
Dengan senyum merekah, Kaila melangkah mengikuti eren sambil melompat kecil girang.
yey,,akhirnya aku bisa tidur juga sama eren..sambil berpelukan,dan mungkin saja bisa sampai...aaaaa...
semangatnya mengebu2.membayangkan dirinya bisa memeluk puas tubuh sang suami apalagi jika terjadi adegan yg selama ini dia harapkan,adegan yg seharusnya sudah lama mereka lakukan sebagai penyatuan seutuhnya status mereka.
Klek.
pintu kamar eren di bukanya,eren masuk lebih bawal yg di ikuti oleh kaila dgn gugup.
"A...aku akan ke kamar mandi dulu." katanya menahan rasa gugupnya.
Eren tak menjawab.pria itu menghempaskan bokongnya di sofa,memijit pelipisnya krna rasa pening mengungat permintaannya di tolak dgn tegas oleh sang ayah.
"Aku tidak bisa terus begini.aku akan mencarikan pria yg lebih baik untuk gadis nakal itu." gumamnya memutuskan ubtuk membuat Kaila yg akan meninggalkannya akibat kaila yg memiliki rasa pada pria lain.
Sungguh pemikiran yg gila.seorg suami menginginkan istrinya yg selalu bergantung padanya dan keluarganya malah memutuskan untuk mendekatkan sang istri dgn pria lain.
Memang benar jika dia tak mengharapkan pernikahan itu,memang benar dia tak menyukai gadis itu,tapi setidaknya seharusnya dia berusaha lebih keras lagi untuk menerima keberadaan sang istri dan membukakan hatinya itu.Tapi dia malah mengambilkeputusan sepihak di saat dia benar2 tau jika Kaila istrinya sangat menyukainya yg dia anggap hanya sebatas cinta remaja yg sesaat.
pintu kamar mandi terbuka oleh Kaila yg menyebul dri sana dgn jubah mandinya.Diatampak segar dan aura cantiknya semakin terlihat membuat eren menatap tak berkedip.namun hal itu hanya sesaat,eren langsung menyadarakan diri dan mengusir rasa aneh itu.
"ehem,cepatlah pakek baju mu dan kemarilah.aku ingin bicara pada mu."
Kaila langsung mengangguk antusias.dia melangkah menuju lemari dan mengambil baju tidur yg sudah di sediakan di sna.baju sutra tampa lengan dgn panjang selutut membuat eren mo menatap tak suka.
"Mau bicara apa.?" tanyanya berdiri.
"Apakah tidak ada baju lain?"kaila menggeleng. " Ya sudah, duduk di sana.." tujuknya pada sofa yg tak jauh drinya.
kailapun menurut.setelah duduk dia menunggu dgn tersenyum.
"Lain kali jangan berpegangan tangan dgn Changying mo.apalagi rangkul rangkulan dan juga pulangnya sampek malem kayak tadi." ucapnya tampa ekspresi. "Meski nanti kamu menikah lagi nanti.tapi yg jelas aku tidak akan membiarkan kamu menikah lagi dgn kelurga mo." bantinnya.
mendengar perkataan eren,senyum Kaila samakin merekah,dia beranjak dri duduknya dan duduk di pankuan eren dgn mengalungkan kedua tangannya.
__ADS_1
"Suamiku,kamu seharusnya mengaku saja jika kamu merasa cemburu dgn kedekatan ku pada chang,ponakan mu itu.sungguh jika kamu bilang aku tidak akan menertawakan mu malah aku akan saaaaaaangaaaaat bahagia.." katanya dgn berseri.
Eren mengernyit ." Apakah kmu mendengar dgn jelas perkataan kub tadi?!, jika kau kepergok pulang malam lag,kau tidak akan lolos dari hukuman dan tidak akan bisa tenang seprti saat ini." peringatknya dgn suara dan tatapan menusuk,membuat kaila memberi jarakpada pelukannya.
Kaila manggut dgn wajah cemberut.
"Tidurlah lebih dulu... aku akan membersihkan diri." katanya yg langsung membuat Kaila patuh.
Kaila berbaring terlentang di ranjang king zise,kamar eren dulu.dia menunggu eren dgn pejuh harap.berharap jika adegan ples2 bisa dia alami secara langsung seprti adegan2 yg sering dia tonton bersama alana.
memiringkan posisi tubuhnya membelakangi kamar mandi,dgn berdebar2 Kaila menunggu eren dan di saat pintu kanar mandi terbuka kaila ragu2 untuk membalikkan badannya.
