
Sore harinya.
Kaila telah sampai di rumah..dia membuat masakan se adanya untuk mengisi perutnya sandiri..untuk masalah makan eren dia tak mau melakukan nya lagi krna percuma dia masak jika pada akhirnya tak di sentuh sedikitpun oleh eren.
Dan untuk saat ini,dia akan berusaha kembali menggoda dengan tubuhnya seperti apa yang di katakan Sahabatnya siang tadi.
Usai makan,kaila kembali ke kamar.. dia menyiapkan pakaian yang akan dia kenakan nanti malam.
Waktu terus berlalu.. udah menunjukkan jam 7malam,kaila tak lagi turun untuk makan malam.dia sibuk memeriksa dokumen yang dia terima dari email nya.membaca dan memahami..jika ada yanh salah maka dia hanya perlu memberi tanda agar di perbaiki,setelah semuanya usai setelahnya diapun meletakkan ponselnya dan bersiap...
Mandi dengan wewangian,kaila tak menghabiskan waktu lama di kamar mandi,takut eren pulang lebih awal meski biasanya jika dia pulang kerumah eren selalu pulang larut malam. Jadi malam ini tak ada yang tau kapan eren akan pulang.
"Baisanya,aku merasa risih jika melihat wanita2 memakainya di dalam sinetron.tapi sekarang.. malah ku sendiri yang akan memakai baju kurang bahan ini." grutu kaila merasa tak nyaman dan ragu untuk mengenakan gaun tidur transparan itu.
"Warnanya cantik..tapi aku . apakah aku harus mengenakannya..? apa dengan begini eren mau menyentuh ku?.. egh...semangat kaila,kamu pasti bisa...semangat.." ujar kaila menyemangati diri sendiri agar tidak gugup,meski pada akhirnya rasa gugup itu tak.berkurang sedikitpun.bahkan tubuhnya terlihat bergetar setelah gaun yang pernah di caci makinya itu ia kenakan.
plaak plak plaak..
Kaila menepuk kedua pipinya dengan pelan namun masih meninggalkan rasa sedikit sakit.. hal itu dia lakukan agar otaknya tidak berfikiran untuk mundur lagi.
"Apakah..apakah ini masih diri ku yang sama.?
dengan pakain ini,apakah aku benar2 bisa menaklukkan eren.?" tanyanya lagi di saat melihat pantulan dirinya di cermin.
setelah termenung..tiba2 ada suara alangkah mendekat membuat kaila langsung bergegas menuju ranjang,berbaring menutupi tubuhnya dengan selimut.dia masih belum siap.
__ADS_1
" Kenapa di pulangnya cepat sekali.? ini tidak sepeti biasanya..? oh benar juga.. dia tidak tau jika aku akan pulang kan." batin kaila memejamkan mata bersamaan pintu kanar terbuka.
Dengan tubuh ber keringat,eren menatap kaila yang tak biasanya tidur lebih awal sebelum dirinya datang.
..." Cepat sekali dia tidur hari ini,baisanya dia akan menunggu ku hingga datang." batin eren sambil melepas dasinya.....
" Dia bisa tidur dengan cepat ternyata.. sungguh ajaib."
Eren melangkah menuju kamar mandi namun langkahnya terenti .
"Atau jangan jangan dia demam karna kehujanan kemaren..?"
(hujan saat insiden pengejaran pembunuhan)
Eren berbalik dan mendekat ke ranjang,mendapati kaila yang berkeringat dingun karna tegang. eren memeriksa suhu tubuh kaila.dia menyentuh kening kaila dengan tangannya dan mendapati kaila sedikit panas. eren fikir itu adalah demam namun panas itu di dapatkan karna rasa tegang yang kaila rasakan.
seketika mata kaila yang terpejam terbuka sempurna..dengan ragu2 kailapun bersuara. " Anu... eren, dokter tadi sudah melihat ku.dia bilang aku hanya perlu istirahat saja." lirihnya membuat eren menoleh.
" Sungguh.?" kaila mengangguk.
"Jika memang begitu,kamu istirahatlah.."
"eeem..."
Eren meninggalkan kaila,dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri karna sudah tidak.nyaman dengan tubuhnya yang berkeringat.
__ADS_1
..." Hari ini dia benar2 kelihatan aneh.. tali akutidak tau apa yabg membuatnya aneh seprti ini.." batin eren....
sedangkan kaila dia bernafas lega...melihat kepegian eren dari hadapannya.krna masih gugup diapun menghubungi Alana dan meminta saran lagi darinya.
^^^π² Lan..aku sudah berdandan dan eren sedang mandi. lalu apa yang harus aku lakukan.?"^^^
π² Lo ini ,benar benar bodoh deh...
ya kamu harus menerjangnya membuatnya tidak bisa berkutik dan tunduk pada mu..goda dia di kamar mandi..bukannya kita serung kali melihat hal sepeti itu di asrama.."
^^^π²Tapi... aku...^^^
π²Tidak ada tapi tapian...sana pergi aku juga akan pergi..
tut tut tut.
sambungan telfon pun terputus sepihak membuat kaila menatap sendu pada ponselnya.
huh...
"Aku harus melakukannya.." semnagatnya
Kaila bangun dari pembaringan nya.. diapun melangkah perlahan menuju depan pintun kamar mandi.
Mengambil nafas dalam2 lalu di keluarnya pelan,bersiap membuka kenop pintu kamar mandi dan.
__ADS_1
...π₯ππππ₯...