My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
Istri


__ADS_3

Kaila yang pergi dengan ke adaan marah kini sudah duduk bergabung dengan beberapa pria. berkenalan dan berbicara,bercerita. entah apa yang mereka bicarakan sehingga mengundang tawa orang orang di Sekitarnya. hanya dengan berbahasa campuran englis dan bahas negara itu.. kaila mulai mengakrab kan diri. tidak terlalu sulit, pikirnya. mungkin ini evek pengalaman dirinya yang beberapa bulan ini mulai turun tangan di dalam dan luar perusahaan yang mengharuskannya bisa mengimbangin orang orang yang datang menemuinya. entah masalah pekerjaan atau hanya skedar untuk mengenalnya.


Hal itu semakin membuat eren geram.


"Kaila andra... bangun." kata eren dengan dingin tajam dan menekan.


namun itu tak membuat kaila langsung menuruti perkataannya. gadis itu hanya melirik tak suka.


"Bangun. kita pulang." eren kembali bersuara dia benar benar tak habis pikir dengan kaila yang sudah benar benar mencoba memberontak dari aturannya.


"heh dasar pria. Jika sudah begini, istri bersama orang lain baru deh ..marah. ckck." lana berkomentar dengan apa yang dia lihat.


ben yang mendengar ucapan lana hanya meng iya kan menggangguk tampa bersuara.


tangan ben terulur pada Alana dengan handuk di tangannya. yang membuat alana mengernyit dan menatap tangan dengan handuk itu hingga ke wajah ben.


"Apa.?"


" Pakek. jangan sampai anda pulangnya malah pucat karna kedinginan."


"Cih.."

__ADS_1


Alana berdecih. namun tangannya tak urung mengambil handuk pemberian ben dan menggunakannya.


Dia perhatian juga.


"Siapa? Anda mengenalnya.?" tanya seorang pria yang duduk di dekat kaila. dengan bahasa nya.


kaila mengangkat kedua bahunya.acuh.


eren yang melihat jawaban kaila mendengus. sudut bibirnya terangkat sebelah. ini kah rasanya di acuh kan. Tak di anggap.


"Saya....


"My Uncel.. " sela kaila.


semua mengangguk percaya begitu saja. dan melihat ke arah eren mengangguk seakan memberi salam.


eren menarik nafas dalam. Takut jika emosinya bakal tumpah di sana dan membuat keributan.kembali menatap kelima pria di depannya.seketika keningnya mengernyit dengan beberapa wajah yang cukup familiyar baginya.


heh tiga cecungunguk itu ternyata....


ternyata dunia tak selebar daun bunga teratai.

__ADS_1


tak salah ingat karna eren mo sangat sulit sekali untuk melupakan.apalagi dengan ketiga pria tersebut. bawahan yang selalu mendapat hukaman dan selalu membuat onar saat dirinya menjadi petugas perwakilan dari negara C. menjadi pembimbing atau orang yang mengambil keputusan saat pendaftaran dan pelatihan wajib militer negara k.


"Kalian! mau saja di bodohi oleh gadis nakal ini.


Meskipun tubuhnya serba kecil dan gak ada menarik menariknya.. tapi tetap saja dia Istri saya."


Anggukan mereka terhenti dan menoleh pada eren kembali yang tengah tersenyum sinis.


"Kaila bangun."


dan dengann terpaksa kaila bangun tampa berbicara serikitpun.


"Untuk kalian atau kalian ber tiga. jangan selalu membuat masalah dengan memamerkan wajah kalian yang tak sebarapa itu jika kalian coba coba membuat keributan maka salahkan diri kalian jika harus kembali ke pelatihan wajib militer kalian."


eren pergi setelah mengucapkan itu. dan ketiga pria yang di antara kelima nya membulatkan mata.


"**** sial...." pekik mereka.


yang baru menyadari siapa yang telah mereka temui.


ketua petugas dari perwakilan negara tetangga yang di undang secara khusus untuk memimpin dan melatih pelatihan mereka beberapa tahun lalu.

__ADS_1


eren memakaikan handuk pada tubuh kaila. Tapi itu terjadi hanya beberapa menit karna di menit berikutnya kaila melempar handuk tersebut dan kembali menyeburkan diri..


"Kaila Andra.." kesal eren.


__ADS_2