Pergerakan di sisi ranjang terjadi yg artinya eren sudah membaringkan tubuhnya di sisi lain ranjang.Dan semangat 45 kaila berbalik dan memeluk eren membuat eren tertegun.
" Tidurlah yg benar..jadilah anak yg patuh.." pinta eren mengintrupsi tindakan Kaila.
"Aku tak peduli.meskipun kamu melarang ku untuk tidak meemluk mu,tapi aku kan terus memeluk malam ini.bahka aku bisa melakun yg lebih dri ini." kekeh kaila semakin mengeratkan pelukannya.
"Kaila,ayolah jgn seprti ini.nurut apa yg di katakan suami.aku ini sedang lelah." kesalnya sesak.
"Jika kamu terus seprti ini.maka mulai dri besok kamu akan tidur sendiri hingga seterusnya." ancamnya membuat kaila merenggut melepas dgn berat pelukannya.
Gadis itu memberi jarak antara dirinya dan eren.menatap dgn sendu eren yg berbaring terlentang.Rasa sakit di dadany membuat matanya mulai berkaca2.. dia berbalik membelaki eren dan membiarkan air matanya luruh.
Hingga sekarang bahkan sampai dirinya menghilangkan,mengubur rasa malunya untuk tetap bertahan,tapi sang suami masih tetap tak mau di sentuh olehnya jika sedang berdua.Jangankan melakukan hubungan intim layaknya suami istri,dipeluk saja eren menjadi kesal.
Apakah dirinya setidak berartinya di mata eren.apakah dia tak pernah di anggap oleh eren dlam hidupnya.dia tau jika eren tak menganggpnya sebagai istri tapi apakah separah itukah..?
"Kaila semangat..kamu harus yakin jika masih ada peluang untuk mu bisa benar2 berarti untuknya."
Kaila mencoba menyemangati diri sendiri dgn air mata yg mengalir.dia memejamkan mata mencoba untuk terlelap,menggapai mimpi yg indah.Meskipun hanya mimpi tapi dia masih berharap dia bahagia di dlam mimpinya dan tentunya bersama sang suami tercinta.
"Yah mah,aku harus gimana.." aduhnya di saat akan mencapi pada alam mimpi.
Pagiharinya,Kaila terbangun lebih awal dan mendapi ati eren masih di sampingnya.dan.lebih kagetnya lagi mereka dam posisi berpelukan.yah..kaila yg sudah terlelap tiba2 memeluk eren membuat tidur eren terganggu..awalnya eren fikir kaila hanya pura2 tidur tapi di saat dia berusahan memindahkan tangan kaila dan membangunkan kaila,ternyata usahanya sia2.diapun pasrah dan kembali terlelap.
__ADS_1
Senyum kaila merekah mengalahi sinarnya mata hari.diapun menatap wajah tampan sang suami.memainkan telunjuknya pada wajah eren,melukis pahatan wajah sempurnyaitu dgn senyum.
pergerakan itu terenti di bibir tipis eren,dgn kaila yg perlahan2 mendekatkan wajahnya tampa dia sadari hingga...
"kamu..kamu sudah bangun.?" tanyanya gelagapan dgn wajah yg bersemu,malu.
dgn pergerakan cepat,eren mengukung tubuh kaila,dia memicingkan sebelah alisnya menatap sinis kaila yg berada di bawahnya.
"Apa yg mau kamu lakukan.,?mau mencium ku.?" mengangkat dagu kaila dgn telunjuknya.
wajah mereka berhadapan tapi,kaila menatap kesembarang arah." Ti..tidak kok." sangkalnya.
"sebaiknya begitu.." ucpnya dgn sinis.
"Cepat mandi,aku akan mengantarkan mu ke kampus."
kini eren sudah duduk merapikan kemejanya.sedangkan Kaila beranjak menuju kamar mandi.
🥀
🥀
sory telat..
silahkan membaca😊
dan jgn lupa tinggalkan jejak kalian dgn
Like👍
Voting⭐
Hadiahnya🎁
Makasih🙏 sampai jumpa lagi👋👋👋
__ADS_1