My Stupid Smart-ass Husband

My Stupid Smart-ass Husband
kembali_2


__ADS_3

Kaila membuka pintu kamarnya dengan kunci cadangan yang di pegang.ditutupnya pintu tampa menguncinya kembali kaila merebahkan tubuhnya pada ranjang nya setelah meletakkan bawaannya.


"Sebaiknya aku tidur sebelum si brengsek eren datang membuat masalah." gumamnya memejamkan mata.


"Sebenarnya aku malas berhadapan dengannya.tapi aku gk mungkin menghindar teruskan.


apakah aku sudah tidak menginginkan hubungan rumah tangga yang romantis?


Dan apakah mungkin aku bisa mencapai hal itu.?


aku tidak tau.. aku lelah..."


matanya terpejam namun mulutnya bergumam sehingga dia diapun terlelap menghentikan gumamannya.


dia baru saja terlelap menuju mimpi tapi dia harus di kagetkan dengan timpukan dari seseorang.


bhuk..


"Bangun sialan..ngeselin banget si lo..." umpat kesal dari gadis sebaya nya yang sudah meletakkan kedua tangannya di pinggang.


"Astaga.. nyebeliiiin. aku baru saja tidur dan kamu sudah mengganggu ku..ah..." keluh kaila bangun dengan malas..


bruk...


kaila mematung seketika, tapi tidak lama kemudian dia tersenyum dangan pelukan dari sahabatnya itu.


" Lo bikin gue khawatir tau gak.di mana lo beberapa hari ini?


kamu tinggal di mana ? dan bersama dengan siapa? jawab.."


kaila tersenyun geli dengan banyaknya pertanyaan dari alana.


"aku pergi ke suatu tempat tampa aku sadari.dan setelah sampai di sana aku memutuskan untuk diam di sana krna tempat itu nyaman dan tenang."


"Sama siapa.?"


"Sendiri.."


alana menatap tajam menyelidik pada kaila.


" heh,jangan menatap ku kayak gitu."


"Emang kenapa dangan tatapan ku?"


"Seperti seseorang yang sedang menatap mangsanya" dengan senyum jahil.


bhuk


alana memukul bahu kaila keras,merasa kesal.


"Abisnya.kamu kan tau sendiri jika aku tidak punya siapa2 lagi selain kamu sahabat ku dan kelurga mo di kota ini.jadi mana mungkin aku pergi dengan orang lain di saat kalian semua sedang melakukan aktifitas kalian masing2 sedangkan aku pergi ke suatu tempat yang entah aku tidak tau namanya.."


"Beneran kamu tidak tau nama tempat mu tinggal kemaren?"

__ADS_1


"sebenarnyasih aku tau,hanya saja krna namanya susah di ucapkan jadi aku cepet lupa hehehe.." cengirnya.


"Ck,dasar...


lo tau gak.saat lo menghilang suami lo itu benar2 mengganggu gue.bahkan dia membuat kedua orang tua gue yang tiga hari lalu pulang juga merasa tidak nyaman krna mereka berfikir jika mereka telah berbuat salah...pergerakan mereka merasa tak leluasa." oceh alana menceritakan.


"Iyakah.? kok bisa.." pura2 kaget.krna dia sudah tau hal itu.


" iya.itu benar2 menyebalkan.karna hal itu, kedua orang tua gue melarang gue pulang dan mereka langsung berangkat dengan menggembok pintu gerbang dan pintu rumah tau gk lo."


kenapa dia berlebihan begitusih,seharusnya dia senang dong kalo aku ada di sekitarnya..


dia melakukan hal itu seperti dia mencintai ku saja.


seperti penguntit maniak.


tapi itubtidak mungkin.


kaila menggeleng,menghilangkan pikirannya yang menurutnya mustahil.


"Sudahlah,lupakan yang membuat kita kesal.aku beli oleh2 buat kamu."


"Oowh ya...?" girangnya


"hmmm...baju couple untuk kita pakai pas ngampus.fan ada cemilan untuk kita makan nanti."


