MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 69


__ADS_3

" Paman , Aku Akan pulang lebih dulu , Aku janji akan menyelesaikan masalah ini tapi aku tidak bisa janji bisa melakukan nya dengan cepat , Tolong paman urus urusan disini lebih dulu sebelum kak Calvin kembali , Aku yakin dia akan kembali " Tutur Fira pada Paman pelayan


" Tapi nona Bagaimana dengan urusan perusahaan Haris Company ?" Paman Johan , Sebagai kepala pelayan yang sudah lama mengabdi di keluarga itu juga turut prihatin dengan keadaan Perusahaan apalagi pemimpin mereka telah tiada , dia takut jika situasi ini di manfaat musuh .


" Iya , kenapa aku tidak kepikiran sampai kesana ! Oh ya paman siapa orangang kepercayaan Orang tua Sasha selama ini di perusahaan?" Jika mengetahui Hal ini ,Fira bisa berdiskusi pada Orang tersebut untuk menghandle perusahaan sementara Ahli waris belum pulang .


" Tuan Dafa Nona , Dia adalah teman baik tuan muda Calvin , Karena sebelum tuan muda Calvin pergi dialah yang memimpin perusahaan sampai masalah terjadi Dia pergi dan tuan besar kembali mengambil alih perusahaan dan selama satu bulan ini dia juga yang menghandle perusahaan selama tuan dan nyonya sakit " Jelas Paman Johan


" Baiklah , aku mengerti ! Mungkin dia juga selama tau atau mencari keberadaan Tuan Calvin . ini juga akan lebih mudah , Bisa aku minta nomor ponselnya Paman ? " Sebelum bicara pada Derren dan Jen dia akan bertanya dulu pada Dafa .


" Bisa nona , Ini " Setelah itu Fira pamit pergi dari sana . Ia segera menghubungi Dafa dan membuat janji temu dengan nya . Dafa meminta Fira untuk datang langsung ke perusahaan Haris Company yang berada di jalan xx .


Tidak terlalu jauh kalau dari kediaman keluarga Sasha , Fira mengendarai mobil hanya memerlukan waktu 15 menit untuk sampai ke Perusahaan itu .


" Permisi nona , Ada yang bisa kami bantu ?" tanya resepsionis itu ramah


" Iya , Saya ingin bertemu dengan Tuan Dafa tadi sudah membuat janji ' Ujar Fira langsung ke intinya


" Baiklah nona , sebentar saya tanyakan terlebih dulu " Setelah memastikan ucapan Fira resepsionis itu mempersilahkan Fira untuk langsung ke lantai atas dimana ruangan Dafa sebagai asisten Presdir berada.


Tampak seorang sekretaris mempersilahkan Fira untuk masuk kedalam ruangan tersebut.


" Selamat siang tuan Dafa , Maaf mengganggu waktu anda " Ucap Fira sambil membungkuk hormat pada seseorang disana yang tak lain adalah Dafa .


" Selamat siang Nona Fira ?? Benar ?" tanya Dafa ramah


" Benar "


" Mari silahkan duduk " Dafa mempersilahkan Fira untuk duduk di sofa dan kemudian Dafa menyuruh sekertaris nya atau lebih tepat sekertaris Presdir untuk menyiapkan minuman.


" Tidak perlu repot-repot , aku tidak akan lama " tolak Fira secara halus , karena memang setelah ini dia akan segera pulang. ia tau pasti saat ini orang rumah tengah khawatir padanya .


" Tidak merepotkan nona " Ucap pria itu


" Baiklah "


Setelah sekertaris itu keluar ,Fira mulai mengutarakan maksud kedatangannya .


" Tuan Dafa , begini .. Saya tau anda teman dari tuan Calvin dan saya ingin menyampaikan pesan terakhir dari Sasha teman saya " Tutur Fira, Sebelum ia melanjutkan perkataannya Dafa memotong pembicaraan nya lebih dulu


" Tunggu nona!!maksud anda pesan terakhir Apa?" tanya Dafa bingung , pasalnya dia memang tak tau jika Tuan , Nyonya serta nona muda Keluarga Harus telah tiada dalam kurun waktu yang singkat .


