
Tak lama kemudian, polisi pun datang. Villa itu kini diperiksa secara teliti oleh para polisi, Villa itu sedikit jauh dari warga lainnya membuat tak banyak warga yang berkerumun. Lolisi meminta keterangan tentang kejadian-kejadian beberapa tahun pada warga dan para pekerja yang ada divilla itu, baik tukang kebun maupun tukang bersih-bersih, pemilik villa juga menjadi sasaran polisi untuk di introgasi, melihat dari tengkorak itu diprediksikan jika kejadiannya sudah berlangsung lama. Kalandra memberikan foto Nirbita kepada polisi.
"Ini korbannya, Pak," ucapnya.
Polisi melihat foto tersebut, "Dari mana kau tahu jika tengkorak itu adalah gadis yang ada di foto ini?" tanya polisi tersebut melihat curiga ke arah Kalandra.
"Iya mendatangiku dan memberi petunjuk jika kami harus ke gudang itu, kami menemukan tengkoraknya sesuai dengan petunjuk gadis yang di dalam foto itu," jelas Kalandra, polisi tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Kalandra. Namun, fakta jika Kalandra adalah yang menemukan tengkorak itu dan dia hanyalah penyewa tak bisa mereka abaikan, mungkin saja memang itu benar hantu tengkorak itu yang tak tenang dan meminta tolong kepada mereka.
Teman-teman Agam yang juga menyewa tempat itu, mulai mengabadikan beberapa foto tersebut dan bercerita pengalamannya di Villa itu. Ternyata beberapa temannya juga merasakan hal-hal yang aneh. Namun, mereka tak ada yang melihat Nirbita dan hanya diam berbeda dengan Agam dan juga Kalandra yang bisa melihat Nirbita.
__ADS_1
Vina yang juga beberapa kali mengalami kejadian aneh menjadi seorang reporter dadakan dan mulai mewawancarai satu persatu temannya, membahas mengenai apa yang mereka alami di Villa itu. Kejadian-kejadian mistis apa yang mereka alami saat berada disana dan yang paling bersemangat bercerita adalah Agam.
Setelah mendapatkan rekaman pengakuan teman-temannya, Vina pun mengunggah di akun media sosialnya dan memberi judul postingannya dengan caption Villa Nirbita dan dengan cepat unggahan itu pun viral.
Satu persatu pesan masuk menandai Vina jika itu adalah Nirbita, salah satu temannya yang menghilang 10 tahun yang lalu. Banyak yang mengomentari di kolom komentar jika mereka juga pernah menginap di Villa itu dan hanya bertahan selama sehari karena merasa ada yang aneh.
video itu juga sampai pada keluarga yang menyewa Villa itu sebelum Kalandra dan teman-temannya datang. Mereka juga memberi kesaksian jika mereka pernah melihat Nirbita berayun di bawah pohon yang besar di belakang Villa itu dan masuk ke dalam mimpi mereka, membuat mereka hanya menginap selama 2 hari dan meninggalkan Villa itu.
Mereka pun semua kembali ke kota, begitu pula dengan Kalandra dan juga Agam, mereka kembali ke kediaman mereka masing-masing. Rumah Agam dan Kalandra tak memiliki jarak yang jauh, mereka tinggal di kompleks yang sama.
__ADS_1
Saat ini Kalandra baru saja membersihkan tubuhnya dan berbaring diranjang empuknya, pengalamannya di Villa sungguh pengalaman yang takkan terlupakan.
Ia mengingat-ingat wajah Nirbita sembari menutup matanya. Namun, tiba-tiba ia kembali merasakan ada sentuhan yang terasa dingin di pipinya. Kalandra langsung membuka mata dan melihat sekelilingnya namun, tak ada siapa-siapa.
"Nirbita! kamu kah itu?" panggilnya berjalan menyusuri kamar, membuka kamar mandi, ruang ganti dan balkon kamarnya. Kalandra juga keluar dari kamar dan mencari sosok yang tadi memegang pipinya, ia yakin ada yang memegangnya tapi di mana dia, apakah dia Nirbita.
Kalandra berjalan menuju ke dapur dan bertanya kepada Bibi. Apakah ada orang lain selain mereka berdua di rumah itu di mana kedua orang tua Kalandra sedang keluar, ayahnya ke luar negeri untuk masalah bisnis sedangkan ibunya berlibur ke luar kota bersama dengan teman-temannya.
"Tidak ada, Den. Hanya kita berdua di rumah ini, memangnya ada apa?" tanya Bibi membuat Kalandra yang duduk di meja makan dan mulai menikmati sarapan yang diberikan Bibi pun menggeleng.
__ADS_1
"Nggak apa-apa, Bi. Mungkin aku hanya berhalusinasi," jawab Kalandra.