MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 70


__ADS_3

Hari ini , Fira dan Keanu berangkat ke Inggris untuk menemui Calvin, Setelah Jen berbicara pada derren satu Minggu yang lalu dan derren menyetujui jika Fira pergi bersama Keanu dengan syarat-syarat yang lain tentunya , Tidak mungkin dia mengijinkan Fira pergi begitu saja dengan masalah sebesar itu .


Di London Kevin sudah di beritahu oleh Jen tentang ini dan memintanya untuk


mencari keberadaan Calvin secara akurat, Agar Fira dan Keanu tak terlalu lama disana , Mereka berharap masalah ini segera berakhir dan tak berlarut-larut .


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 16 jam lamanya , kini mereka sampai di Bandar Udara Heathrow London Inggris. Tampak beberapa pengawal menjemput mereka disana , Mereka memutuskan untuk menginap di rumah Radith dan Nada sesuai permintaan Jen , Karena akan lebih enak jika ada seseorang yang mengurus mereka disana .Jika di Mansion Black Devils memang ada pelayan tapi mereka tak akan leluasa.


Juga Mansion Radith dan Nada cukup dekat dengan tujuan mereka .


" Kalian sudah sampai ? Ini pasti Fira dan kamu Keanu , Benar ?" Sambut Nada dengan Ramah saat mereka baru sampai di sana .


" Iya Aunty , Maaf udah ngerepotin!" Ucap Fira , dia tak tau harus memanggil apa , Karena di lihatnya nada masih sangat muda dan lebih muda dari Jen , Tapi kata Jen suami Nada Sahabat Jen sejak kuliah jadi dia memutuskan memanggil aunty pada Nada .


Nada Tersenyum lembut Fira .


" Gak ngerepotin , Aunty malah senang ! Ayo masuk kalian pasti lelah kan ? Sebaiknya kalian istirahat dulu saja , Setelah itu kita makan malam bersama" Tutur nada dengan lembut . Wanita blasteran yang memiliki satu orang putri hasil buah cintanya selama menikah dengan Radith Lebih tua hampir satu tahun dari Beby kembar Stevan dan Stevani anak Willi dan Ara . Willi dan Ara memang Menikah lebih dulu 1 bulan dari Radith dan Nada tapi karena Willi dan Ara cukup lama mempunyai momongan jadi radith lebih dulu punya anak .


" Baiklah aunty " Jawab Fira Tersenyum Pada Nada .


" Bi , Tolong antar mereka ke kamar Atas yang sudah di siapkan tadi " Ujar Nada pada seorang pelayan dirumah nya .


" Baik Nona , Mari Tuan Muda , Nona " Fira mengangguk dan Keanu hanya diam mengikuti mereka , Keanu Lagi dalam Diam Mode On karena dia juga merasa canggung disana , Ini pertama kali ia akan menginap di rumah orang yang belum ia kenal , wajar jika ia merasa canggung dan tak enak saat ini .


Setelah Fira dan Keanu di antar ke kamar masing-masing, Nada segera mengabari Jen jika mereka telah sampai , setelah itu nada mulai memasak makan malam untuk mereka sebelum Radith pulang dari kantor dan mereka akan makan malam bersama .


Seusai menyiapkan makan malam dibantu pelayan, Nada Segera keatas untuk melihat Putri nya yang terlihat baru selesai mandi dengan Baby sister nya.


" Hai sayang !! Em wangi nya ... Anak mama sudah mandi ya !!" Sapa Nada pada gadis kecil yang berusia 2 tahun lebih tersebut .


" Mama !!" Seru Rana Putri dari Radith dan Nada, Ia langsung memeluk mamanya dengan bahagia, Nada dengan. gemas menciumi pipi gembul putrinya hingga membuat Rana tertawa geli akibat ulah sang Mama.


" Ya sudah , Mama mau mandi dulu ..setalah itu kita makan malam . Oke !!" Nada dengan lembut mengelus pipi putri nya , Rana mengangguk seraya mengijinkan sang mama untuk membersihkan diri .


Tepat pukul setengah 7 malam Radith pulang dari kantor , Setelah bersih-bersih nada memanggil Fira dan Keanu untuk makan malam bersama , Kini mereka telah berkumpul di meja makan . Awalnya Fira merasa canggung ,apalagi Radith memang pendiam dan tak banyak bicara tapi hal itu malah membuat Keanu dan Radith cepat akrab , Bahkan setelah makan malam mereka berdua Bermain Catur dan mengobrol bersama .


Mereka sudah menceritakan tentang masalah mereka saat ini , walau Radith dan Nada sudah tau tapi Fira tetap mengatakan nya pada mereka .