" Tuan , Apa Anda sebagai orang kepercayaan keluarga Harus tidak mengetahui nya ?"tanya Fira yang juga heran , Sebagai Orang kepercayaan Keluarga ini bagaimana dia tak tau . pikir Fira


" Tau apa ? Aku tau jika tuan dan Nyonya besar sedang berada di rumah sakit akibat kecelakaan dan saat ini sedang koma , Tidak ada yang tau hal ini karena Saya menutupi nya agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan jika pihak


musuh mengetahui ini pasti mereka akan mencari cela untuk mengusik perusahaan " Jelas Dafa


" Dan saya sudah 2 Minggu ini berada di luar kota untuk meninjau proyek yang ada disana , Baru tadi malam saya kembali kesini , Dan belum sempat untuk melihat keadaan keluarga Tuan dan nyonya " Lanjut Dafa kembali karena memang itu lah faktanya .


Kini Fira sudah mengerti dan memahami keadaanya , Ia menghela nafasnya dan memijit pelipisnya mendengar penjelasan Dafa .


" Baiklah aku mengerti , Tuan dan nyonya Harus telah meninggal 3 hari yang lalu, dan Sasha juga telah ... Meninggal Kemarin karena kecelakaan " Fira berkata dengan berat dan matanya kembali berkaca-kaca mengingat pengorbanan Sasha untuk nya .


" A.. Apa yang kau katakan nona " Dafa begitu syok mendengar kenyataan yang Fira sampaikan


" Itu benar , dan saya kesini untuk menyampaikan pesan terakhir dari Sasha .. " Fira mulai menceritakan semuanya tanpa ada yang ia tutupi bagaimana Sasha kecelakaan tapi dia tidak bicara tentang donor hati itu , Fira akan mengatakannya pada kakak Sasha nanti jika mereka bertemu , bagaimana pun Kakak Sasha harus tau hal ini , Fira akan menerima konsekuensinya apapun yang terjadi nanti .

__ADS_1


" Maafkan aku !!" ujar Fira penuh penyesalan


" Hah .. ini bukan salah mu nona , Ini adalah pilihan nya , Aku tau dimana Calvin berada tapi saat ini tidak mungkin untuk meninggalkan perusahaan, Bisa kah kau yang menemuinya dan menjemput nya pulang kesini ?" Tanya Dafa


" Aku mengerti , Aku akan menemuinya ! Apakah dia berada di Inggris ?" tanya Fira


" Bagaimana kau bisa tahu ?" tanya Dafa heran


" Ini " Fira memberikan Dairi Sasha pada Dafa dan juga foto Calvin serta Zoya .


" Huh !! Aku mengerti sekarang , Calvin sedikit keras kepala kau harus sabar menghadapi nya nona, Tapi aku yakin dia akan kembali setelah mendengar apa yang terjadi , aku sebagai teman juga sangat menyayangkan sikapnya itu yang hanya demi wanita seperti ini dia rela meninggalkan keluarganya , Tapi aku tidak bisa melakukan apapun saat itu " Dafa memandang kosong ke sembarang arah mengingat kejadian masa lalu ,bukan dia tak berusaha mengingatkan Calvin , Hanya teman nya itu yang terlalu keras kepala .


Bahkan sebelum wanita itu masuk penjara karena kasus yang tidak dia ketahui , Wanita itu sudah meninggalkan dirinya dengan pria lain setelah tak lama mengetahui jika Calvin pergi dari rumah dan tak membawa apapun dari keluarganya .tapi bukan berarti dia miskin , Calvin masih punya Banyak uang dan properti hasil jerih payahnya selama memimpin perusahaan .tapi tetap saja wanita itu tak merasa puas .


Fira tak bisa berkata apapun lagi , Dia juga tak bilang jika dia mengenal Zoya , Setelah pembicaraan mereka dan Dafa memberikan alamat Calvin di Inggris dia pamit pulang pada Dafa.


**


Di tempat lain, Pagi itu ! Setelah mendapat Telepon dari Jen Keanu segera kerumah sakit untuk menjenguk dan melihat ke adaan Fira dan temannya .


Sesampainya dirumah sakit Keanu langsung menuju ke lantai 3 dimana jen bertemu Fira kemarin . Keanu bertanya kepada Staf rumah sakit tentang keberadaan ruangan Sasha dirawat tapi Fakta yang mengejutkan harus ia dengar .


