MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 84


__ADS_3

Cambridge University


Sebuah Mobil Mobil sports Mercedes-Benz Maybach Exelero Memasuki pelataran gedung Fakultas Bisnis , Semua mata mahasiswa berdecak kagum melihat mobil yang harga nya sangat fantastis itu . mereka menerka nerka siapa pemilik mobil tersebut .


Tak lama pintu mobil terbuka ,sepasang kaki jenjang seorang tampak menuruni mobil tersebut ,tampak lah sosok wanita cantik nan anggun berumur hampir 25 tahun .Memakai celana Jeans berwarna Navy ,Kaos Putih pendek Pres body di padu cardigan berwarna Salem yang menambah kesan lebih muda dari usia nya . Jennie !! .


Kemudian disusul pintu sebelah pengemudi terbuka tampak lah sosok Pemuda yang selama ini mereka kenal dengan pangeran kulkas , Yang ketampanan nya tidak diragukan lagi . Varrel Rahardian A .


Varrel berjalan memutar menghampiri sang bunda dengan wajah di tekuk yang membuat Jen gemas.


" Kenapa wajah mu seperti itu? " tanya Jen mengulurkan tangan nya menyuruh varrel mendekat " Kemari lah " Jen mengusap lembut wajah cemberut varrel yang membuat nya terkekeh .


" Hei ,jangan perlihatkan wajah jelek mu seperti itu pada bunda. kau sungguh menggemaskan " ujar Jen sambil sedikit mencubit pipi varrel . Varrel Berdecak menghentakkan kaki nya kesal . kesal banget !! . Bagaimana tidak ia tadi sudah akan berangkat menggunakan motor nya tapi Jennie melarang nya karena ia akan Ke markas Black Devils sambil mencoba mobil baru putra nya . hadiah ulang tahun Varrel kemarin . Sedangkan Derren dan Varo ingin jalan-jalan menggunakan motor menikmati' kota London dan Mereka berencana mengunjungi Paman Mike nanti .


" Bunda ,Lihat lah mata mereka seolah ingin menerkam bunda disini . Segera lah pergi Abang tidak suka dan ingin sekali rasa nya mencongkel mata mereka " gerutu varrel yang membuat Jen terkekeh .sudah ia kesal karena Perkara mobil . ia memang tak suka menggunakan mobil apa lagi semewah itu ,haih rasa nya tak nyaman menjadi pusat perhatian. tapi karena adik nya juga tadi merengek ingin naik motor jadi terpaksa lah dia mengikut Jen .


" Tidak masalah , Kau seharus nya bangga bunda mu ini Berarti masih cantik " kata Jen dengan gaya narsis nya yang membuat varrel bergidik geli


" Bunda ,inget umur ! inget anak udah 2 juga" omel varrel yang di tanggapi senyuman manis oleh Jen .


" Hei , Apa kau pikir bunda mu ini sudah tua . bahkan 25 tahun saja belum ada " Ucap Jen sambil melipat tangan nya di dada


" Iya . iya . Ya sudah Abang mau masuk kelas dulu . by bunda sayang "


cup


Varrel mencium pipi Jennie dan Berjalan menuju kelas nya . Setelah punggung varrel tidak terlihat Jen masuk ke mobil dan pergi dari kampus varrel dia akan ke markas sebelum menemui ayah Mike .


Kegiatan mereka tak luput dari banyak pasang mata yang memperhatikan betapa Romantis nya Jen dan varrel . banyak yang mengira jika Jen adalah kekasih varrel yang membuat mereka down dan minder dengan kecantikan Jennie .


Pantas saja selama ini varrel begitu dingin pada wanita ,ternyata dia sudah memiliki bidadari dalam hati nya . begitulah pemikiran mereka yang telah melihat kejadian perdebatan ibu dan anak tadi .


setelah mobil Jen pergi datang mobil Ezhel dan Aiden . Mulai lah teriakan teriakan histeris para penggemar mereka . Tapi dengan santai mereka berjalan tanpa menghiraukan teriakan teriakan yang memanggil nama mereka .


