
Hari2 telah berlalu,kepergian kaila membuat eren mo tak henti2nya mencari dengan terus mencoba menghubungi ponsel kaila yang masih tidak aktif hingga kini.Dia mengerahkan semua bawahannya untuk mencari kaila,menghentikan tugas nya sementara.
para penjaga yang bertugas pada saat kepergian kaila pun masih di hukum oleh eren,di gantung terbalik dan di pukul sebanyak 15 pukulan papan selama seharinya dan hal otu akan berlangsung sampai kaila kembali nanti.
Ditanya mereka tak tau krna pada saat itu mereka tertidur secara bersamaan di tempat bertugas,pintu gerbang. CCTV rumah memperlihatkan kaila keluar dengan sedih.penampilan berantakan basan.di saat cctv setiap jalan per komplekan di lihat pun,di sana memperlihatkan Kaila pergi menuju gerbang utama komplek dan pada saat itu kaila menghentikan sebuah taxi dan pergi entah kemana.
"Sial, kemana gadis itu.dia menghilang bagaikan di telan bumi.sungguh merepotkan.." geram eren di tengah jalan dengan trus mengitari kota hingga luar kota.
Ada sedikit rasa khawatir dlam hatinya yang membuat eren mo tak nyaman sehingga rasa itu di tutupi dengan rasa marahnya pada kaila krna telah membuat masalah sehingga dirinya harus menunda pekerjaannya dan para bawahannya.
" ini akan lebih kacau jika pria tua itu tau.." tangannya mengepal mengingat sang ayah yang kemungkinan besar akan mengamuk jika mengetahui kaila menghilang.namun untungnya hilangnya kaila masih tertutup dengan rapat krna eren sudah memberi perintah menutup mata dan telinga.bahkan pencarian mereka tentang kaila di kabarkan sedang mencari para buronan...
" Aku harap lamu tidak kenapa2 kaila...dasar selalu saja membuat masalah.." gurutunya terus melihat kesegala jalan yang di lalui mobilnya.
Para prajurit bagaikan melakukan pemeriksaan dadakan terhadap setiap tempat.. 'mencari buronan itu memang sepeti ini'. meski buronan yang di maksud adalah istri kecil atasannya yang kabur dan menghilang.mereka melakukan tugasnya tidak tengah2,benar2 memporak poranda setiap tempat yang mereka datangi seprti,kosan, hotel,Vila dan pemukiman kecil yang sekiranya akan di tempati oleh kaila untuk bersembunyi
Dalam beberapa hari mereka trus seperti itu...
...___________ × _ × __________...
Waktu yang di tentukan telah tiba..
Kaila kini telah bersiap di sebuah kamar hotel yang telah di siapkan oleh Farel.dia di bantu bersiap oleh ahli salon yang di mintanya pada farel.
style kaila...
Baju yang sudah di siapkan untuknya sangat serasi dengan kulitnya yang putih.
Apalagi dengan warna serta model rambut yang monica cat dan tata dengan rapi yang indah dengan beberapa hiasan di sana.membuat kaila menjadi lebih sempurna.Dan semua itu tidak mengurangi aura kepemimpinannya bahkan malah lebih menonjol dangan kesan dingin.
" Trimakasih monica."
" Sudah kewajiban saya Nona.
Anda sanagat luar biasa..."
"hmmm.. apakah kak farel sudah datang.?"
__ADS_1
" Tuan farel.sudah menunggu anda di depan."
" seprtinya aku telah memhuatnya menunggu terlalu lama."
" Tidak,itu sudah sewajarnya..."
Monica tersenyum manis,pria setengah wanita ini membuat Kaila merasa sedikit belum leluasa,krna ini baru pertama kalinya mereka bertemu dan langsung di layani oleh monica yang tak lain "Montalien casion" seorang perias terkenal yang di undang oleh farel untuk bekerja padanya...awalanya Monica ini sangat susah di ajak bekerja sama namun dengan beberapa tawaran dan ketertarikan monica pada Kaila yang katanya adalah putri dari mendiang atasan Farel... monicapun dengan semangat menerima tawaran dan pastinya dengan menerima semua tawaran dari farel.