" Maaf tuan , Pasien bernama Sasha Haris telah meninggal dunia Kemarin dan Sudah di bawa pulang oleh keluarganya " jawab staf tersebut


" Apa ??" Keanu syok dan tak percaya dengan apa yang ia dengar , lalu ia bertanya tentang dokter yang menangani Sasha kemarin , Setelah mengetahui dimana ruangan dokter itu Keanu dengan cepat berjalan menuju ruangan dokter itu .


Tok tok tok


" Masuk "


" Selamat pagi dokter !" sapa Keanu


" Begini dokter , Saya mau bertanya tentang pasien bernama Sasha , Apa yang terjadi padanya ?"


" Maksud anda , Sasha Haris ?" tanya dokter itu ragu


" Ya benar !" tegas Keanu


Dokternya tersebut awal nya tak ingin memberi tahu karena itu adalah privasi pasien , Tapi setalah Keanu berkata bahwa ia keluarga nya yang baru tahu jika Sasha kecelakaan baru dokter itu menjelaskan kondisi Sasha hingga meninggal , tapi dokter itu tak memberitahu tentang Sasha yang mendonorkan hati ya untuk seseorang Karena sebelum nya Sasha telah berpesan agar merahasiakan hal ini dari siapapun baik itu keluarganya .


" Baiklah ,terima kasih dokter ! Saya permisi "


" sama-sama tuan .. Silahkan !" Setelah keluar dari ruangan dokter Keanu segera pergi ke rumah Sasha , karena kemungkinan besar Fira ada disana . pikirnya .


Tapi lagi-lagi dia harus kecewa karena Fira sudah pergi dari sana sejak pagi , Jadi dia memutuskan untuk kembali kerumah Jen ,Keanu tau hari ini Jen tak pergi kemana pun karena Jihan yang ingin ikut dengan Jen ke rumah sakit tapi Jen tidak mengijinkan nya .


Sesampainya di rumah Jen ,Keanu di sambut hangat oleh pelayan karena dia sudah sering berkunjung kerumah itu .


" Bunda Jen ada bi?" tanya Keanu


" Em .. Nyonya tadi keluar bersama nona Jihan ke rumah tuan Gabriel ,tuan muda " jelas bibi , Keanu mengangguk mengerti dan menyuruh bibi kembali mengerjakan pekerjaan nya karena dia akan menunggu Jen disini .


Keanu mengirim pesan pada Jen jika dia berada dirumah , Tak berapa lama bibi datang mengantar minuman untuk Keanu dan kembali kebelakang .


Keanu mencoba menghubungi Fira kembali tapi hasilnya tetap nihil , Gadis itu tak bisa dihubungi ! Keanu mendesah kesal memikirkan keberadaan Fira saat ini , Dia juga khawatir dengan keadaan gadis itu , Keanu tau pasti Fira akan merasa sangat bersalah dengan kejadian ini . Tapi Fira malah tak bisa di hubungi sama sekali .


Tak lama Jen kembali dan menghampiri Keanu yang berada di ruang tamu . Jihan sangat senang melihat Keanu berada dirumah nya .

__ADS_1


" Kak Kean !!" teriak gadis kecil itu


" Hai, My Queen !! Dari mana saja . hm ??" tanya Keanu dengan senang menyambut Jihan dalam gendongan nya .


" Aku tadi habis main bersama Kak Rara " Jawab Jihan riang


" Wah asik dong !! " Keanu dan Jihan asik bercengkrama , Sampai Jen menyuruh Jihan untuk tidur siang lebih dulu bersama Alia .


Tinggallah Jen dan Keanu di ruang tamu , Keanu mulai memberi tahu Jen apa yang sebenarnya terjadi disana , Dan dia juga sudah ke rumah Sasha tapi kata pelayan Fira sudah pulang sejak pagi ,hal itu membuat Jen bertambah khawatir juga merasa bersalah pada gadis bernama Sasha tersebut , Walau Jen belum pernah bertemu dengan Sasha tapi Jen tau jika gadis itu adalah gadis yang baik .


Karena sudah siang , Jen menyuruh Keanu untuk makan siang disana . Derren sudah menghubungi Jen jika Varo di jemput olehnya dan ikut keperusahaan bersama dirinya , jadi mereka hanya makan siang Berdua , karena Jihan masih tidur siang .


Setelah makan siang Jen mengajak Keanu ke ruang kerjanya , Dia akan melacak keberadaan Fira saat ini , Tapi sebelum itu terdengar suara langkah kaki seseorang dengan Wajah lesuh dan banyak pikiran masuk kedalam rumah tersebut, membuat Jen dan Keanu menoleh ke arah gadis itu .


