
Pagi hari Jen terbangun lebih dulu ,setelah menunaikan kewajiban sebagai muslim dia Turun kebawah untuk menyiapkan sarapan untuk anak-anak dan suami nya .
kali ini Jen memasak Nasi goreng seafood , telur goreng mata sapi . Menu sarapan simple tapi sangat disukai oleh keluarga nya apa lagi varo .
Setelah menata makanan di atas meja Jen membuat susu coklat hangat untuk anak anak dan Kopi untuk derren .
kemudian Jen ke atas untuk membangun kan mereka .
" Yank bangun ...!!!" seru nya lembut pada derren melihat tak ada pergerakan dari suami nya dia mengguncang sedikit lengan derren .
" sayang bangun dong !!! "
Cup
Jen mencium Bibir derren dan dikit ******* nya .Dan ya cara itu ampuh untuk membangun kan derren ia membuka mata nya merasakan sentuhan lembut di bibir nya , dengan sigap tangan nya menahan tengkuk Jen agar Jen tak dapat melepaskan panggutan bibir nya .
Setelah beberapa menit derren melepaskan ciuman hangat mereka .
" Kau menggoda ku hm ??" tanya derren dengan melingkarkan tangan nya di pinggang Jennie dan sedikit menarik nya hingga Jen jatuh di atas tubuh nya .
" Bukan kah hanya melihat ku saja kau sudah tergoda ,hm ??" tanya Jen dengan suara sexi dan jari lentik nya menari di atas dada bidang derren yang tak menggunakan apa pun .Sudah jadi kebiasaan derren tidur dengan telanjangnya dada .
" Kau selalu benar sayang , Love you more My wife !! " Derren kembali ******* bibir Jen tak lama lalu melepas nya . " Morning kiss baby" ujar nya ,Jen tersenyum hangat lalu bangkit dari posisi nya agar derren dapat bangun .
" Sudah ayo mandi lalu kita sarapan bersama , Aku akan bangunin anak anak dulu "
" Hm" derren beranjak dari tempat tidur dengan rambut acak-acakan dan hanya menggunakan Boxser ia berjalan ke kamar mandi .
" Astaga kenapa dia begitu sexi " gumam Jen lalu ia terkekeh sendiri dengan pemikiran liar nya .
Jen menyiapkan pakaian ganti untuk suami nya itu lalu ia keluar untuk membangunkan varrel dan Varo . Ya Varo semalam meminta untuk tidur dengan sang Abang , ntah apa yang akan dilakukan nya pada varrel ,mungkin varrel akan di kerjain habis habisan oleh adik nya itu .
ceklek
Jen berjalan membuka Gorden kamar penuh kaca yang menampakan kota London dan London eyes.
" Sayang bangun !!" ujar Jen menepuk lembut pipi Varo begitu juga dengan Varrel dan ada di samping Varo
Varrel yang merasa terganggu tidur nya menggeliat dan membuka mata nya . Dan melihat sang bunda tengah tersenyum pada nya .
" Ayo bangun sarapan " kata Jen lembut
" Baik bunda " Varrel berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri , lalu melanjutkan membangunkan Varo yang memang sedikit susah untuk di bangun kan seperti ayah nya .Jen menciumi pipi gembul putra nya . karena merasa geli Varo terbangun .
" Nda ..ih geli " gumam nya sambil merangkul leher sang bunda dengan tangan kecil nya .
" Ayo bangun sayang, bunda udah masakin nasi goreng seafood kesukaan adek " Varo mendengar itu langsung membuka mata nya yang berbinar
" Oke . bunda !"
" Bang nanti bangunin Temen temen Abang ya " seru Jen sedikit berteriak karena varrel masih di kamar mandi .
" Iya Bun" jawab varrel dari dalam kamar mandi . setelah mendengar jawaban varrel Jen menggendong Varo ke kamar nya untuk memandikan putra nya .