Keesokan Harinya, setelah sarapan Fira dan Keanu segera pergi ke alamat dimana Calvin tinggal saat ini, Selama 2 tahun pergi dari rumah, Dengan bermodal Pendidikan dan pengalaman serta modal yang ia punya saat ini di usia yang menginjak hampir 29 tahun, Calvin berhasil mendirikan perusahaannya sendiri di Inggris . itu lah informasi yang Mereka dapat dari Kevan dan Rio.


Keanu dan Fira jelas tidak pergi sendiri , selain belum mengenal tempat ini juga cukup berbahaya untuk mereka. Jelas banyak pengawal yang memantau mereka walau tak terlihat, mereka di antar Supir ke kediaman Calvin yang berjarak Sekitar serangan jam dari rumah Radith .


" Benar ini rumah nya pak ?" tanya Fira pada supir yang mengantar mereka .


" Benar nona , Seperti yang Nona katakan tadi " Jawab supir tersebut .


" Baiklah , Ayo Kean !!" Keanu mengangguk dan keluar dari mobil .


Kini mereka tengah berdiri menatap bangunan mewah di depan mata mereka walau terhalang pagar besi yang tinggi tapi tetap mereka dapat memastikan jika rumah itu begitu mewah .

__ADS_1


" Kean !! benar ini rumah nya ? Tapi kata Paman Johan Tuan Calvin pergi dari rumah tanpa membawa apapun dan Zoya meninggalkan nya dengan pria lain karena Tuan Calvin tak punya apa-apa " Ujar Fira yang merasa tak yakin .


" Ya mungkin aja dia sudah sukses sekarang , Dia bukan tak punya apa-apa, Di bahkan memiliki banyak properti pribadi yang ia dapat selama memimpin perusahaan papanya , Dia sudah berpengalaman dan cukup mudah mengembangkan apa yang sudah pernah kita kerjakan " Jelas Keanu .


" Udah jangan banyak berfikir. ayo !!" Keanu menarik tangan Fira , Ia memencet bel dan tak lama seorang penjaga membukakan gerbang untuk mereka .


" Maaf , Ada perlu apa ya ?" tanya penjaga itu .


(Karena di London , Anggap aja mereka bicara B.inggris , Malas Translate )


" Begini pak , Apa benar ini kediaman Tuan Calvin ?" Tanya Keanu


" Iya benar tuan , Ada perlu apa ?" tanya penjaga itu lagi


" Bisakah kami bertemu dengan beliau pak ? Ada hal yang sangat penting yang ingin kami sampaikan , Katakan saja kami orangnya tuan Dafa " Keanu menyebut nama Dafa agar mereka lebih mudah menemui Calvin , Karena mereka tau jika hubungan Dafa dan Calvin sangat baik sebagai sahabat .


" Baiklah tunggu sebentar, Kebetulan tuan Muda sedang ada dirumah " Keanu mengangguk , kemudian penjaga itu Menelpon seseorang didalam rumah itu untuk mengatakan jika ada orang yang ingin bertemu dengan tuan mereka .


Tak berapa lama mereka di perintahkan untuk masuk , Rumah itu cukup jauh dari Gerbang tadi . Fira menatap sekeliling jalan yang kanan kirinya taman yang indah , Ada lapangan badminton juga air mancur disana . Cukup jauh mereka berjalan akhirnya sampai di rumah utama itu , Pelayan menyambut mereka dan mempersilahkan mereka duduk .


" Silahkan duduk tuan nona ! Sebentar lagi tuan muda akan turun " Ucap pelayan itu ,kemudian pelayan itu permisi dari hadapan mereka dan menyiapkan minuman untuk tamu tuan nya .


Dan benar tak berapa lama Tampak Sosok pemuda Tampan yang seumuran derren tapi lebih muda dari derren , Berjalan menuruni anak tangga dengan Elegan dan menghampiri mereka .


Fira sampai terpana melihat ketampanan buang Calvin miliki , Tapi masih lebih tampan Ayah derren pikirnya . Keanu yang melihat Fira terpesona oleh Calvin pun berdecak tak suka . Fira yang menyadari itu terkekeh geli melihat Keanu cemburu hanya karena dia terpesona oleh ketampanan Calvin . kemudian Fira mendekatkan diri pada Keanu dan membisikan sesuatu di telinga pemuda itu .


" Tenang saja ! Kau jauh lebih tampan darinya " bisik Fira yang mampu membuat wajah Keanu memerah karena perkataan . Fira terkekeh melihat respon Keanu. Dia pun kembali duduk tegak setelah Calvin sudah berdiri tegak dihadapan mereka .


" Perkenalkan tuan Saya Keanu dan ini Fira " Ujar Keanu sambil mengulurkan tangannya pada Calvin . Calvin menyambut uluran tangan Keanu dan Fira kemudian ia menyuruh mereka duduk kembali .


