
sudah satu minggu berlalu.eren tidak lagi menghubungi kaila untuk menanyakan kabarnya.kailapun sama.. fikirannya saat ini hanya ingin lekas2 menyelesaikan studinya dan lulus dengan menerima status sarjana yang memuaskan.
Kaila sedang membaca naskah tesnya sebelum dia benar2 terjun ke lapangan dengan status praktek untuk memeluliskannya.
Terpejam,mengintip dan bibirnya terus bergerak2 membaca naskahnya sebagai tujuan penghafalan. tingkah kaila tak luput dari sepasang mata pria berkaca mata yang menaruh hati padanya.
"dia ,lucu..." gumam laki2 itu.merekam setiap pergerakan kaila dalam otaknya.hingga tampa dia sadari dia senyum2 sendiri membuat sang adik yang duduk tak jauh darinya mengernyit penasaran.
"Apa yang di fikirkan kakak,hingga dia senyum2 sendirian seperti itu." lirih gadis cantik yang berwatak sombong itu.
gadis itu menatap kakaknya lekat,dan menyadari jika kakaknya sedang memperhatikan sesuatu.sherly mengikuti arah pandang kakanya yang mencurigakan.mata gadis sombong itu terbuka lebar di saat menyadari siapa yang di tatap oleh saudara itu.
"Sharman Luo,apakah kamu gila..."kesal gadis itu menyadari siapa yang di tatap dan membuat kakanya akhir2 ini berubah padanya.
"Jangan bilang dia suka pada gadis kampungan itu.jka benar,pantas saja sifatnya akhir2 ini menyebalkan.selalu memarahi ku hanya karna masalah kamar waktu itu.ternyata dia suka pada wanita kampungan itu.
itu tidak bisa di biarkan.aku tidak ingin kehilangan perhatian kakak ku meski aku telah mendapatkan banyak perhatia dan orang2 di sini." imbuh lirih sherly mengepal,tangannya mengepal tak terima.
Dia menatap tajam kaila..membuat bulu kudu kaila berdiri karna merinding akibat angin dingin tiba2 menerpanya.
"grrrr... apa yang terjadi.kenapa tiba2 aku merasa merinding.jangan bilang si brengsek eren mo memaki ku di sana.benar2 tidak bisa membuat orang tenang."
dan lagi.aku ini seorang istri yang punya suami.tapi seprti tidak punya suami.
imbuh hati kaila,berfikir jika eren mo sudah membuatnya merinding.
menggeleng dengan cepat.menghapus setiap pemikiran jelek yang berhubungan dengannya.gadis dewasa bertubuh kecil itu kembali berkonsentrasi..hingga pusat pikirannya pecah do saat jam waktu kuliah telah berakhir dan yang di susul dengan deringan getar ponsel yang berada di mejanya.
"Kak farel."batinnya.dia melihat pesan yang masuk dan membacanya.
...π§...
...Nona muda,ada dokumen yang harus anda lihat dan tanda tangani.orang2 saya akan mengantarnya pada nona nanti.itu nona pelajari dulu dan besok orang yang sama akan kembali mengambilnya.untuk detailnya,nanti saya hubungi lewat telfon....
...Dan anda tidak usah khawatir,orang2 saya tidak akan membuat orang2 tuan eren curiga.jadi anda hanya perlu bersikap biasa2 saja....
...__________________...
__ADS_1
isi pesan email dari farel pada Kaila yang baru saja menyelesaikan makulnya.
Makul kali ini hanya sebuah tugas sebelum prakter ke lapangan langsung,jadi mereka harus menampilkan sebuah drama dan setelahnya mereka akan prakter..di kirim ke beberapa prusahaan yang berhubungan dengan ke artisan model bahkan sejenisnya.
"Lan.kantin yuk."
"kuy.gue laper."
"kamu sudah dapat tugas yang berhubungan praktek kan lan.?kamu di tugas apa.?"
"Gue pastinya lebih ke wawancara Kai.lagi pula tubuh gue ini sepetinya tidak akan masuk jika di tugaskan untuk menjadi artis.dan akan susah mendapat peran."
"huh,kamu itu benar2 tidak bisa berfikir posistif." kesal kaila.
"......hahahaha."
"Terus nanti kita gak bisa bareng dong.?!"
"Tenang aja.gue ada ada di prusahaan yang sama sama lo.hanya saja profesi gue beda."
"Kak. yang biasa.." kata kaila pada penjaga kantin.
"Siap nona.nona Alana juga.?"
"yoi.. yang pedes biar mata gue terbuka."
penjaga kantin dan kaila geleng2 kepala saat mendengar pesanan alana yang menantang.diapun mengetik balasan email untuk Farel mengatakan jika dirinya sedang berada di kantin.
Tak lama kemudian.seorang wanita berpakain model culun melangkah bersamaan dengan salah satu pelayan kantin.gadis dengan rambut panjang terikat ekor kuda dengan kemaca bulat melengkapinya.. berjalan di depan belakang pelayan yang membawa pesan kaila dan alana.
Di tangannya wanita itu membawa map biru dengan isian kertas di dalamnya tidak terlalu tebal.dia menunggu pelayan pergi setelah meletakan pesan kedua gadis itu.
"Silahkan menikmati.. "
" em. makasih kak."
Alana mengernyit heran dengan keberadaan wanita culun di depannya.diapun menyenggol kaila yang masih belum menyadari keneradaan gadis culun tersebut.
__ADS_1
" Apakah ada masalah? "tanya alana pada gadis culun itu di saat kaila menoleh padanya.
"Tidak,tidak ada."
Kaila menatap gadis yang di tanya oleh alana dengan mengernyit.
"Saya hanya ingin memberikan buku makalah yang nona Kaila ingin pinjam kemaren.sebenarnya saya belum selesai mempelajarinya,hanya saja krna sepertinya nona sangat membutuhkannya jadi saya akan meminjamkannya pada nona."
Kaila langsung menangkap maksud dari gadis di depannya saat mata gadis itu memberi kode padanya.
"Oh,apakah tidak apa2..?"
"Tentu tidak apa2 nona.hanya saja besok anda harus sudah selesai mempelajarinya.karna lusa makalah ini akan saya kembalikan pada pemiliknya,jadi setelah anda mengembalikannya pada saya besok saya akan membacanya sebentar sebelum di ambil kembali makalah ini."
"ok.aku akan membaca intinya yang mungkin bisa memberi ku masukan.dan besok aku akan mengembalikannya."
gadis itu mengangguk tersenyum.
"oowh ya,aku lupa kemaren belum menanyakan nama mu.jadi kalo boleh tau siapa nama mu.?"
"Saya,Kamelea.. panggil saja Lea,nona."
"oh ok lea.jadi lea jangan panggil nona ya.panggil saja Kaila."
"Iya,.. buang kata 'Nona' itu.krna kita bukan anak2 dari milyioner.." kata alana.
"eh hehehe... iya..."balas Kaila canggung,sambil menggaruk kepala yang tak gatal.
"Baik."
Dia lupa apakah,jika orang tuanya pengusaha.ya meskipun bukan millioner,tapi tetap saja dia termasuk golongan orang 110 sedunia.dan aku?!"
lea melirik kaila.tampangnya tidak memberikan perubahan ekpresi.membuat kaila lagi2 bergumam dalam hati.
Ini lagi... tampangnya juga...datar datar saja.
keluhnya.yang hidupnya di kelilingi oleh orang2 bertampang datar terkecuali alana yang lumayan berbeda.
__ADS_1