" Sudah selesai mas ?" tanya jen pada derren
" Hm" jawab derren sambil merapikan rambut nya di depan kaca .
" Nda adek mau mandi sendiri ..!" kata Varo yang masih berada dalam gendongan nya
" Ya sudah , bunda siapin dulu air nya" jawab Jen menurunkan Varo lalu ia kekamar mandi menyiapkan air hangat dalam backup tapi tak sampai penuh hanya sedikit untuk Varo berendam .
Derren di luar membukakan baju Varo .sambil sesekali menggelitik nya yang membuat Varo cemberut .Derren terkekeh dan mencubit wajah menggemaskan putra nya itu .
" Sudah tu air nya , cepetan jangan lama lama, kalau lama ntar bunda yang mandiin " ujar Jen sedikit mengancam . karena memang ia tidak mau di mandikan oleh Jen malu sudah besar katanya . tapi jika bersama ayah nya tak apa sama sama pria ujar nya . ntah lah anak itu sungguh menggemaskan .
Kini mereka telah berkumpul di meja makan .
Jen mengambilkan makanan untuk derren terlebih dulu baru lah Varrel ,Ezhel, Aiden dan Varo . Sedangkan Varo yang di ambilkan terakhir mengerucutkan bibir nya kesal . Jen Memang sengaja mengerjai anak bungsu nya itu . mereka semua terkekeh melihat tingkah Varo .
" I hope you like it? "
( Semoga kalian suka ya ?) kata Jen pada Ezhel dan Aiden
__ADS_1
" Of course we like it, Aunt's cooking is really delicious "
(Tentu kami menyukai nya, masakan Tante Sungguh lezat ) jawab Ezhel yang kini mulai memakan makanan nya . Sungguh jika Bunda varrel tinggal disini dia akan sering sering kesini untuk merasakan masakan Bunda varrel . pikirnya
" Oh, yes ? Thank you for the compliment Ezhel, If you want Indonesian food, you can ask for a verrel forcing you, he is very good at cooking, even he almost never eats outside while in here "
( Oh ya ? terima kasih atas pujiannya Ezhel, kalau kamu Pengen masakan Indonesia ,kamu bisa meminta varrel memaksakan nya untuk mu dia sangat pandai memasak , bahkan dia hampir tidak pernah makan diluar selama disini) Jelas Jen pada Ezhel
" wow really? I just found out. You're great man! "
( Wah benarkah ? Aku baru mengetahui nya,kau hebat kawan !) jawab Ezhel sambil mengacungkan jempol nya .
" Hm " jawab varrel singkat
Setelah sarapan mereka memutuskan untuk jalan jalan dan bersenang-senang , sedangkan Ezhel dan Aiden tetap mengikuti mereka dan tak mau pulang padahal varrel sudah menyuruh mereka untuk pulang ,tapi malah dia di tegur Jen tak boleh bersikap seperti itu pada teman nya . Ezhel dan Aiden yang mendapat pembelaan Jen merasa menang dan semakin membuat kesal varrel . sedangkan derren hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan 3 anak muda itu . dan Varo asik dengan Ponsel nya .
****
Di Negara lain Tampak pasangan suami istri menikmati hari weekend dengan bersantai dirumah .
" Anak gadis papa kamu sedang apa? " tanya Gabriel pada calon anak nya yang belum lahir sambil mengusap pelan perut buncit sang istri sambil tiduran di atas kaki Disha menghadap Perut buncit Disha .
" Sayang dia nendang!!" ujar Gabriel langsung menempelkan pipi nya pada perut disha karena mendapat respon dari sang anak .
" Iya kak, seperti nya dia sedang main bola didalam " jawab Disha
" Emang Ada bola yank di dalam perut kamu ?" tanya Gabriel dengan wajah polos nya .
yang membuat Disha terkekeh
" Ya gak dong , gimana sih !!" jawab Disha gemas dan menarik hidung mancung Gabriel
" Ish kamu nih yank "
Tangan Gabriel mengulur hendak mengambil cemilan di toples yang dipegang Disha ,tapi belum sempat Gabriel mendapatkan nya Disha lebih dulu memukul tangan gabriel.
