My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
Pergi


__ADS_3

Masih pagi pagi sekali.Eren bangun dari tidur lelapnya.. rasanya aneh karna tidur nya baik2 saja sehingga dia bangun pagi sekali krna merasa dia sudah tidur sangat lama.


membasuh wajahnya dan menggosok gigi..Eren keluar dari kamarnya dengan baju rumahan.baju kaos dan celana training eren melangkah membuka satu persatu kamar yang ada di kediamannya.. dia tak menemukan apa yang di carinya.


Pergi kemana dia sepagi ini? apakah dia tidur di kamar pada pelayan?"


batin eren yang tak mendapati kaila di semua kamar yabg ada di kediamannya.


"mungkin saja.. lebuh baik aku joging untuk membuat tubuh ku sehat,sudah lama aku tidak olahraga." gumamnya melangkah menuju keluar rumah.


dia pun menuju halaman rumahnya..melakukan pemanasan dengan beberapa pergerakan dan memulai lari lari kecil di sekitar rumah.


Usai melakukan olahraga dengan waktu yabg cukup lama sehingga matahari mulai terlihat.. eren menghentikan kegiatannya,dia berselonjoran untuk menata nafasnya yang ngos ngosan.ingin berbaring menghilangkan lelah namun diurungkan karna rumpu2 terawat itu masih basah krna embun.


" bos,minumnya.." seru seorang prajurit yang bertugas menjaga kediaman eren mo.garden cty.


" Maksih..."


Setelah minum,eren beranjak dari duduknya krna rasalelah sudah berangsur2 menghilang.dia berjalan menuju dlm rumah dan mendapati seorang pelayan di sana.


" Bangunkan Kaila.. jangan biarkan dia malas malsan.ajari dia sesuatu agar mumpung dia sedang tidak bisa masuk kuliahnya." pintanya sambil melangkah menuju anak tangga.


" Baik tuan.." pelayan itu hendak naik ke lantai dua,dia berdiri di belakang eren mo mengikuti langkah eren dengan kehati hatian.


" Kenapa kamu mengikuti ku.?" menghentikan langkahnya dengan raut dingin.


" membangunkan Nona Kaila tuan."


"Dia tidak ada di kamar.. cari juga di kamar lain.tidak.. cari di kamar para pelayan mungkin saja karna marah dia tidur di tempat kalian." ucapnya sambil memijit pelipisnya.


" Baik,saya akan mencari nona di kamar para pelayan tuan."


pelayan tersebut melangkah meninggalkan pekerjaan setelah memberi isarat pafa yang lain yabg sedang bekerja.dia seakan bertanya.. 'Apakah kaila ada di tempat mereka'. dan isarat itu mendapatkan gelengan kepala dari semuanya.


Mau tidak mau pelayan tersebut harus bertemindak..mencari kaila di setiap kamar yang ada. di rumah utama dan tempat tinggal paranpelayan.


Usai membersihkan diri dan telaj siap dengan setelan kemejanya.eren menuju meja makan yang sudah terlihat beberapa masakan sudah tertata rapi di sana,namun ada sesuatu yang kurang..dengan terus melangkah eren mo berfikir apa kekurangan tersebut.sehingga dia menarik satu kursi dan duduk di sana.menikmati kopi yang masih mengeluarkan asapnya.hangat.


tap tap tap...


langkah kaki cepat mendekat ke arah eren mo.. dan berdirilah pelayan tadi dengan wajah lelah dan khawatir.


" Tuan muda...nona kaila tidak di temukan di mana pun.." katanya dengan ngos ngosan.


eren menghentikan pergerakan tangannya yang akan membuka koran hari ini. dia diam sejenak.

__ADS_1


" kumpulkan semua orang.." printahnya dingin.


"Baik tuan..."


semuanya berkumpul seprti yabg eren inginkan.semua nya bertanya dengan heran dalam hati mereka.


" Di antara kalian ada yang melihat kaila.?" tanyanya..


diam sunyi.. semua saling pandang bertanya2 pada satu sama lain.


"Kalian apa ada yang melihat kaila apa tidak..?" tanyanya lagi dengan bentakan.


semua menggeleng serempak membuat eren mo semakin geram..dia seprti berbicara dengan orang bisu.


" Dia tidak ada di kamar kalian..?"


lagi2 semua menggeleng serempak.


Brak


...___πŸ₯€___...


"jawab.. kalian bisu..?" triaknya membuat gemetar.


"Sial...." pekik eren mo. geram.dia baru sadar jika kaila telah pergi sedari malam.


pergi ke mana gadis itu.. di malam hari dengan pakaian seprti itu..


aku harap kamu baik2 saja Kaila.."


Kaila yang sudah bangun dari beberapa menit lalu masih setia duduk di ranjangnya,menyandarkan tubuhnya pada dasbort ranjang yang empuk dan nyaman.


Sedari tadi..dia terus menatap sekeliling kamar yang asing menurutnya..dan mendapati di sana banyak sekali foto2 keluarga terpasang dengan rapi.


"Ini kamar utama ku di mansion utama.." gumamnya..


diapun menekan tombol dekat ranjang dan tak lama seroang maid mengetok pintu kamar tidurnya.


"Masuk.."


" Ada yang bisa saya bantu nona..?"


"eem..tolong siapkan sarapan dan bawa ke sini.juga tolong panggilkan kak farel."


"Bauk nona.dn tuan farel sejak tadi telah menunggu nona di ruang keluarga.."

__ADS_1


"Panggil dia kemari.. aku ungin mengatakan sesuatu padanya."


"Baik..permisi.."


kaila menatap pemandangan yangbdi suguhkan melalui cendela kamar yang hanya terbuka tirainya saja.dia tidak mau membukanya karna udara dingin di pegunungan akan langsung menyengatnya.


Tok tok tok.


"Masuk kak.." katanya yang mengetahui jika yabg sedang mengetok pintunya adalah farel.


" Kamu susah bangun. bagaimana tidurnya,nyenyak.?"


"hmmmm..."


"Ada apa? apa kamu butuh sesuatu yabg harus aku lakukan.?"


" kurang berapa hari pestanya akan di gelar.?"


" Lima hari lagi..kenapa.?"


"tidak apa2..."


"Kamu mau pestanya di tubda lain waktu saja.?"


"Tidak,lakukan seperti jadwal awalnya. dan tolong jemput aku di sni nanti.aku ingin berada di sini sampek pestanya akan di gelar."


"baik jika itu keputusan mu."


" Dan lagi.. tolong hapus jejak ku tadi malam."


"tenang saja.. aku sudah memerintahkan orang2 kita untuk mengatasinya."


"Makasih.."


"tidak perlu mengatakan trimakasih.."


kaila hanya tersenyum saja.


farel melihat jam di tangannya.diapun berdiri dari duduknya. "sebaiknya kamu istirahat baik2 di sni.kakak akan berangkat ke kantor..


Istirahatlah...nikmati suasana di sni..."


Setelah kepergian farel,Kaila beranjak dari ranjang.dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dengan berendam air hangat di bathub...menghangatkan tubuhnya dari udara dingin pegunungan.


...πŸ‚πŸ₯€πŸ‚...

__ADS_1


__ADS_2