" Loh kok Lo udah disini sih rel? Seperti nya motor Lo belum ada tadi ?" tanya Aiden dan di angguki oleh Ezhel Setelah mereka sampai di kelas .


" Hm , gue di Antar bunda " jawab varrel masih tetap membaca buku nya .


" Wah ,kenapa Lo gak bilang sih kalau mau di Antar bunda ,kita juga kan pengen ketemu bunda kangen tau . " seru Ezhel yang mendapat tatapan tajam oleh varrel


" Cuma bunda gue " ucap nya penuh penekanan .


* CK . posesif banget dah " saut Ezhel lalu ia menarik bangku mendekat kan pada varrel


" Eh rel , Gue mau tanya serius ? Serius itu bunda Lo?" tanya Ezhel dan langsung mendapat tatapan tajam dari varrel ," Eh ..tenang ... maksud gue Ya kalian sekeluarga mirip sih . apa lagi Lo dan ayah Lo . tapi maksud gue kok bisa sih bunda Lo masih nampak muda banget . malah seperti kakak Lo gitu, terus ayah Lo juga ya ampun tampan nya kebangetan ,Jadi iri gue " lanjut Ezhel sambil terkekeh


" CK . Ya bener lah bunda gue " cuma itu lah jawaban dari varrel . bukan dia mau menutupi ke benaran tapi itu sudah janji dan kesepakatan keluarga tidak akan ada yang mengungkit atau mengungkapkan bahwa dirinya anak angkat Jen dan derren . baik sekarang atau di masa depan . yang mereka tau dia anak kandung derren dan Jennie


" Em kalau begitu gue mau tanya ah besok kalau ketemu bunda Lo , Apa rahasia nya biar awet muda ?" Ujar Ezhel lagi varrel hanya melirik nya sekilas dan menyunggingkan senyum tipis di bibir nya .


" Selalu bahagia " jawab varrel singkat


" Hah ?"


" Gak usah tanya bunda , Gue udah tau jawaban nya " kata varrel santai


" Serius ,cuma itu rahasia nya ?" tanya Aiden


" Hm " varrel menganggukan kepala nya membenarkan ucapan nya .


Tak berapa lama dosen datang dan mereka belajar dengan tenang hingga kelas habis . Varrel di ajak ke kantin oleh Aiden dan Ezhel tapi dia menolak karena lebih baik ke perpus . ia juga tak pernah makan di kantin selama ini . bukan apa apa dia hanya merasa tidak nyaman karena kantin pasti ramai apalagi di jam istirahat seperti ini . Ezhel dan Aiden Sebenarnya sudah memaksa nya . tapi karena varrel bersih keras tidak ingin ikut jadi mereka membiarkan varrel saja.

__ADS_1


**


Di markas black Devils London


" Selamat datang Boss " ucap seluruh anggota yang melihat Jennie datang dan dengan senang hari mereka menyambut ketua nya .


" Hm , bagaimana keadaan markas saat ini ?" tanya Jen kini ia telah duduk di kursi kebesaran ketua Black Devils .


" Sampai saat ini masih aman boss , Bos Kevan dan Rio yang selalu memantau " jawab salah satu orang kepercayaan black Devils


Jen hanya mengangguk menanggapi nya .


Jen memeriksa berkas berkas di atas meja kerja nya . Lama sudah dia menyerahkan tanggung jawab ini pada kevan dan Rio . Sekarang dia hanya akan mengecek nya saja . Bagaimana pun Ratusan ribu anggota organisasi ini menjadi tanggung jawab yang harus ia pikul . Setelah Pukul 2 siang Jen menyudahi Pekerjaan nya . dirasa tak ada masalah dia pun pergi dari markas untuk menjemput Varrel di kota Cambridge . tadi dia bilang Selesai jam 3 karena lokasi markas lumayan jauh jadi dia memutuskan untuk menjemput nya lebih awal . Sedangkan derren tadi bilang sudah berada di rumah Tn. Mike bersama Varo . Dan tuan Mike sangat bahagia karena kedatangan nya . apa lagi cucu nya yang sangat menggemaskan itu .