" FIRA !!" seru Keanu dan Jen bersama .


" Bunda !! Kean " lirih Fira . Fira langsung memeluk Jen berharap menghilangkan sedikit beban yang ia pikul saat ini .


" Sayang , kau dari mana saja ? Kami sangat mengkhawatirkan mu " Tutur Jen lembut sambil mengelus lembut punggung Fira yang dalam pelukannya .


" Maaf bunda , Sudah Membuat kalian khawatir . aku ...."


" Shhtt!! Kita duduk dulu , Kau bisa ceritakan pelan-pelan pada bunda " Jen mengajak Fira untuk duduk di sofa , di ikuti oleh Keanu duduk di hadapan mereka .


" Bunda.. Sasha .. Dia " Mata Fira kembali berkaca-kaca mengingat Sasha .


" Sayang , Tenangkan dirimu ! Jangan cerita jika kau belum siap " Ujar Jen mencoba memberi pengertian pada Fira , walau ia sebenarnya penasaran apa yang sebenarnya terjadi .


" Gak bunda , Ini harus di selesaikan dengan segera !! " Tegas Fira , ia duduk tegak dan mulai menceritakan semuanya pada Jen dan juga Keanu yang berada disana .


Fira menceritakan tanpa ada terlewat, termasuk Zoya dan Hati Sasha yang di donor kan untuk Vania , Serta Kakak Sasha yang saat ini berada di London , Inggris.


Jen menutup mulutnya Batak percaya ! Begitu banyak yang Fira alami dan dia tak tau akan hal itu . Jen memeluk Fira untuk menenangkan gadis itu , Keanu juga tak menyangka berawal dari Masalah Keluarga nya hingga merambat sampai pada masalah seperti ini .


" Tenang lah sayang ! Bunda akan membantu menyelesaikan masalah ini , Tapi untuk ke London bunda Atau ayah tidak bisa sayang , Banyak sekali urusan disini yang tak bisa ditinggal " Jen bingung untuk saat ini , Varrel tak mungkin karena kondisi Vania belum stabil. Tidak mungkin Fira pergi sendiri , Dia tak akan mengijinkan hal itu , walau disana ada Radith dan yang lainnya tapi tetap Jen tak bisa melepas Fira pergi seorang diri Jen juga khawatir jika Calvin mengetahui jika adik kesayangannya mendonorkan hatinya , Pemuda itu tidak akan terima dan menyalahkan Fira .


" Bunda !! biar aku yang pergi bersama Fira kesana , Aku akan menjaganya dan membawa pulang Tuan Calvin dengan segera " Ucap Keanu kemudian .


Jen berfikir sejenak ,sebelum menyetujui perkataan Keanu .


" Itu juga bukan ide yang buruk , Tapi bunda perlu membicarakan ini pada Ayah ! Tunggu lah besok bunda akan memberi keputusan , Fira setelah bertemu Calvin jangan katakan jika Sasha telah mendonork hatinya untuk Vania disana. Setelah dia kembali kesini baru kita bicarakan hal ini padanya , Bunda hanya khawatir dia syok dan menyalahkan mu untuk hal ini " Jelas Jen


" Baik bunda , Tapi apa tidak masalah nantinya ?" tanya Fira ragu


" Bunda tidak menjamin tidak ada masalah. karena dari cerita mu Calvin seperti nya sangat menyayangi Sasha , Bahkan untuk teman saja dia sangat posesif pada adiknya , Apalagi setelah mengetahui hal itu " Jen juga khawatir tentang hal ini ,tapi Sebagai Keluarga , Calvin berhak tau tentang ini .


" Tapi jangan khawatir, Kau bilang Shasha menyampaikan hal ini pada Dokter dirumah sakit kan ? Kita akan dapatkan Video Sasha saat mengatakan hal itu untuk bukti yang akan kita berikan pada Calvin , Setidaknya dia akan mendengarkan perkataan Sasha pada dokter itu, Agar dia percaya " Ujar Jen lagi .


" Terima kasih bunda !! "


" Sha , Aku berjanji akan menyampaikan permintaan maaf mu dan membawa pulang kakak mu , Maaf kan aku yang belum bisa menjadi teman yang baik untuk mu dan malah merepotkan dirimu" batin Fira


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2