
Pesta yang di katakan farel ternyata telah di mulai.mereka melangkah masuk dan menyapa beberapa orang prusahaan yang terbilang besar untuk memperluas jangkauan perusahaan di negara ini.
"Saya kira hanya gosip belaka.ternyata memang sangat cantik."puji salah satu klien yang Kaila dan farel temui.
"Anda terlalu berlebihan tuan.ini hanya polesan mak up saja.ini juga salah satu produk kami.jika anda ber ke inginan anda bisa menghubungi asisten saya "
"Anda juga memasuki Industri kecantikan.mak up nona?"
"Tentu.agar para model dalam prusahaan saya bisa menjadi pemeran iklannya.saya tidak ingin model model saya harus mengambil job yang melanggar aturan."tegasnya membuat para klien kagum.
"anda benar2 seorang pemimpin yang baik nona."
Kaila tak menjawab.dia mengangguk sambil menikmati kemeriahan pesta tersebut.tak lupa farel slalu di sampingnya.
Kaila di kerumuni oleh beberapa pengusa pengusa singapura yang ingin mengenal lebih dalam gadis pengusaha yang muda dan cantik ini.
Tak jauh dari sana.seseorang memperhatikan kerumunan tersebut.
dia menatap tak asing pada tubuh mungil yang berpakaian lumayan terbuka itu.
"Kamu liat apa..?"tanya seseorang di sampingnya.
"Bukan apa apa."
...'bukan apa apa...
...tapi tatapannya fokus ke sana terus.'batin ben dan melihat ke arah yang sama....
"Owh dia.."seru ben.mengalihkan pandangan Atasannya.
"Dia siapa..?"
"Tuhkan....
"Ck....
__ADS_1
dhuk..
"Akh... sial."teman laknat.imbuh dlam hati.
setelah nyeri di tulang keringnya hilang ben kembali bersuara.
"Siapa...?"
"Ceo muda dan cantik yang baru saja mengambil alih prusahaan keluarganya..."
"Maksud mu Aero kara.?"
"Yup...
tubuhnya kecil seperti istri kecil mu.namun auranya dan kecatikannya.... benar benar tidak bisa di ungkap kan."
"Cih... cantikan gadis nakal itu.cantiknya alami tidak berlebihan."
semua tertawa mendengar pujian eren mo pada istri kecilnya yang selama ini di hiraukannya.
"mengakui nih..
"Cinta sudah menyapa hatinya.
"cih... brengsek kalian." kesal eren pada kerumunan teman kuliahnya yang juga datang ke acara tersebut.
merekapun kembali meramaikan acara.. ada beberapa dri teman teman eren pergi dan mendekati gadis gadis yang ikut hadir.ada juga yang menyapa para tamu pesta lainnya.
Disis lain..
"Kak...Aku harap dia tidak menyadarinya.."
"Tidak akan.asal kan kamu tidak melakukan hal2 mencurigakan...normalkan espresi wajah mu.."
Yah... kaila baru saja menyadari jika suaminya eren juga datang ke pesta tersebut.dan jarak mereka tidak terlalu jauh.
__ADS_1
Bisa di pastiķan jika sedari tadi suaminya itu melihat ke arahnya.krna sudah beberapa kali mata mereka bertukar pandang.untungnya kaila langsung bersikap biasa biasa saja.seprti tidak pernah bertemu dan kenal.
"Ini bukan pertama kalinya.tapi ini yang lebih menekankan karna dia sedari tadi menatap ku." batin kaila.
"Permisi semua.. saya ingin mencari angin dulu." pamitnya yang sudah tidak tahan lagi berada di sana."
"permisi..." pamit farel yang mengikuti kemana perginya kaila.
Di taman dengan pohon pohon terawat dan bunga bunga yang mekar indah.kaila menelusuri taman itu.di temani farel.dia bernafal lega.
"Kak.sampai kapan kita di acara ini.?"
"apakah kamu sudah lelah.?
mengangkat bahunya."Sepertinya.."
"Baiklah.setengah jam lagi kita pulang."
"em..."
Kaila menikmati udara malam di taman.dengan duduk di kursi yang sudah sedia di taman.sedangkan farel setia berdiri di belakang kaila.
Ponsel kaila berdering.untungnya farel telah menyesuaikan pengatuaran serta kartu ponselnya agar terus bisa tersambung pada semua yang ingin menghubunginya.
Deg...
spoiler.
"Sedang apa kamu kaila? kenapa baru di angkat?
"Maiiin..."
"huh.taunya...
Jangan lama lama main di luar.dan jika kejadian lagi seperti waktu aku pergi bertugas.habis kamu kaila..."
__ADS_1
"ck.eren mo.karna kamu membahasnya.maka aku akan mengingat kata kata mù.dan itu berlaku pula dengan mu."