OM-OM Pilihan Ayah Ku

OM-OM Pilihan Ayah Ku
Sangat licik


__ADS_3

Tiara menyenderkan tubuhnya di bangku.iya merasa sedikit lelah karena telah duduk menunggu.tiara membuka tas nya. dan mengambil ponselnya untuk menghubungi reval. sudah sepuluh kali tiara melakukan panggilan.namun nomor reval yang di tujuh sedang tidak aktif.


~Bi, Kok reval lama banget ya datangnya?" tanya tiara yang terlihat lelah.


~Saya juga gak tau nyonya,mungkin masih di perjalanan" balas bi ijah


~Seperti nya reval masih sibuk di kantor bi, ngurusin pekerjaan nya.kita pulang deluan aja deh bi," ucap tiara,sambil beranjak dari kursi tempat iya duduk.


sudah hampir satu jam tiara menunggu kedatangan reval.namun suaminya itu, belum menampakan batang hidungnya.hingga akhirnya, tiara memutus kan untuk pulang beristirahat di rumah.


tiara berjalan meninggal kan ruang tunggu rumah sakit,berjalan pelan sambil dipapah bi ijah dari samping.


tiara sampai di depan mobil lalu masuk kedalam mobilnya .


tiara menurun kan kaca mobil nya saat suara sirene ambulans masuk ke halaman rumah sakit.


tiara melihat beberapa tim medis berlari menghampiri mobil ambulans. memindah kan korban kecelakaan di atas ranjang yang beroda.


tiara melihat dari jarak yang agak jauh. sehingga tiara tidak melihat jelas wajah korban. hanya melihat pakaian yang di kenakan korban.


Samar samar tiara mengingat. pakaian yang dikenakan korban kecelakaan tampak sama seperti baju yang di kenakan suami nya tadi pagi.tiara menepis pemikiran itu jauh jauh. bahwa yang berbaring di sana bukan lah reval.lalu tiara memberi perintah pada supir nya agar cepat pulang kerumah.


...----------------...


[ Apartement Shinta ]

__ADS_1


Shinta keluar dari dalam mobil nya.iya baru saja pulang dari restaurant selesai mengganjal perut nya.


Shinta berjalan ke dalam gedung Apartement nya.masuk kedalam lif dan menekan tombol angka tiga. agar segera sampai ke lantai tiga apartementnya.


shinta sampai di depan kamar Apartement. namun langkah shinta terhenti sebentar, saat melihat kamar apartementnya terbuka.


Cepat cepat shinta masuk ke kamar.dan mendapati ayahnya sedang duduk santai di atas kursi nya yang menghadap jendela.


~Sedang apa ayah di dalam kamar ku..! Tanya shinta tajam.


~Apa seorang ayah salah,jika ingin menjenguk putrinya.?" balas ayah shinta, yang masih membelakangi shinta.


~Jangan berbasa basi.! katakan,apa mau ayah?" ketus shinta.


~Aku hanya ingin memberi mu hadiah anak ku..." balas ayah shinta yang kini membalik badanya nya, menghadap shinta.


Body Guard yang berada di kanan ayah tiara segera pergi keluar dari kamar. sedangkan yang di sebelah kiri tetap berdiri tegap,menjaga ayah Shinta


body Guard ayah shinta masuk membawa seseorang pria yang wajah nya sedikit penuh dengan luka lebam.


mata shinta membelalak.kala melihat pria itu. pria yang iya seludup kan bekerja di perusahan ayah nya.untuk mencuri data perusahan.


~Apa maksut ayah membawa pria ini,aku tidak mengenal nya?" elak shinta tak mengakui.


~Kau bicara lah!" Ucap ayah shinta kepada Pria itu.di iringi pukulan dari bodyGuard ayahnya.

__ADS_1


Pria yang menjadi mata mata seludupan shinta itu. mengerang kesakitan sebelum menjawab.


~Maaf kan saya bu, saya gagal menjalankan rencana, saya ketahuan saat saya menyalin data itu." sambil menangis, pria mata mata itu menahan nyeri di badanya.


Shinta terdiam tak dapat berkutik.iya merasa kalah sebelum bertanding.padahal tinggal sebentar lagi iya akan berhasil membalas perlakuan ayah nya.


~Kemasi barang mu! kau akan ku kirim kan ke tempat nenekmu.atau, " ayah shinta mengancam.


~Atau apa.!" teriak shinta menantang.


~atau kau akan masuk ke dalam sel penjara? Jawab ayah tiara dengan santai.


~atas dasar apa ayah berani mengancam ku? tanya shinta yang tak terima perlakuan ayah nya.


~Pertama,kau berani menyeludupkan mata mata di perusahan ku. untuk mencuri data data penting.! yang kedua. pria suruhan mu ini sebentar lagi akan membunuh orang." ayah tiara beranjak dari kursi dan meninggal kan ruangan Apartemen shinta.


shinta berjalan menuju pria suruhan nya. dan membuka tali yang mengikat tangan nya.


~Hei... apa maksut dari perkataan ayah ku barusan?" tanya shinta penasaran.


~sa-. saya di ancam ayah nya bu shinta. saya akan di penjarakan dan keluarga saya dalam bahaya.jika tidak mengikuti perintah nya". ucap pria itu sambil terbata bata.


~ Memang nya apa perintah yang ayah ku berikan.? sambung shinta semakin penasaran.


~Saya di suruh rusakin Rem mobil seseorang yang bernama revalno.saya mau tak mau melakukannya,karena selain diancam masuk penjara, nyawa ibu saya juga dalam bahaya". balas laki laki itu sambil menahan sakit di badanya.

__ADS_1


Shinta mematung sesaat. dengan sorot mata penuh kebencian dan balas dendam. dia membayangkan sosok ayah nya.


Bersambung...


__ADS_2