My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
Tinggal pegunungan


__ADS_3

Memakan waktu 3jam lebih,akhirnya kaila sampai di kediaman keluarganya yang baru pertama kali dia datangi.


Dia sedikit tak percaya dengan apa yang dilihatnya...kaila mematung di samping mobil menatap rumah besar tak jauh di depannya.


Warna cream, warna manis dan elegan.. menandakan warna kesukaan sang mama.di lihat dari desain luarnya saja kaila tau jika rumah di depannya ini adalah desain campuran kedua orang tuanya yang saling melengkapi.hanya saja warnanya di pilih oleh sang mama.



"Ini mansions yang kakak bilang?"


"Ya nona..."


" hanya ini kan.?" tanyanya memastikan.


"Tidak... ini hanya mansion utamanya saja,sedangkan di belakang ini ada bangunan lainnya yang berada tepat di bawah gunung.. "


kaila menatap farel tak percaya.


"Mari,nona.sudah di tunggu2 oleh orang rumah.."


Kaila mengikuti langkah kaki Farel menuju pintu utama.. tak ada orang tadi di gerbang,dan gerbangpun terbuka dengan otomatis..


Sepi.. tapi dia terus mengikuti farel.krna kaila percaya dengan sosok pria yang sudah di anggap nya kakak ini.


Klek...


Pintu utama terbuka.. dan di saat itulah Kaila melihat banyaknya pelayan yang berjajar rapi menunggu kehadirannya.


" Selamat datang nona muda Kaila... " sambut mereka serempak dengan senyum mengembang.


kaila lagi2 menatapnya tak percaya.. benar2 sangat banyak pelan di tempat ini.


30 tidak bahkan lebih...bersama dengan para pekerja prianya juga.


"Trimakasih sambutannya.." sahut ku dengan berkaca..


di sana di depan mata kaila terpajang bingkai foto berukuran besar...dinding yang berhadapan dengan pintu utama itu hanya menampilkan foto satu keluarga.yang isinya adalah pria dan wanita berumur 20an yang sangat kaila kenal.


"Ayah,mama.." gumam kaila tak lepas pandangan dari bingkai foto tersebut.


Kaila melangkah dengan sedikit cepat,dan para pelayan menunduk hormat memberi jalan pada nona muda mereka.


"Mah,pah.." lirihnya,mengelus bingkai foto tersebut.


Aku rindu kalian.."


Usai mengenang kedua orang tuanya,Kaila

__ADS_1


berkenalan dengan setiap pegawai yang mungkin akan sulit di ingatnya krna seberapa banyaknya pekerja di sana..


sudah bekenalan,kaila melihat2 mension dan Benar apa yang di katakan farel,di belakang mansion ini masih ada lagi bangunan yang hanya di pisah oleh taman pohon juga beberapa anak tangga kecil.



Berbeda dengan bangunan utama..bangunan kedua yang ada di belakang ini di penuhi pohon2 yang terawat menambah kesejukan udara di sana.


warna putih dan biru langit pada dinding bangunan terlihat menambah kesan kesucian seperti langit dan awan yang tak dapat di gapai.warna suci cinta kedua orng tuanya.


"Lalu,di mana para pekerja tinggal.?" tanya ku yang sudah selesai dengan acara melihat lihat.


" Di samping kediaman nona.. dari sini nona bisa melihatnya.."


dan benar saja.. ada sebuah bangunan lagi yang takjauh dari satu kediaman super besarnya ini.


Bangunan berlantai dua.. yang tak tau seprti apa di dalamnya.


" Apakah laki2 dan perempuan tinggal bersama.?"


" sepasang suami istri akan tinggal bersama, sedangkan yang masih belum berkeluarga tinggal di kamar masing dengan pengawasan dari tetua atau kepala pelayan."


kaila manggut2 mengerti.


"Lantai pertama khusus para pekerja laki2 dan tiga di antaranya ada kamar sepasang suami istri.sedangkan lantai dua ditempati oleh para pekerja wanita nona."


"saya akan pulang ke sini satu atau dua kali dalam seminggu nona.."


"Kaila.. kita sedang di rumah kak.."


"Em..baik kaila.."


" lainnya...?"


" saya tingga di apartemen tak jauh dari prusahaan.


Ini sudah mulai malam,bagaimana jika kamu menginap di sini.?"


" Boleh juga.. tapi besok kita sudah harus balik ya kak.aku ada jam kulia di siang hari..."


farel mengangguk kecil. " Ok.. ayok aku antar ke kamar mu.."


ucap farel yang mulai berbicara santai.


" Mau di sni atau di bangunan utama?"


" Di sni saja.. makan malamnya bisa kan di antar ke sni.?"

__ADS_1


" bisa..


kalo ada apa2 pencet tombol di dekat ranjang.kamu boleh tidur di mana saja krna semua kamar selalu di bersihkan."


" hmm.. makasih ya kak,selama ini sudah menjaga peninggalan ayah.."


"Sudah sewajarnya dan seharusnya..


bersih2 lah..." katanya di saat mereka sampai di salah satu kamar di sana.


" Ini kamar yang di siapkan untuk mu di bangunan ini.semoga kamu menyukainya.."


"hmmm." balsnya tersenyum.


"Apakah di bangunan uatama juga ada kamar khusus untuk ku.?"


" Tentu saja ada..., di sana adalah kamar utama mu.sedangkan di sni kamar kedua mu jika kamu ingin tidur di sni. dan untuk setiap waktu makan,para pelayan akan memasakkan makanan dari bangunan utama,dan nanti akan di antarkan kesini."


" Apakah itu tidak merepotkan.?"


"Tidak sama sekali.karna di sni memang tidak di sediakan dapur."


perbincangan sodara angkat itupun berakhir dengan kaila memasuki kamarnya yang cantik.di dlamnya sudah tersedia semua kebutuhan nya.dari semua macam baju,sepatu,hills, tas dan aksesoris lainnya.


" mereka menyiapkan nya dengan sangat baik." katanya sambil menuju kamar mandi membersihkan diri.


usai makan malam.


"Kak,jangan lupa siapkan ahli rambut untuk selalu siap mengatasi rambut ku." putus kaila yang tak mau repot lagi mewarnai rambutnya sendiri.


" Ya,oragnya sudah kakak siapkan untuk mu.


dan dia sudah siap bekerja 24jam di saat kamu membutuhkannya."


sedikit berbincang dengan farel dan membicarakan soal pesta..


kaila pun kembali ke kamar untuk ber istirahat karna besok dia harus menempuh perjalanan jauh.3jam.


Angin dingin pegunungan membuat tubuh kaila sedikit menggigil,dia menarik kembali selimut yang hanya sebatas pinggangnya.waktu masih menunjukkan pukul 5 pagi.. dan pantas saja tubuh kaila menggigil sebab udara pagi pegunungan.


menyipitkan mata,Ac telah mode hangat tapi tetap tak mampu mengurangi dinginnya suhu pegunungan.


"Ini membuat aku malas untuk bangun." gumamnya dan kembali terlelap.


...🌱🌱🌱...


Jangan lupa

__ADS_1


tinggalkan jejak nya😊


__ADS_2