Klek
Farel menoleh pada pintu kamar kaila yang terbuka..dan melihat monica membuatnya mengernyit heran.
" Kenapa kamu yang kaluar? dimana nona muda.?"
"Ckck... dasar,sabar napa.."dengusnya.
Ini dia pemeran utama pesta malam ini..." ucp monica membuat kaila melangkah keluar...
Farel menatap nonanya tampa berkedip.melihat kali pertamanya sang nona di rias secantik ini...
"wow kedip kedip....aiss saking terpesonanya sampek bego gitu.." seru monica pada farel yang kangsung mengerjab2 dan menatap tajam monica.
monica mendengus kesal.
Kaila hanya tersenyum melihatnya.
"apakah penampilan ku aneh kak?"
"Tidak,anda sangat sempurna nona Kara.."
Kaila tersenyun dingin." Iya,saat ini aku adalah nona presdir Kara..aero kara.." katanya yang di angguki oleh keduanya.krna Monica sudah mengetahui semuanya di saat dia telah menandatangani kontrak kerja sama.
" Mari nona,sudah saatnya kita memulai acaranya.." kata farel,lalu menunduk mempersilahkan nona mudanya lehuh dulu berjalan di depannya.
Lift menurun,menuju di mana pesta akan di lakukan.
Ruang pesta yang di siapkan untuk penyambutan perayaan kehadiran Presdir baru perusahaan Aero Kara oleh para petinggi perusahaan dan ferel kini telah di hias dengan indah dan elegan seprti mencerminkan sosok dingin pameran uatama malam itu.
Berada di lantai 38... ruangan pesta ini telah di penuhi oleh para tamu undangan.waktunya sebentar lagi akan di mulainya acara di saat sang pemeran utama hadir di tengah2 pesta.
__ADS_1
Sejak 20 menit sebelum acara,semua tamu undangan sudah memenuhi ruangan pesta..berbincang dengan segala hal yang ingin mereka katakan dan mendengarkan apayang ingun mereka ketahui dengan bermacam topik di dalamnya.
" Apakah anda akan melakukan penanaman saham.?
" Tanah bagian mana yang telah menarik perhatian anda?
" Semoga cepat atau lambat kita bisa bekerja sama.?"
" nyonya anda juga ikut serta mendampingi tuan ... ternyata.!"
" Anda,tidak berubah.. tetap terlihat gagah meski sedikit ada kerutan2..."
"Saya harap perusahaan kita bisa menarik perhatian presdir baru ini.."
"Itu akan sulit.,krna saya dengar meski dia wanita tapi auranya itu sangat tidak biasa.."
"Aura dingin dan intimidasi sangat pekat."
" sepertinya akan benar2 sulit."
Begituliha isi perbincangan berbagai kelompok orang yang telah hadir di acara.
Lift terbuka di lorong berdinding kaca..lantai 38 ini ada beberapa ruangan pesta.dan yang saat ini di gunakan oleh pesta penyambutan adalah ruangan termahal di antara laiannya.
Dan Farel telah menghubungi para petinggi jika mereka sebentar lagi akan tiba.sehingga membuat para petinggi pun meminta para pegawai yang datang berbaris di maaing2 sisi jalan masuk untuk menyambut kehadiran presdir mereka. sedangkan para tamu undangan memfokuskan pada pintu yang akan mempertemukan mereka dengan pemeran utama nya.
Kreeek......
Pintu ruangan terbuka perlahan...Farel terlihat lebih dulu dan berdiri di tengah2 pintu... menunduk lalu berkata...
" Silahkan Nona presdir.." katanya yang langsung memperlihatkan kaki jenjang kaila yang mulai terlihat melangkah ke dlam...
"Selamat datang Nona presdir.." sambut mereka serempak.
Kaila bergumam dengan wajah cantiknya namun terkesan kaku dan tatapan dingin. aura intimidasinya langsung terasa oleh orang2 sekitar membuat mereka meneguk dengan tatapan terpesona akan kecantikannya yang luar biasa...
" Nona muda.."...
..._____÷¥÷_____...
__ADS_1