa " jelas Serena menatap sedih ke arah Varrel
" Aku mengerti , tapi sekali ini tolong percaya padaku , jangan beri tahu apa yang kau rasakan pada papa mu, Kau akan segera mengetahui jawabannya tidak lama lagi .. Hanya 2 Minggu .. bagaimana ? " Kata Varrel kemudian
Serena menatap mata Varrel , Ia ingin tau apa yang membuat Varrel berkata seperti itu
" Apa kau tidak percaya padaku ?" tanya Varrel kemudian
" Aku percaya ! Baiklah aku tidak akan membicarakan hal ini pada papa " jawab Serena kemudian
" aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi , tapi hatiku mengatakan kau orang baik , Aku berjanji aku tidak akan mengatakan apa yang ku alami pada papa " Ujar Serena dalam hati
" Gadis baik " Varrel Tersenyum senang karena usahanya tidak sia-sia , juga gadis ini tidak memiliki perasaan apapun padanya selain seorang kakak , Itupun mungkin karena dia merasa dirinya seperti Keanu . Tapi Varrel akan menganggapnya seperti Fira apa lagi saat ini Fira sedang dekat dengan Keanu ,mungkin suatu saat mereka akan menjadi satu keluarga.
" Apa kau tidak ke kantor ?" tanya Varrel yang
di jawab gelengan boleh Serena .
" Kenapa ?"
" Tidak apa-apa , Sebenarnya aku tidak ingin terjun keperusahaan , aku hanya tidak ingin mengecewakan papa "
" Dan mengorbankan ke inginan mu sendiri ?" tanya Varrel
" Ya ! Aku dulu sangat ingin menjadi Dokter dan punya rumah sakit sendiri untuk menolong orang-orang , apa lagi orang-orang yang tidak mampu ,sekarang banyak rumah sakit yang menolak pasien yang tidak punya uang , Banyak rumah sakit yang mengutamakan kekuasaan seseorang dari pada nyawa orang lain . Tapi aku harus mengubur semua demi menjadi penerus perusahaan papa " Wajah Serena berubah sendu saat mengatakan itu , Varrel kini tau betapa tertekannya gadis ini . Dia harus selalu menekan keinginan nya demi memuaskan orang yang gadis itu sebut papa . .
" sungguh licik , dia tau jika Serena berhati lembut ,dia gadis yang ceria .. Tapi orang breng*** itu memanfaatkan Serena Dengan memberi kasih sayang palsu untuk memeras emosi gadis ini agar menuruti ke inginan nya dengan suka rela " Varrel mengepal kan tangannya memikirkan nasip Serena yang sudah hampir sepuluh tahun di bawah tekanan orang yang tak lain paman gadis itu sendiri .
.
.
.
.
**Bersambung
maaf ya baru up hari ini , 2 hari ini aku benar-benar sibuk jadi baru bisa up .
Oke .. jangan lupa like comment n vote nya ya
Happy reading***
__ADS_1