My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
Menenangkan


__ADS_3

Tok tok tok...


Kaila menoleh pada pintu yang terbuka perlahan..dan di lihatnya seorang maid mendorong troli dengan hidangan untuk sarapan paginya.


" Nona,sarapannya.." katanya dengan sopan.


" Makasih,letakkan saja di meja balkon bik. " ucpanya dengan kegiatannya mengeringkan rambutnya yang basah.


"Baik non."


Kaila meninggalkan pembantu ke ruang pakaian.mengganti jubah mandinya dangan baju rumahan yang sudah tersedia di sna.



Usai merapikan penampilannya,Kaila menikmati sarapannya do balkon kamar.. menikmati dengan pemandangan area pegunungan di pagi hari sejuk dengan sisa2 udara dingin yang masih terasa.


Setelah sarapan.Kaila keluar dari kamar..dia melangkah keluar rumah dengan terus menyapa para maid yang sedang berpapasan dengannya.


" Nona,anda akan kemana..?" tanya kepala pelayan yang melihatnya.


" Akuakan keluar untuk jalan2.aku melihat pantai tak jauh dari sini..aku akan ke sana..."


" Baik,kami akan menyusul anda ke sana dengan membawa beberapa cemilan dan minuman uñtuk nona nikmati."


" hmmm.,trimakasih."


" ya,Nona... di sana ada pondok kecil,jadi kami akan memcari nona di sana."


" Baiklah..jika begitu aku brangkat sekarang."


" Ya nona,hati2 dan selamat menikmati waktu anda.."


"Iya.."


Kaila melangkah menjauh dari mansion.dia menuju ke arah barat mansion di mana pondok pantai berada.kaila melihat pantai itu saat jalan2 di mansion kemaren pantaiyang tak terlihat jika dari jalan besar karna tertutupi oleh pohon2 kelapa dan pohon2 pegunungan.


" Sepertinya pantai ini tidak pernah di kunjungi oleh banyak orang..." tak ada sampah,bersih tampa ada jejak ada yang pernah datang ke sana.


mendaratkan bokongnya di pohon kelapa yang roboh namun masih hidup.dia duduk di sana menatap hamparan air laut di depannya yang tenang,tak ada ombak.


DAMAI...


kata itu yang cocok untuk mendefinisikan suasana di sna.


" Nona...anda di sni.?" seru suara bass tua laki2 dari arah belakang.


Kaila menoleh dan mendapati kepala pelayan laki2 di sana.


"hem.. di sini nyaman dan tenang.." sahutnya.


" Anda sendirian..?"


" Ya, kenapa paman.?"

__ADS_1


" Tidak apa2.. hanya saja nona baru pertama kali datang kesini kan,takutnya nona malah ke sasar." karna banyak pohon yang menutupi daerah luar dari pantai termasuk mansionnya yang berjarak 400 meter lebih..


Kaila tersenyum pahit.karna ada banyak orang yang masih meng khawatirannya,terkecuali suami dinginnya.


" Paman sendiri kenapa ada di sni.?"


" Saya hanya menjalani tugas.melihat2 daerah kawasan ini nona."


"Tugas..?


pria paruh baya itu tersenyum.


" Dari mansion hingga ke sni dan atau masing2 sisi dari mansion.. 700 meter labih itu adalah tanah milik mendiang tuan afeef..yang artinya milik nona sekarang."ucap kepala pelayan tersebut membuat Kaila terperanjat.


"Pa..paman tidak bohongkan.?"


tersenyum dengan menggeleng pelan.


"Seluas itu milik ayah ku ?"


"Iya nona,dan sekarang sudah menjadi milik nona."


" Sejak kapan ayah melakukannya.,?"


" tempat ini di miliki tuan sejak nona masih dalam kandungan.tuan dan nyonya cukup sering datang ke mari dengan alasan pergi ke luar negri untuk mengelabuhi musuh2nya.namun naasnya..kecelakaaan itu..." mata kepala pelayan memerah menahan tangis..beliau tidak sanggup mengatakannya lagi di mana kecelakaan yang merenggut hidup kedua majikannya.


"Tidak usah di teruskan paman.."ucap kaila yang tak mau membuat pria paruh baya itu bersedih.


" Maaf nona saya...


hening seketika...kaia membiarkan kepala pelayan itu menyelesaikan kesedihannya mengingat kedua ornag tuanya.


sedangkan dirinya hanya bisa menahan kesedihannya dalam hati.meski dia tidak terlalu mengingat dengan kedua orang tuanya sebab di saat itu dia masih terlalu kecil.