Alana meraih tas paper back.dia melihat setiap isinya setelah meletakkan lapotop kaila di atas meja.


"Bagus... meski meski modelnya yang sedikit berbeda." komen alana melihat baju2.


warna yang sama,medel yang berbeda..



(couple 1)



(couple 2)


"Bagus...kapan2 kita pakek. "


"eem..." balas kaila yang kini sudah merebahkan tubuhnya lagi.


"Kira2 kapan ya cocok nya...


pasti kita makin cantik kalo pekek ini nanti.dan kayaknya anak2 di sni masih belum pernah pakai baju kayak gini deh.pasti kita akan menjadi pusat perhatian saat itu..." celoteh alana tampa henti.. sehingga celotehannya terenti di saat dia menyadari tidak mendapat reapon apa2 dari sahabatnya.


" Eh bangkek..sialan banget sih punya temen.gue ngomong banyak2 malah di tinggal molor." grutunya.melihat kaila sudah terlelap.


"bener bener nih anak.gue kesel tapi gue juga tidak bisa berbuat apa2 padanya.haiiss..." keluhnya membereskan baju2 yang sedari tadi dia lihat.


" Semoga tidur mu nyenyak,sebelum perusuhnya datang....

__ADS_1


Klek....


mata Alana membulat...


baru aku bilang,eh setannya udah muncul aja..


......


Sebelum memasuki gedung asrama,eren harus berhadapan dengan pengawas asrama wanita.memintan izin untuk masuk seprti biasa.


biasanya seorang laki2 di larang keras untuk masuk ke asrama wanita terkecuali pria itu di pastikan memiliki hubungan dekat seprti hubungan keluarga,sodara sedarah..maka mereka boleh masuk ke gedung asrama setelah mendapat izin dari pengawas.


Eren yang berstatus wali dari Kaila pun mendapat izin dari pengawas tersebut.apalagi dengan statusnya yang sebagai petinggi kemiliteran negara itu.


Pengawas mempersilahkan dengan hormat meski dia tidak mendapat laporan jika Kaila telah kembali.


" Semoga gadis itu ada,agar tuan eren tidak keluar dengan aura suram seprti hari itu.." katanya di at eren telah berjalan menjauh dari ruangannya.


Dengan langkah tergesa dan tegas memancarkan karismanya.eren terus menuju kamar Kaila berada.bersama satu bawahannya.


" Buka pintunya..." katanya pada sang bawahan yang langsung di lakukan.


Klek


dia berdiri di depan pintu yang terbuka menatap pada alana yang menoleh kaget padanya.


Glek...


alana menelan ludahnya kasar setelah tatapannya bertukar pandang dengan mata tajam eren.dia memaki dalam hati.


pandangan mata eren langsung menatap pada ranjang yang terlihat jelas di sana ada tubuh mungil yang sangat di kenalinya.


matanya menyipit,semakin menajamkan tatapan dingin dengan aura dingin yag membuat sesak.


Alana yang akan membereskan dua pasangan baju itu mengurungkan niatnya karna ruang geraknya terasa berat dengan aura yang dipancarkan oleh suami sahabatnya itu.


"Gadis nakal ini.. sungguh membuat pusing." gumannya.


dia melirik melihat barang2 yang membuatnya berfikir itu barang2 yang di bawa oleh istri kecilnya.


heh.. seprtinya dia bersenang2 beberapa hari ini.bahkan dia membeli baju couple dan cemilan untuk nya dan temannya itu.


eren mendekat ke arah ranjang kaila.dia membungkuk melihat kaila yang tertidur pulas.


" sejak kapan dia tidur...?"


" Baru saja.5 menitan yang lalu..." reflek alana menjawab dengan cepat.


dengan gerakan cepat,diapun meraih tubuh kaila dan membawanya dalam gendongan dengan pelan.


dhuk


namun sayang kaila terbangun dan...

__ADS_1


____aaah.... tunggu bab selanjutnya😁👋👋


__ADS_2