" Gak boleh ,ini jatah anak kamu " Ujar nya santai sambil memasukan cemilan kedalam mulutnya .
" CK . pelit banget sih sama bapak nya juga " Gabriel mengerucutkan bibir nya
" Biarin !!"
"Nih !!" Disha memberikan cemilan di tangan nya
" Gak ah "
" Bener ? Ya udah kalau gak mau " dia menarik lagi dan memakannya sendiri . dan itu membuat Gabriel bertambah kesal .
" Astaga , tidak peka sekali " gumam Gabriel memijit pelipis nya , Disha yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala nya
Begitu lah sehari-hari mereka berdua , selaku berdebat dan tidak ada habis nya , Gabriel ntah sejak kapan dia begitu manja dan sensitif bahkan untuk hal kecil sekali pun .
" Kak !!"
"Hm " Jawabnya masih fokus pada Siaran televisi kesukaan nya
" Kangen deh dengan Varo " ujar Disha sambil menyandar kan kepalanya di bahu Gabriel
Gabriel menoleh ke arah nya sebentar lalu fokus lagi dengan tv nya .
" Ih nyebelin banget sih !!" seru Disha lalu ia beranjak hendak ke kamar karena ia sudah merasa lelah karena terlalu lama duduk
" Mau kemana ?"
" Ke alam mimpi !!" jawab nya dengan nada kesal . Gabriel tersenyum geli melihat istrinya kesal ia memang sengaja ingin membalas ke isengan Disha tadi .
Gabriel berdiri dan menyusul istrinya di kamar. dia harus ekstra untuk membujuk wanita hamil yang suka ngambek karena ulah nya .
***
Sedangkan di tempat lain di kota yang sama , ke dua pasangan tengah di landa rindu karena mereka sudah jarang bertemu karena kesibukan masing-masing , Aletha yang harus menyelesaikan pekerjaan nya dirumah sakit sebelum hari pernikahan nya . begitu juga dengan Ken yang harus menyelesaikan pekerjaan nya di kantor sebelum hari pernikahan mereka Sampai kadang bisa harus tidur di kantor .
Ting
__ADS_1
Ponsel ken berbunyi saat ia tengah fokus pada laptop nya .
"Honey jangan lupa makan siang , dan apa kau sudah mengucapkan selamat ulang tahun pada Keponakan tampan kita ?" tanya aletha
" Ya ampun aku melupakan nya " gumam nya sendiri ,kini tangan nya membalas pesan dari kekasih nya tersebut
" Iya Beby , Aku sampai melupakan jika ini hari ulang tahun Keponakan nakal kita" balas Ken
Ting
"*Segera hubungi dia , Kakak dan kakak ipar serta Varo sekarang berada disana untuk merayakan ulang tahun nya ,Aku sudah menitipkan hadiah ku pada kakak" Jelas letha
" Benarkah ? Mengapa kau tidak memberi tahu ku sayanh !!! Dia pasti akan sangat kesal karena aku melupakan hari ini" balas Ken
" Aku kira kau sudah tau , segera lah dan kirimkan hadiah nya " balas letha
" Baiklah , kau juga jangan lupa makan siang Beby . Miss you "
" Miss you to* "
Ken meletakkan ponsel nya di meja ia memikirkan hadiah apa yang akan di berikan pada varrel .
Setelah berfikir ia memutuskan untuk memberikan kartu kredit gold no Limited pada nya . Lalu ia menghubungi Radith untuk mengirim hadiah untuk Keponakan tampan nya dan di setujui noleh Radith .
Setelah itu Ken menelpon Varrel tapi tidak mendapat jawaban dari sang empunya, lalu dia memutuskan untuk mengirim pesan saja .