Empat puluh lima menit Jen sampai di Cambridge University .Jen memarkir kan mobil nya di dekat gerbang . ia berdiam di dalam mobil menunggu para mahasiswa bubar . tak lama tampak sosok yang ia tunggu . Jen keluar dari mobil dan melambaikan tangan nya pada varrel


" Sayang !! Varrel " seru nya yang membuat sang empu nya nama menoleh kearah Jen karena memang ia asik mendengar ocehan ocehan receh ke dua sahabat nya . Rencana nya mereka akan ke cafe sebrang makanya Meraka jalan kaki keluar dari Kampus dan meninggalkan mobil di parkiran kampus .


Bukan hanya mereka yang menoleh tapi para mahasiswa pun jadi mengalihkan perhatian nya pada Jen . mendengar Jen memanggil sayang itu sudah membuktikan penasaran bahwa mereka sepasang kekasih .


" Bunda " Gumam varrel lalu ia mempercepat langkahnya menghampiri sang bunda di ikuti oleh Ezhel dan Aiden.


Zen menarik tangan varrel dan mencium pipi nya lembut .


" Hai " Jen melambaikan tangan nya pada Ezhel dan Aiden .


" Hai Juga TaCan " jawab Ezhel dan Aiden bersama


" TaCan ?" Jen mengerutkan kening nya bingung


" Iya Tante Cantik " Jawaban mereka membuat Jen terkekeh .


" Hm . Bang ayo ikut ke rumah kakek Mike " ucap Jen


mereka yang mengerti pun menganggukan kepala nya .


" Emang kalian mau kemana ?" tanya Jen yang sejak tadi memperhatikan mereka


" Gak ada sih tan , kita cuma mau makan di cafe depan "Jawab Aiden dan di angguki Ezhel


" Kalian belum makan ? Ya sudah ayo makan dulu " Jen Berjalan menyebrang lebih dulu sebelum mereka menjawab . Kemudian mereka bertiga mengikuti Jen yang sudah masuk ke kafe tersebut . Banyak pasang mata yang memperhatikan Jen karena kebanyakan orang orang yang makan disitu adalah dari kalangan mahasiswa .


Wajah Khas Milik Jen yang menandakan dia bukan warga negara London , dan kecantikan serta ke anggunan yang dimiliki Jen tak mampu melepas pandangan mereka . Varrel yang baru datang bersama Ezhel dan Aiden berdecak kesal melihat pandangan mereka pada bunda nya . Jika ayah nya tau pasti sudah habis mereka .pikir nya .


Jen memilih bangku pojok ,ntah kenapa itu lebih nyaman menurut nya .


" Kalian mau pesan apa ?" Tanya Jen setelah Mereka duduk dengan Varrel di samping nya . Ezhel dan Aiden di handapan mereka .


Jen mengangakat tangan nya memanggil pelayan .


" Fish and Chip minum nya lemon tea " Ucap Ezhel


" Aku samain aja " saut Aiden


" Kalau kamu bang ?" tanya jen


" Roast meat and Mocha latte " jawab varrel


" Oke Roast meat nya dua minum nya tambah Green tea satu " ujar Jen dengan sigap pelayan menulis semua pesanan mereka .


" Baik tunggu sebentar Tuan Nona

__ADS_1


pesanan akan segera siap " ujar Pelayan itu sedikit membungkuk lalu ia berlalu ke belakang .


Tak berapa lama pesanan mereka datang . Mereka menyantap makanan dengan tenang sesekali Ezhel dan Aiden melontarkan candaan nya Jen yang pada dasar nya bawel pun merasa senang pada mereka . hingga pukul 4 kini Jen dan varrel pamit karena mereka harus ke rumah Tn Mike . sedangkan Ezhel dan Aiden kembali kerumah mereka masing-masing .


**


Sesampai nya Jen di kediaman Tn Mike


" Nda ..Abang !!!! " Seru Varo berlari menghampiri Jen dan Varrel yang baru datang .


" Hai sayang !! Sorry bunda lama ya ?" Jen menggendong Varo dan menciumnya gemas .


