
Egh
Kaila merasa berat di bagian perut nya. ada sesuatu yang menimpanya di sana.
"Lan... ssstt. bener bener nih anak gadis orang.
kapan berubahnya coba." gumanya dengan mata terejam. tangannya mencoba memindahkan tangan itu. tangan yang kecil halus dan lembut milik sahabatnya. tapi.... mata kaila terbuka lebar setelah menyadari sesuatu yang jangal. tangan yang kini dia pegang terasa besar dan lumayan berat... juga bulu bulu.... bukannya lana paling gk suka dengan yang namanya bulu di tangan. pandanga kinan kini menatap tangan yang melingkar cantik di perutnya tangan yang familiyar namun jarang dia pegang.
Haa
mulutnya terbuka yang langsung di tutupi oleh sebelah tangannya.
Eren... dia....
tangannya mencoba melepas tangan eren yang melingkar di perutnya namun bukan terlepas malah semakin erat.
"Diamlah aku ngantuk."
Deg
__ADS_1
suara eren yang terdengar pas di belakang telinganya membuat hawa panas di sekujur tubuh kaila. Apalagi suara khas eren yang sedang bangun tidur. Namun terlintas ingatan yang membuatnya menelan ludah kasar. rasa gusar dan takut menghampirinya. takut saat eren bangun nanti malah mengumpat dan membentaknya setelah sadar jika dirinyalah yang berada di pelukan nya. hal ini perna terjadi.. nanti aku ceritain yah.π
sebenarnya... Di dlam hatinya yang terdalam dia ingin waktu berhenti di saat ini juga krna ingin menikmati pelukan hangat yang slalu di inginkannya tanpa di minta serta paksaan. pelukan dari pria yang sangat di cintainya selama belasan tahun .
menghiraukan suara serak eren yang menyuruhnya diam. kaila masih berusaha melepas tangan kekar eren dari perutnya. kaila kesusahan.. pasti krna eren sengaja mempererat kan tangannya. pria itu terganggu dengan pergerakan kaila namun masih di tahan.
Kenapa susah benget sih...
lelah kaila hanya bisa menghela kesal. eren yang menyadarinya tersenyum tipis karna berhasil membuat kaila menyerah.
"Sudah... segitu saja! makanya jangan sok kuat."
"huh. jadi kamu dari tadi udah bangun?" terasa pergerakan di belakang tubuh kaila. eren mengangguk.
" jadi... lepas. aku mau mandi dan sarapan "
"Tidak bisa. aku masih ingin seperti ini."
apakah dia waras..
__ADS_1
"Eren.. kamu taukan sipa yang kamu peluk saat ini.?"
" emm... dia istri kecil ku. kaila andra yang selam ini ku hiraukan, mengabaikannya bahkan membentaknya yang aku yakini membuatnya sedih karna hatinya yang rapuh."
kaila tercengang. dia tidak menyangka jika apa yang di katakan eren benar. yah dia selalu membuat nya beredih. mata kaila seketika ber rair. namun masih dia tahan.
"Maaf.. maafkan aku Istri ku Kaila Andra. "
tes
air mata mengalir mengikuti jalur yang ada di wajah cantik polos kaila. Hatinya berdesir mendengar kata 'Maaf' dari seorang pria yng seperti eren. suminya yang dingin itu apakah sudah membuka hati untuknya. kaila diam memberku di posisi yang sama. tak ada niatan untuk membalas perkataan eren mo. hingga tangannya vergerak ke atasan mulutnya agar isak tangis nya tak lepas kendali saat melihat tangan eren mo bergetar hebat menahan gejolak di hatinya.
apakah ini sungguhan. dia tulus meminta maaf pada ku.?bahkan tangannya sampai begetar. Haruskan aku memaafkannya? dan memulai dari awal lagi?."
"Maaf krna aku bodoh karna tidak menyadari perasaan ku yang sesungguhnya pada mu. tidak...bukan tidak menyadarinya tapi aku malah meragukan bahkan menolak perasaan itu. Aku aku... aku tidak tau harus memulainya dari mana krna aku masih harus menyelesaikan masalah di masa lalu sehingga aku menghiraukan perasaan cinta ini. aku tak ingin masalah itu akan membuat kita benar benar kehilangan satu sama lain. Maaf...Aku mencintai mu Kaila andra stri kecil ku." Cu. eren menyelipkan kecupan lembut dan lama di bagian belakang kepala kia namun tetap saja tak ada respon. kaila diam dalam tangis bisunya yang membuat eren mengartikan jika kaila tidak ingin mendengar kan omog kosongnya yang ber rembel embel meminta pengampunan. wajah buram sedih.
"aku tau kamu marah benci dan bahkan tidak ingin melihat ku . anggap saja semua yang ku katakan hanyalah alasan atau omong kosong belaka. tapi aku mencintai mu dan tak ingin hilangan mu. " tangannya mulai meregang. eren melepas pelukan dari perut kaila yanb memberi respon dengan semua perkataannya. eren menatap tubuh kecil yang membelakanginya itu. dia benar benar menyesal krna telah menyia nyiakan gadis kecil seperti istrinya.
maaf sedikit terusπ
__ADS_1
selamat membaca π