Mysterious But Sweet

Mysterious But Sweet
Dua puluh sembilan


__ADS_3

" Setelah beberapa hari kau baru menemui ku sekarang. " Zeus melepaskan anak panah nya dan menancap tepat di buah apel yang ada di atas kepala seseorang.


Orang yang menjadi objek tadi hanya diam tanpa gentar sedikitpun. Ini adalah aksi yang sudah biasa menurut nya. Jika ia berbuat hal yang menurut Zeus adalah kesalahan, maka hukuman ini yang akan ia terima.


" Apa dengan begitu kau menjalani hari dengan puas?!. " Zeus kembali melesatkan anak panah nya, namun objek yang ia incar adalah pohon yang berada tepat di belakang orang tersebut.


Sslap.


Orang itu memejamkan mata nya saat Zeus akan melempar belati ke arah nya. Inilah Zeus, ia memang pandai melesatkan anak panah, namun untuk melesatkan belati itu adalah hal yang tidak bisa Zeus lakukan. Bisa jadi belati itu menancap begitu saja di wajah nya.


" Ahk aku masih membutuhkan mu. Jadi hari ini kau selamat. " Zeus duduk di kursi nya lalu menyilang kaki, bersiap untuk mendengar pengakuan dan pembelaan dari wanita di depan nya.


Anggun. Yah wanita itu adalah Anggun. Asisten sekaligus teman dari Liliya yang ternyata bekerja sebagai bawahan seorang Zeus Alatas Xavier.


Anggun merapikan penampilan nya, lalu berjalan ke arah Zeus. " Saya sengaja tidak memberitahu tuan jika saya ada di sini karena saya tidak ingin Devano mengetahui jika saya berkhianat kepada nya. " Jelas Anggun.


Zeus berhenti mengunyah apel nya. Ia menolehkan wajahnya ke arah Anggun. " Berkhianat? Kau membuat kesepakatan dengan lelaki bajingan itu?!. " Ucap Zeus dengan suara datar.

__ADS_1


" Saya sengaja mengelabui nya jika saya setuju dengan rencananya untuk menjebak anda tuan, dengan begitu dia akan membebaskan saya dan saya bisa kembali kemari. " Anggun melirik Ke arah Zeus, agar bisa melihat ekspresi apa yang ada di wajah nya sekarang.


" Aku percaya. Kembali ke aktivitas mu lagi. Dan ingat jangan dulu perlihatkan wajah mu di depan Liliya sebelum aku menyuruh mu. " Peringat Zeus yang di angguki langsung oleh Anggun.


Setelah Anggun pergi, Robert mendekat ke arah nya. " Robert tolong awasi pergerakan Anggun selama di sini. Laporkan segala hal yang mencurigakan. " Perintah Zeus.


" Bukannya tuan sudah percaya dengan nya?. " Tanya Robert.


" Enggak akan ada yang bisa di percaya dari mulut manusia. Tindakan mereka lah yang membuktikan semua nya. " Ucap Zeus yang mampu di mengerti oleh Robert.


Tanpa Zeus tahu, Liliya memperhatikan dirinya sejak 5 menit yang lalu dari atas balkon kamar nya. Liliya memperhatikan wajah Zeus yang begitu tampan ketika terpapar sinar matahari.


" Kenapa dia tampan sekali. " Liliya tidak akan menyangkal jika Zeus memang setampan itu. Selama ini ia jarang memperhatikan pria di sekitar nya karena teror yang ia alami selama ini.


" Dia setampan kakak. " Mengingat kakak nya, Bagaimana kakak nya selama ini? Apakah sudah sadar? Ia tidak tahu kabar keluarga selama kejadian itu.


" Apa mereka baik baik saja?. "

__ADS_1


" Mereka baik baik saja. " Liliya terkejut dan langsung menoleh kebelakang. Ternyata Zeus. Sejak kapan ia berada di sana? Bukannya dia sedang ada di bawah tadi. Liliya kembali melihat ke bawah dan memang di sana sudah tidak ada siapapun.


" Kamu terlalu banyak melamun sampai tidak tahu jika aku di belakang mu. " Liliya kembali menoleh ke arah Zeus yang berjalan mendekati nya.


" Jika kamu ingin tahu kabar keluarga mu akan ku beritahu. Mereka baik baik saja dan kakak mu sudah siuman dari dua hari yang lalu. " Zeus duduk di samping Liliya.


" Apa aku boleh menelfon mereka?. " Tanya Liliya.


" Untuk saat ini tidak boleh karena musuh ayah mu masih mengincar kita. Jika kita menghubungi keluarga mu maka musuh ayah mu akan bisa melacak keberadaan kita. " Jelas Zeus yang membuat wajah Liliya berubah lesu.


" Yah. Padahal aku sangat rindu pada mereka. " Ucap Liliya.


Zeus merangkul bahu Liliya. " Tenang saja ini tidak akan lama. " Paling hanya sampai orang tua mu setuju dengan kita. Lanjut nya dalam hati.


Liliya mengangguk mengerti. Yah ini tidak akan bertahan lama. Jika semuanya selesai ia bisa kembali ke keluarga nya dan tidak akan merepotkan Zeus sama sekali.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2