" Varrel keponakan Uncle yang ketampan nya tidak melebihi Uncle , Selamat ulang tahun Beby !!!! Kamu yang berdo'a Uncle yang Aminin , Oke !!!! Sehat selalu Beby " Isi pesan Ken untuk Varrel
Kemudian Jen melanjutkan pekerjaan nya lagi .
***
Di London ST. James Park ,
Taman ini meliputi area seluas 23 hektar di Westminster. Taman ini dinamai menurut rumah sakit penderita kusta yang terletak di daerah tersebut. St. James Park adalah bagian dari rangkaian taman termasuk Green Park, Hyde Park dan Kensington Park.
Banyak tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di London seperti Istana Buckingham dekat dengan taman ini. Danau kecil dengan 2 pulau buatan dan sekelompok pelikan ada di taman ini.
Varrel dan keluarga serta ke dua teman nya sedang berada di St . James Park menikmati akhir pekan dengan piknik bersama keluarga dan sahabat , Keseruan , kebersamaan ,canda dan tawa mereka lewati . kini mereka telah duduk di bawah pohon dengan Menggelar Tikar mereka membawa bekal dari rumah .dengan masakan ala Indonesia .
Varrel memainkan gitar dan mereka bernyanyi bersama , suara Jen yang memang dasar nya indah dan suara derren yang Sudah bagus mereka berduet di iringi permainan gitar varrel. tapi tiba tiba tiba varrel menghentikan permainan nya karena Mendengar Suara cempreng dari Aiden ,
" CK , merusak saja " gumam nya
Jen dan derren saling pandang dan mereka tertawa bersama .
karena keseruan mereka hingga ponsel milik varrel berdering dia tak menyadari nya . hingga Varo menyadarkan nya .
" Abang Ponsel Abang bunyi tuh " Ujar nya sambil memainkan ponsel milik nya .
" Iya kah ?" Varrel mengecek ponsel nya dan memberikan gitar pada Aiden ternyata benar Ken menghubungi nya ,tapi saat ingin mengangkat panggilan itu sudah mati .
Tapi saat ingin meletakkan ponsel nya kembali , ponsel nya Berbunyi lagi .
Ting
Varrel membuka pesan dari Ken
"Varrel keponakan Uncle yang ketampan nya tidak melebihi Uncle , Selamat ulang tahun Beby !!!! Kamu yang berdo'a Uncle yang Aminin , Oke !!!! Sehat selalu Beby"
Varrel berdecak kesal membaca isi pesan uncle nya ,tapi ia tersenyum dan segera membalas pesan Ken .
" Terima kasih Uncen tampan ,tapi masih lebih tampan aku , Jangan Lupa akan hadiah nya .Oke !!!" send
Setelah itu Varrel meletakkan ponsel nya .
" Siapa? " tanya Jen
" Uncle ken Bun" jawab varrel dan di angguki oleh Jen , dia tak menanyakan lebih lanjut karena tidak mau mengganggu privasi anak nya .
Karena sudah Sore mereka memutuskan untuk kembali , Aiden dan Ezhel juga kembali ke rumah mereka tapi mereka berjanji akan kembali ke apartemen varrel untuk mengunjungi Orang tua Varrel yang sangat ramah dan adik varrel yang sangat lucu . Mereka sangat nyaman dengan keluarga sahabat nya , kebersamaan , kekeluargaan , mereka tidak mendapatkan itu di keluarga mereka . Apalagi dengan masakan Jen sangat lezat di lidah mereka . Tapi tidak dengan keluarga varrel mereka bahkan merasa di perhatikan dan mendapat kasih sayang orang tua .
Tapi ada yang masih mengganjal di pikiran Meraka . Kok orang tua varrel masih terlihat Muda ? apa memang awet muda karena Selalu bahagia ? Jika ia Mereka akan mengikuti gaya hidup keluarga varrel agar mereka selalu awet muda . begitu lah pemikiran Ezhel dan Aiden .
__ADS_1
Bersambung