My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
Pulang.. Kafeila


__ADS_3

tit tiiiit...


suara kelakson mobil yang di bunyikan oleh farel bahkan di hirau kannya..kaila terus melangkah membuat farel mau tak mau harus menghentikan nya tepat depan samping kaila..


dengan khawatir farel pun keluar mobil setelah meraih baju besar untuk menghangatkan tubuh kaila.farel berjalan dengan cepat menghampiri kaila yang terus berjalan dengan tatapan kosong.


"Nona,anda baik2 saja.?" tanyanya sambil memakaikan baju hangat itu pada punggung kaila.


Kaila tak menjawab.langkahnya terenti dan mendongak menatap farel di depannya...


Bhuk..


memeluk farel dengan erat kailapun kembali menangis..membuat farel menahan amarah pada eren yang telah membuat kaila sedih hingga linglung seprti ini.


tampa bertanya pun farel tau jika eren mo,suami dari kaila itu telah membuat nonanya terluka..meski dia belum tau pasti dengan cara apa eren mo melukai kaila.yang jelas bukan memaksa kaila melayaninya krna dia tau jika eren mo tak mencintai kaila dan tak ada niatan untuk menyetubuhi kaila.


miris memang, itulah yang membuat farel merasa iba pada nonanya yang tak pernah di inginkan keberadaannya oleh suaminya.


" Nona,lebih baik kita pergi sebelum nona masuk angin."katanya menuntun kaila ke dlam mobil.


Jalan dalam ke adaan sepi.. tak ada mobil yang berlalu lalang se enaknya dan tak ada pula berandalan2 yang jalan di sekitar krna di area perumahan elit ini penjagaannya cukup ketat.Asalkan tidak mencurigakan maka akan di perbolehkan lewat oleh sensor ke amanan gerbang utama perumahan.


Ini adalah hal yang membuat farel sedikit lega di saat mengetahui nonanya aman dari orang orang yang memilki niat atau kebiasaan buruk.


" Nona,apakah nona ingun saya pesankan kamar hotel atau tinggal di apartemen saya.?"


kaila yang sedari diam melamun menatap keluar akhirnya bersuara.


" Pulang.aku ingin ke mansions."lirihnya tampa menoleh.


"Baik nona..."


Farel melajukan mobil keluar kota menuju pinggiran kota di mana mansion yang baru tadi siang mereka tinggalkan. Mansions di bawah gunung adalah tujuan kaila saat ini..dia butuh waktu sendirian untuk menenangkan hatinya sebelum kembali berjuang lagi untuk mendapatkan hati eren seolah2 kejadian beberapa waktu lalu tak pernah terjadi.


Menonaktifkan ponselnya,kaila tidak ingin di ganggu oleh siapapun..termasuk sahabatnya yang telah memberi saran seprti menggoda eren yabg pada akhirnya berakhir dengan dirinya terluka.


Bukan salah sahabatnya memang.Alana hanya berniat memberi saran dan menolongnya untuk memajukan hubungannya dengan eren..hanya saja eren yang tak mau hubungan suami istri itu semakin kuat dengan melakukan Itu malah tega dan menghancurkan semuanya.

__ADS_1


menghancurkan Hati rapuh kaila yang selalu mengharapkannya.


...___...


Klek


"Dimana dia.?" guamanya melihat ke segala arah.


Namun tidak mendapatkan keberadaan kaila di sana..


"Apakah dia tidur di kamar lain.?" imbuhnya terus berjalan menuju ruang ganti mencari pakaian untuk nya tidur.


" Sepetinya begitu.karna tak mungkin dia pergi dari rumah di jam segini.." melihat waktu di jam tangan yang tertata rapi.


Waktu sudah menunjukkan jam 9malam.eren membarungkan tubuhnya di ranjang.dia menatap langit2 kamar..mengingat perkataan nya pada kaila benerapa waktu lalu.


" Apakah aku sudah keterlaluan.?" tanyanya di saat wajah sedih kaila terngiang dalam fikirannya.


"Biarkan saja.. ini semua agar dia rau posisinya dan melakukan hal nekat seperti ini lagi."..


mengusap wajahnya dengan kasar menghapus wajah kaila yang mengganggu fikirkannya.


Perlahan eren pun terlelap dengan rasa letih dan kantuk yang menyatu.. membuat tidurnya lelap.tidurnya leluasa nyaman tampa memikirkan keberadaan istri kecilnya yang biasanya mengganggu tidurnya krna tidur kaila yang rusuh..kini dia pikir kaila masih berada dlam satu atap dengannya.


Jam sebelas malam.mobil yang di kemudikan oleh farel telah terparkir di halaman mansions Kafeila..(maaf nama mansion nya baru di tulis/baru terfikirkan😁).


Kaila turun dengan di gendong oleh Farel menuju kamar utama...yang tetap di sambut ramah dan hormat oleh pekerja yang menunggu setelah mengetahui nona mudanya akan kembali bermalam di sana.


"Sela....


"Sssttttt...." sela farel menghentikan sapaan dari para pekerja agar tidak mengganggu tidur kaila.


"Maria..ikut saya dan ajak dua orang lainnya.." pintanya dengan suara berbisik.


"Baik tuan farel.." balsnya dengan suara berbisik.


Farel membarungkan kaila di ranjangnya dengan pelan,di belakangnya ada tiga maid termasuk maria menunggu perintahnya.

__ADS_1


" Tolong gantikan baju nona,usahakan agar tidurnya tidak terganggu karna beliau baru tidur setelah lelah menangis."


" Baik tuan farel."


meninggalkan kamar kaila,farel membiarkan para maid mengerjakan tugasnya.sedangkan dia memerintahkan pekerja lainnya untuk kembali ber istirahat krna besok mereka harus bangun pagi2 sekali untuk memulai aktifitas kerjanya.


"Badan beliau basah.apakah beliau di bully?


"matanya juga bengkak.seprtinya dia terlalu lama menangis."


" apa yang sebenarnya terkadi pada nona kita.?"


" tidak usah banyak bicara,kita harus menyelesaikan tugas kita agar nina tidak masuk angin yang akan membuat beliau demam."


"Baik mbk maria.."


setelah mengganti pakaian kaila mereka keluar setelah menyelimuti kaila dan mengatur suhu dlam kamar agar kaila tak kepanasan dan kedinginan di pagi hari nanti.


"Tuan farel ,baju nona sudah kami ganti."


farel mengangguk.diapun melangkah ke lantai uatama di ikuti oleh ketiga maidnya.


" Beliau akan tinggal di sini untuk beberapa hari.jadi tolong layani beliau dengan baik karna suana hatinya sedang buruk." jelas farel yang tak bisa di tanya lebuh jelas lagi apa yang sebearnya terkadi pada nina muda mereka.


merekapun menyanggupi perkataan farel.krna ini memang sudah tugas mereka melayani majikan satu2nya di rumah itu dengan baik seperti dulu melayani kedua orang tua Kaila.


" Baik tuan..."


" istirahatlah.aku juga akan istirahat.." ucpnya sambil melangkah menuju kamarnya yang berada di lantai bawah dekat anak tangga.


Malam2 di pegunungan selalu sunyi.hanya ada suara remang2 kayu yang bergerak karna angin.. hewan2 yang berseru dan suhu dingin pegunungan adalah ciri khas mansion kafeila milik keluarga Andra yang tekenal dengan sebutan keluarga Aero si pengusahan sukses.


.


.


😴

__ADS_1


Abis baca jangan lupa tinggalkan jejak dan langsung


Tidur ya😁😉Jaga kesehatan


__ADS_2