My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
Aktifitas


__ADS_3

Jam 3 sore,kaila turun dengan setelannya.dia menggengam ponselnya dan menuruni anak tangga.


" Mbk mell.. tolong bilang ke pak el untuk siapin mobil untuk anterin ke kampus."


" em..baik nona." maid wanita itupun melangkah ke luar.dia mengatakan apa yabg di inginkan kaila pada El,si supir eren.


Langkah kaki kaila tertuju ke arah dapur.perut yang tak terisi banyak di waktu makan siang pun kini sudah mengeluh meminta di sini lagi.dengan gerakan cepat,kaila pun mencari sesuatu di setiap rak lemari dapur.dia menemukan mie istan simpanan para maid.


" Makan ini saja." katanya sehingga dengan cekatan diapun mulai menyiapkan bahan2 untuk campuran mie instannya dan telah memasak air.


lebih 5 menit,mie istan yang kaila masak telah matang.diapun menuangkannya pada mangkuk yaang sudah dia siapkan.mengambil sendok dan garpu.. kaila pun melangkah menuju ruang makan membawa mangkuk mie dan es jeruk kesukaannya untuk menemaninya makan.


"sssstttt...pasti nikmat." nantinya sambil menggosok2 kan kedua telapak tangannya.


"Selamat makan.." katanya sebelum meniup dan menyantap mie instan yang terlihat bagaikan lahar api krna telalu banyak nya cabe.


"huuuu...pedas..." keluhnya dengan sangat menikmati.


kaila menikmati makanan yang dia masak dengan sesekali mengaduh karana kepedasan...tapi meski begitu dia tidak ada niatan untuk menyudahi makannya sebelum semuanya habis.


"Nona.." seru maid mell menghadapinya.


"emm.?" mendongak mengangkat kedua alisnya.


" Pak El sudah menunggu."


"katakan pada nya untuk menunggu sebentar lagi "


mell mengangguk." baik nona." fan melangkah pergi setelah sempat melirik apa yang di makan kaila membuatnya penasaran dan akhirnya mengugah selera.


itu terlihat sangat pedas,tapi itu juga terlihat sangat enak.


batin mell melangkah pergi.

__ADS_1


"Ini bau apa.? kok menyengat sekali,juga rasanya pasti sedap." gumam eren yang berada di ruang kerja merasa sedikit terganggu.


" Sebaiknya aku melihatnya.daripada harus penasaran dan membuat lapar."


pria itu beranjak dari kursinya dan melangkah meninggalkan ruang kerja.


eren mengernyit melihat punggung seseorang di meja makan .itu terlihat familiar..


"Kaila..." lirihnya. " apa yang sedang dia lakukan.?" kakinya terus melangkah mendekat.


ruang kerja yanga da di lantai utama tepatnya di dekat tangga membuat tempat itu sedikit terlihat tersembunyi.kaila tidak menyadari kedatangan eren yang berajalan keluar dari arah belakangnya.


" Apa yang kamu makan..?"


uhkuk uhuk uhuk...


Kaila tersedak karna terkejut,diapun langsung meraih minumannya untuk meredakan batuk krna tersedak juga rasa pedas yang menjadi dua kali lipat menyengat pada tenggorokan,hidung dan telinganya... wajahnya memerah.. di melangkah meninggalkan eren untuk mengambil minuman lagi untuk mengurangi rasa pedas yang teramat.


" Kamu tidak apa2.?" namun kaila menghiarukannya.dia terus minum air dingin sebanyak2nya.


dasar mengganggu saja..


kaila meliriknya kesal.bagaiman tidak.. eren telah menggangu makannya lagi.tadi laki2 itu meng introgasinya dan sekarang mengangetkannya..dia benar2 tidak bisa menikmati makannya dengan tenang.


eren melihat mangkuk yang di tinggalkan kaila..dia mengernyit melihat isi mangkuk itu.terlihat sangat merah,kental yang menggiurkan.


dia mengaduknya dan mendapati beberapa mie yang masih tersisa.bau menyengatpun kembali dia rasakan.tapi ini sedikit berbeda.. ini lebih menyengat dan....


" Kaila apa yang sebenarnya kamu makan ini ? ini terlalu pedas kaila.apakah kamu ingin mati hah.?" kesalnya mendapati apa yang.


Ck


kaila berdecak kesal.diapun pergi dari hadapan eren mo.

__ADS_1


apakah dia sudah menyerah untuk mempertahankan rumah tangganya dan akan meng iyakan pernyataan eren tentang perceraian. tidak!! nyatanya dia tidak pernah berfikir untuk menyerah dan menyetujui percerain itu. hanya saja.. dia ingin cuek saja untuk saat ini.


Kaila masih lelah.. dia masih butuh waktu untuk menguatkan hatinya lagi sebelum dia kembali berjuang menarik hati suaminya.


"Kenapa dia sebenarnya? dia sedikit berubah setelah dia kembali.ini sedikit tidak nyaman untuk ku dengan sikapnya yang berubah seprti ini.dia yang dulu selalu menggelayut ingin aku perhatikan kini malah diam dan cuek saja." pikor eren yang semakin tak suka dengan perubahan kaila.


pandangan eren teralihkan kembali ke mangkokyang di tinggalkan kaila setelah kaila menghilang dari pandangannya.


"Dan ini.... sruuup...uhuk uhuk..."


eren terbatuk krna rasa pedas yang teramat menyengat membakar lidahnya.


"Ini...uhuk uhuk.. enak tapi uhuk uhuk terlalu pedas.." diapun meninggalkan mangukuk itu dan mengambil aor dlam kulkas untuk meredakan rasa pedas yang dia rasakan.


"Makanan laknat." keluhnya.


"kemana gadis itu pergi.."


eren mencari kaila ke depan ruamh dan mendapati kaila telah berada di dlam mobil yang sudah menyala.


"Mau kemana.? " namun kaila diam memainkan ponselnya.


" kaila jangan buat aku bertanya untuk ketiga kalianya.mau kemana kamu.?"


"Kampus.aku harus mengejar pelajaran yang tertinggal sebelum praktek tiba.pak ayok jalan."


"Tunggu.aku akan ikut mengantar mu."


kaila menatap eren tajam.


" mungkin saja di tengah jalan kamu akan membuat masalah dan menghilang lagi itu akan membuat ku kerepotan jika ayah menanyakan mu."


ternyata... bukan rasa khawatir kepada ku.tapi dia khawatir jika ayah mengetahuinya dan menghukumnya."

__ADS_1


sesampainya kaila di kampus,eren lagi2 pergi tampa sepatah katapun setelah kaila turun dari mobil.dan kaila hanya bisa menahan rasa sakit yang sering keli dia rasakan atas perlakuan eren padanya.


memulai aktifitasnya kembali.dengan perlahan kailapun sedikit mulai melupakan kesedihannya.dengan kesibukan yang dia jalani.tugas kuliah dan laporan2 perusahaan yang mengisi waktunya mmebuatnya menikmati harinya2.tampa kaila sadari jika dirinya telah di awasi oleh pesuruh eren yang sedang menyamar mandi tukang bersih2 di kampus.


__ADS_2