" Silahkan duduk ! Ada perlu apa sampai kalian datang jauh-jauh kesini ? Jika ada yang di sampaikan bukankah Dafa bisa bicara langsung melalui telepon padaku ?" tanya Calvin heran , Wajahnya penuh intimidasi menatap Keanu dan Fira , Dia juga tak akan percaya begitu saja pada orang yang baru ia temui , Calvin menatap mereka penuh selidik, Jika dilihat dari penampilannya mereka bukanlah orang susah dan Keanu ? pemuda itu penuh dengan Karisma dan kewibawaan.


Keanu yang memang berdarah dingin tak merasa takut atau terintimidasi, Dia juga memasang wajah datar dan dingin yang penuh ketegasan .


" Kean ,Biar aku yang berbicara " Fira menatap Keanu dan memegang tangan pemuda itu dengan lembut , Wajah Keanu yang datar takutnya malah akan membuat masalah bertambah rumit , Pikir Fira


" Tuan Calvin , Begini .... " Fira menarik nafas sebelum menyampaikan kebenarannya , Ia mengambil sesuatu yang ada di dalam tas nya.


" Sebelum itu , Aku ingin menyampaikan permintaan maaf seseorang pada anda , Dia sangat berharap anda mau memaafkannya serta Papa dan mamanya " Ucap Fira ambigu yang membuat Calvin mengerutkan keningnya bingung . Fira yang mengerti itu menyerahkan buku Dairi milik Sasha pada Calvin .


" Tuan , Setalah anda melihat ini anda akan tau , Anda pasti mengetahui buku ini bukan ?" tanya Fira sembari menyodorkan Buku itu , Calvin menerima buku Tersebut, Ia jelas tau dan sangat mengenali buku itu , Karena dialah yang menghadiahkan buku Dairi tersebut pada adik kesayangannya. Tapi ....


"I.. Ini ....? Bagaimana mungkin ? A.. Apa yang terjadi pada Sasha ? Ti.. tidak !! Ini tidak mungkin !!KATAKAN !! APA YANG TERJADI PADA SASHA !!" Teriak Calvin pada Fira .


" Tuan Tenangkan diri anda !!" tegas Keanu yang tak suka melihat Calvin membentak Fira .Fira masih terkejut dan juga bingung , Bahkan Calvin belum melihat isinya tapi pria itu bertanya apa yang terjadi seolah ia tau apa yang sedang terjadi , bahkan mereka belum ada yang memberitahu .


" Katakan Dimana Sasha !!" Tegas Calvin , Ia sudah di liputi kecemasan yang mendalam dengan kondisi adik nya . Bukan tanpa alasan Calvin seperti itu , Karena Dulu saat Calvin memberikan buku Dairi itu pada Sasha , Sasha awalnya menolak karena dia tak ingin mencurahkan isi hatinya pada buku ,Sasha hanya ingin Bercerita pada Calvin, Kakaknya ! Tapi Calvin memberi pengertian karena Calvin tak bisa selalu berada didekatnya dengan kesibukan pekerjaan nya , Apalagi setelah ia mengenal Zoya . Calvin meminta Sasha menulis selama ia tak berada bersamanya , Karena itu Sasha mau tapi dengan syarat Calvin tak boleh melihat apa yang ia tulis di buku itu dan Calvin menyanggupi nya .


Bahkan Sasha menyimpannya di brangkas agar Calvin tak bisa mencuri baca buku itu , Sasha juga berkata " Kakak akan membacanya nanti jika suatu saat aku sudah tidak ada lagi di dunia ini" Tutur Sasha sambil terkekeh ,karena melihat kakaknya Cemberut karena gagal membaca buku itu . Tentu saat mendengar perkataan Sasha ,Calvin sangat marah dia tak suka Sasha bicara seperti itu . Jadi saat melihat Dairi itu Pikiran Calvin sudah berlari kemana-mana ,karena tidak mungkin Fira dapat membawa buku itu tanpa seijin Sasha sendiri .

__ADS_1


Mata Calvin berkaca-kaca memikirkan kemungkinan besar yang terjadi , Ia bahkan serasa tak sanggup untuk mendengar apa yang sebenarnya .


Fira dan Keanu diam melihat reaksi Calvin saat ini, Calvin kembali menatap tajam pada mereka .


" Siapa sebenarnya kalian ?" tanya Calvin


Sebelum Fira menjelaskan lebih lanjut,dia meminta Calvin untuk Tenang .