" Hm " jawab nya singkat sambil memeluk sang bunda


" Oh ya dimana Ayah dan Opa nak ?" tanya Jen


" Ada di dalam " tunjuk Varo ke dalam rumah . karena memang ia tadi sedang bermain di taman di temani pelayan


" Ya sudah ayo masuk , ayo bang!!"


" Baik "


mereka masuk kedalam rumah yang pernah 1 tahun Jen tinggali saat hamil Varo dulu . Jen menatap sekeliling tak ada yang berubah .


" Ayah " Jen menghampiri Tn Mike yang sedang mengobrol dengan derren di ruang Keluarga sambil menyesap kopi dan cemilan , Ia memeluk ayah sekaligus paman nya karena Tn Mike memang kakak dari mendiang ibu nya .


" Kau sudah datang nak ? Dimana Cucu ku yang tampan ?" tanya Tn Mike sambil menepuk nepuk punggung Jen .


" Itu ..." tunjuk Jen dengan dagu nya pada varrel yang baru masuk bersama Varo di gendongan nya .


" Oh .kemari nak .opa sangat merindukan mu " Varrel menghampiri Tn Mike , Mencium tangan nya dan memeluk opa nya itu .


" Kau sudah 8 bulan di sini tapi tidak pernah berkunjung kemari " Ujar nya pada varrel


" Maaf Opa , Aku sibuk dengan kuliah ku yang lumayan padat " jawab varrel merasa bersalah karena dia tak pernah mengunjungi Opa Mike . Bahkan dengan Radith pun ia jarang ketemu kalau tidak Radit yang menyempatkan diri mengunjungi nya .


" benarkah ?? Pasti kau di persulit oleh ayah mu . !!" tebak tuan Mike


" mana Ada !! Aku tidak pernah mempersulit nya yah .. Aku bahkan membebaskan nya" Potong Derren yang tidak terima karena di tuduh mempersulit varrel


" Hm kau memang tidak mempersulit nya .tapi kau memberikan waktu 3 tahun untuk dia menyelesaikan study nya , Apa kau kira ayah tidak tau .hm ? Dasar anak nakal !!" omel Tn Mike pada Derren


" Tapi kan tetap saja aku tidak mengharuskan nya yah , Dia sendiri menerima tantangan ku " bela derren pada diri nya sendiri


" Dia masih muda nak ... Dia perlu untuk menikmati kehidupan nya ..... Jangan terlalu memaksa nya ..."


" Aku tidak pernah memaksa nya ayah ,Dia ...."


Belum sempat derren menyelesaikan perkataannya Jen memotong nya lebih dulu .


" Sudah . sudah .. sayang kau bersihkan diri mu lebih dulu .. Setelah itu kita makan malam bersama,Kamar nya sebelah sana , pakaian nya nanti akan disiapkan pelayan" Ujar Jen pada varrel


" Baik bunda " Varrel beranjak ke kamar yabg di tunjuk oleh Jen, Setelah varrel tampak masuk ke kamar nya ,Jen mengalihkan pandangannya pada Derren dan ayah Mike


" Astaga !!! tidak bisakah ayah dan Kamu mas tidak berdebat tentang hal ini . Sekarang aku mau mandi dulu jangan berdebat lagi " ujar Jen " Seperti anak kecil saja " gerutu nya sambil berjalan ke kamar nya dulu untuk membersihkan diri .


"Ayah lihat lah putrimu itu , Dia selalu saja mengomel setiap hari " Adu derren pada Tn Mike


" CK .Kau tau . nanti jika dia tidak mengomel kau pasti akan merindukan Omelan nya itu " Jawab Tn Mike


" Ch . kenapa ayah benar ?"

__ADS_1


" Karena dia itu seperti ibu nya , Dulu saat Ibu nya mengomel ayah sangat ingin membungkam mulut nya , tapi saat Dia dalam mode diam ayah merasa kesepian " ujar Tn Mike mengingat Mendiang adik nya yaitu Mommy Jen . Betapa dulu adik nya itu sangat manja dan bawel pada nya . Kini ia yang sangat merindukan sosok Mommy Jennie , Rindu itu terobati dengan ada nya Jen .


Bersambung


__ADS_2