
waaaaaaaaa........
seru kedua gadis yang kini menikmati liburannya di hari mereka yang panjang ini. keduanya bersenang senang. berlari. bermain air di temani gemuruh ombak pantai yang mereka datangi sebelum hari itu benar benar berakhir.
Tak jauh dari sana. kedua peria yang baru saja keluar dari mobilnya kini bersandar pada sisi mobil.salah satunya melipat kedua tangannya di dada. sedangkan satunya lagi memasukkan kedua telapak tangannya ke saku celananya. benar benar Stayle pria dingin dan sombong. untungnya sudah tak banyak pengunjung yang datang. jika tidak kedua pria tersebut sudah menjadi incaran para gadis gadis yang merindukan belaian.
othor jangan keter laluan.
he'eh. kami bukan pria murahan otor..
ðŸ¤ðŸ¤ hihihi pich✌
"Baru sembuh. udah ngajakin kesini. tuh anak gak kasihan sama tubuh sendiri apa.!"
"Yee... kaila kan mana tau jika dia bakalan kram bro.. kamu aja yang kelewatan. ngertiin dikit perasaan istri kecil lo itu."
eren diam tak merespon.
" Satu lagi. jangan macam macam. apa lagi lo berniat mencari tau tentang wanita yang sempat lo liat tadi."
mata eren membulat. dia menoleh pada Ben.
"Lo juga liat dia?"
ben mengangguk..
"Tapi gue harap lo jangan berbuat apa apa ya ren. gue gak mau lo hancur untuk ke sekian kalinya." ben menatap kaila yang kini berdiam di tepi pantai. " Lihat istri kecil mu yang baik itu. jangan sampai lo menyia nyiakan nya."
Eren menatap kaila dari tempatnya.
__ADS_1
wajahnya yang ceria dengan senyum lepasnya membuat eren ikut tersenyum. dan itu menarik perhatian Ben.
Cekrek📸
"Ternyata senyumnya menular pada orang yang mencintainya ya! benar kata orang orang ternyata." kata ben setelah berhasil menangkap senyum di bibir eren dengan kamera ponselnya. yang tampa di sadari oleh eren mo.
mendengar perkataan ben membuat senyum eren sirna. dengan gelagapan pria dingin itu menatap ke segela arah.
Hari mulai petang. namun tak ada tanda tanda dari mereka untuk beranjak dari tepi pantai. di posisi yang sama namun eren dan ben kini duduk di samping mobil. sedangkan kedua gadis yang salah satunya terlihat masih benar benar belum pulih itu masih tetap di pinggir pantai yang sesekali akan terkena Air ketika ombak datang membuat air membasahi telapak kaki mereka.
"Kai.. gue kesana dulu beli Air. Aus gue. lo mau nitip apa.?"
"Air mineral aja deh. tengks ya."
Alana menjauh meninggalkan Kaila yang kini mulai berjalan menuju bagian tepi pantai yang sedikit di bangun dengan tembok yang tingginya tak seberapa..
Gadis itu duduk di sana. menatap air laut yang bergerak pelan dengan sesekali ombak datang.
Perlahan matanya mulai mengembun. batinnya bergemuruh hebat ketika dia ingat siapa wanita yang tadi sempat dia lihat sebelum berenang dan beberapa insiden terjadi.
wanita yang di ketahuinya adalah mantan suaminya. eren. wanita yang masih di cari cari oleh Suaminya. wanita yang di paksa pergi oleh sang mertua dengan setumpuk uang agar tidak mengganggu eren dan dirinya.
tes...
Akan kah dia akan kehilangan eren. meskipun dia tidak pernah benar benar memilikinya..
tes...
__ADS_1
akan kah dia yang harus pergi krna perjuangannya selama ini tak di hargai..
tes...
Apakah dia akan benar benar menyerah dengan cinta yang bertahun tahun dia miliki untuk suaminya.
pikiran kaila berdebat negatif.
hiks...
"Aku gak tau... " gumamnya dengan memeluk kedua kakinya. bibir nya dia gigit kuat agar tidak menimbulkan suara segukan.
Eren yang melihat kaila sendirian setelah di tinggalkan cukup lama oleh Alana.. dia menghampiri kaila tanpa mengatakan apa apa pada ben saat beranjak dari duduk nya.
"Apa belum bosan mainnya.? ini sudah mulai malam." eren bersuara saat mendekati kaila.
" Em.. bentar lagi.
aku ingin melihat sunset di sini. pasti indah. " bals kaila setelah berusaha menormalkan dirinya.
" eeem... "
Memposisikan diri di samping kaila. eren duduk dan ikut menatap jauh kedepan. menatap hamparan laut di Depannya..
Indah...
pemandangan Mata hari terbenam yang di iringi di ikuti oleh semburat berwarna Jingga sangat memanjakan mata. apalagi saat pemandangan itu mamantul di permukaan laut.
benar benar pemandangan indah yang harus di abadikan.
__ADS_1