" Tuan aku akan menceritakan semuanya , tapi aku mohon jangan menyela sebelum aku selesai berbicara dan tenangkan diri anda " Ucap Fira kemudian


" Baiklah "


" Aku bertemu Sasha sekitar satu bulan yang lalu dirumah sakit , Saat itu dia tengah bersedih begitu juga dengan diriku . Saat itu orang tuanya kecelakaan dan koma sedangkan Aku kakak Ku juga saat itu sedang koma karena sebuah insiden . Kami bertemu di taman rumah sakit dan berbagi kesedihan , dia sangat kesepian dan kami menjadi dekat setiap hari kami akan berbagi cerita di sana , Sampai beberapa hari kami tidak bertemu dan tanpa sengaja saat aku hendak kerumah sakit aku melihat Sasha sendiri di taman tak jauh dari rumah sakit , Dia tampak sedih dan terpukul saat itu , Dia memintaku untuk tidak meninggalkan nya . Dia .... " Fira menarik nafas panjang sebelum melanjutkan perkataannya


" Katakan !!" Calvin walau sangat syok mendengar orang tuanya kecelakaan tapi ingin mendengar kelanjutan ceritanya


" Dia sangat sedih saat itu, Dia merasa sendiri saat itu , dia benar-benar merasa terpukul saat itu !!" Fira tak kuasa menahan Air matanya ,mengingat pertemuan terakhir dirinya dengan Sasha , Wajah polos yang kesepian dan sendirian terus menari di pikiran nya .


" Tuan .. Dia ... Merasa benar-benar sendirian Setelah kepergian kedua orang tuanya , Tepat hari itu adalah hari ke 3 kedua orang tuanya meninggal , Maka itu dia merasa sendirian "


" A.. apa !! Papa .. Ma.. mama " Calvin bergetar dan menutup mulut nya tak percaya dengan semua ini , Dia memang marah saat itu pada orang tuanya tapi setelah penghianatan yang Zoya lakukan dia menyesal dan ingin meminta maaf pada papa mama nya , dia sadar kenapa mereka tidak merestui hubungan nya dengan Zoya . tapi dia belum berani dan menenangkan diri dengan pergi ke Inggris dan memulai bisnis nya disana .setelah sukses ia akan kembali untuk meminta maaf pada papa dan mama nya , Tapi sekarang ?? Semua sudah terlambat bahkan tak ada waktu untuk menyesal saat ini .


" Ke kenapa tidak ada yang memberitahu ku ?" Gumamnya frustasi


" Saat Papa dan mama Tuan kecelakaan, Sasha sudah berusaha menghubungi tuan tapi dia bilang jika nomer tuan sudah tak bisa dihubungi sejak lama , Tuan Dafa saat itu juga tidak tau karena dia sedang mengurus proyek di luar kota , Dia kembali setelah hari ke 4 Orang tua tuan meninggal " Jelas Fira


" Lalu ini ?" Tanya Calvin lagi , Ia masih bertanya tentang Buku Dairi itu


" Ini ... Setelah dari taman kami berencana kerumah sakit , tapi ....." Rasanya Fira tak sanggup lagi untuk melanjutkan ceritanya saat ini , ia menghapus air mata nya .


" Tapi ..." Calvin sangat tak sabar karena Fira tak kunjung bicara , Ia juga tau dan bisa merasakan kesedihan gadis itu .


" Tuan , Sebaiknya anda kembali bersama kami, Anda akan tau semuanya saat disana nanti " Ujar Keanu kemudian , Ia tak tega melihat Fira menangis mengingat dan merasa bersalah .


Calvin menghela nafas nya, mengontrol emosi yang bergejolak dalam dirinya .Ia memang harus kembali . ia tak bisa keras kepalanya terus menerus . Bahkan akibat keras kepalanya keluarganya menjadi berantakan , papa dan mamanya meninggal karena salahnya membiarkan sang papa yang sudah tua mengurus perusahaan kembali dan bepergian keluar kota di usianya ya g tak lagi muda .


"Maafkan Calvin pa , ma !! Calvin akan menjaga Sasha dengan baik mulai saat ini , Calvin tidak akan membuatnya merasa kesepian lagi " ujar Calvin dalam hati yang belum mengetahui jika Sasha juga telah tiada .Walau Calvin sempat kepikiran setelah melihat Dairi itu tapi ia menepis pikiran negatif dalam hatinya saat ini .


" Baiklah , Aku akan kembali bersama kalian " Tegas Calvin membuat Keanu dan Fira bernafas dengan lega . Mereka belum tau apa yang akan terjadi jika Calvin mengetahui adiknya telah tiada , tapi setidaknya dia kembali lebih dulu saat ini .


.


.


.


Bersambung


Hai Readers, Jangan Lupa like this page.

__ADS_1


Komen serta Vote sebanyak banyak nya ya .. Akhir-akhir ini emang author lagi sibuk jadi jarang up . Maaf ya ..


Happy reading


__ADS_2