" Coba paman ceritakan pertemuan pertama dengan kedua orang tua ku sehingga paman memjadi kepala pelayan di sini.?" tanya kaila memecah keheningan.


" Sebenarnya,pada saat itu saya hanyalah seorang pelayan kafe tetap.tapi sebuah kejadian ......."


cerita kepala pelayan mengisi kesunyian di pantai di temani dengan angin pantai dan pegunungan yang bersatu.


Hingga kepala pelayan wanita dan beberapa maid datang membawa troli meja makan yang di atasnya tertata rapi cemilan juga minuman untuknya.


Acara menenangkan diri kaila hati itu di temani para pekerja di tepi pantai.... bercerita bagaikan mendongeng..


..._____ ^ _ ^ _____...


Setelah menghukum para penjaga yabg teledor,Eren mencari Kaila di kampusnya,dia mendatangi ruang dosen dan bertanya apakah kaila berada di kampus dan mengikuti kelas.


Yang di cari tidak ada.. membuat rasa cemas menakutinya.tapi dengan bergikir positif dia terus mencari kaila di asrama yang membuatnya bertemu dengan sarly luo.


" Tuan, apakah ada yang hisa saya bantu.?" tanyanya dengan senyum menggoda.


eren diam dangan dingin.dia terus mencari2 kaila.menoleh ke kiri dan kanan di setiap lorong asrama.asrama perempuan yang tak di perbolehkan seorang pria selain petugas masuk kini di masuki oleh eren mo dengan gampangnya krna si pengawas arama takut akan identitas eren yang sebagai petinggi kemiliteran juga salah tuan muda yang di eggani di kota tersebut.

__ADS_1


Tak ada....


Serly tetap mengikuti dengan senyum malu2.


" Bisakah anda pergi... anda mengganggu saya." katanya dengan tatapan dingin.


Serly membatu,tangannya mengepal tak terima.


" Brengsek.apakah matanya bermasalah sehingga dia tidak tertarik pada ku.." grutunya setelah eren menghilang dari pandangannya.


Kedatangan eren mo membuat banyak mahasiswi bertanya2 apa yang telah terjadi... takut2 ada pemeriksaan dari pihak militer yang di lakukan tiba2 dan untuk pertama kalinya.


Kaila tak ada di sana begitupun dengan Alana sahabat kaila yang membuat eren sedikit tenang karna kiranya kaila sedang bersama Alana.


Meninggalkan area kampus,eren memerintahkan supirnya melajukan nya ke arah di mana tempat alana tinggal.diapun berharap kaila benar2 berada di sana.


mengetok pintu dengan tak sabaran. alana dengan kesal beranjak dari pembaringannya di depan tv dengan menggerutu.


" Siapa sih yang databg mengganggu acara malas2 gue...bikin kesal saja."


" Jika itu hanya penawar kartu pinjaman atau sebagainya akan aku pukul dia,namun jika itu kaila dan kedua orang tua akan aku marahi mereka.."


Kelk...


"Siapa sih menggang.....


Eren mo... kenapa lo di sni..?"


Eren diam dan menerobos.. mencari kesegala arah dalam rumah alana,membuat alana melotot tak percaya dan kesal..


" Eren mo apa yang lo lakukan...?" katanya yang melihat eren tak menghormatinya sebagai tuan rumah.


eren dian terus mencari hingga tetap saja dia tak menemui kaila..


" Kaila mana..?"


" Hah,lo tanya apa barusan..?"


"Kaila andra mana.?"


" Kenapa lo nanya ke gue,bukannya kaila kemaren pulang ke rumah kalian." alana menatap lekat eren yang juga menatapnya tajam.alana tak takut karna ini menyangkut sahabatnya.


"Dia tidak ada di rumah,bukannya dia datang ke sni.?"


" Gak ada.Lo apain sahabat gue.?"


eren diam dan melangkah pergi...


" Eren mo brengsek..awas saja jika terjadi sesuatu yang buruk pada kaila.gue gak akan maafin lo..dasar suami gak becus dan tak bertangung jawab...." maki alana krna kesal.


Eren....meninggalkan alana yang memakinya.. udara mencekam dan dingin di rasakan oleh sang supir membuat dia menahan nafasnya.


*Nona semoga anda baik2 saja...dan cepatlah kembali.

__ADS_1


benar...aku adalah pria brengsek yang tak pantas menjadi suaminya*..


__ADS_2