OM-OM Pilihan Ayah Ku

OM-OM Pilihan Ayah Ku
Nama untuk putriku


__ADS_3

tiara melengkungkan kedua sudut bibir nya ke atas lalu beranjak dari sofa yang berada di dekat sudut pintu,melangkah kan kedua kakinya dengan pelan berjalan ke sudut ranjang bayinya.


tiara membungkuk kan setengah badan nya di depan ranjang bayi.lalu mengendong anak nya yang sedang tertidur pulas.dengan jiwa yang kini mulai berubah menjadi ke ibuan tiara membelai pelan ubun ubun bayinya. mengecup beberapa kali bibir yang masih merah itu.


Sudah seminggu berlalu,semejak kelahiran bayinya yang cantik ke dunia. tentu saja kehadiran malaikat kecil tersebut menjadi salah satu penghias hari hari tiara.


tampak perasaan bahagia terpancar dari kedua bola mata tiara.Rasa bangga karena dirinya kini menyandang status seorang ibu.


Tiara menitih kan bulir bulir kecil di permukaan pipinya.dadanya sedikit serasa sesak.merasa sangat rindu dengan sosok kedua orang tua nya yang sudah almarhum. pikiran tiara berandai andai. membayangkan kedua orang tua nya tersenyum menimang cucunya.


lalu lamunan tiara terbuyar kan saat reval yang berada di luar ruang kamar, membuka pelan pintu yang tak terkunci itu.


Reval lalu duduk di sudut ranjang. yang kini sedang menatap lekat lekat wajah kedua perempuan yang telah menjadi sebagian dari hidupnya.Tiara membalas tatapan mata reval dengan kembali memandangi suaminya itu.


"Sayang,sudah seminggu yang lalu si cantik ini lahir.sayang mau kasih nama apa untuk anak kita? tanya reval yang membelai kaki sang anak.


"Aku terserah kamu aja yang."


"Nama yang di beri kan oleh orang tua itu adalah doa. gimana kalau nama nya Aira saja yang artinya berhasil dengan baik? Usul reval melebar kan senyum nya.


" Boleh juga. jadi doa apa yang kamu sisipkan untuk nama Aira ini?" tanya tiara penasaran.


" Aku berharap, anak kita selalu berhasil dengan mimpi nya.punya masa depan yang cerah dan bahagia." jelas reval.

__ADS_1


tiara melengkung kan kedua sudut bibirnya lagi.lalu menganguk pelan, merasa setuju dengan nama yang di berikan reval untuk anak nya.


...----------------...


Sudah pukul 07:00 pagi. tiara dan reval sudah bersiap siap untuk pergi membawa anak nya imunisasi.segala bentuk perlengkapan anak nya seperti dot.pempers serta minyak telon tiara masukan ke dalam tasnya. agar saat mereka duduk mengantri dan si anak merasa rewel. mereka berdua tidak perlu repot repot pulang kerumah atau pergi ke supermarket.


"Udah di periksa ulang belum? takutnya ada yang ketinggalan." tanya reval memastikan agar tak ada barang yang ketinggalan.


" Udah, semua beres Kok" balas tiara lalu masuk ke dalam mobil.


*


*


*


Tak lama mengantri, kini saatnya giliran anak tiara di suntik.tiara masuk ke dalam ruang imunisasi.perawat mengoleskan kapas pada paha anaknya lalu menusukan jarum itu ke permukaan kulit.seketika anak tiara menangis kala jarum itu menancap.


"Aduhh, sakit ya sayang? tiara membelai pelan tuhuh anak nya yang sedang menangis.


tiara keluar dari ruangan dan mengajak suami nya untuk pulang beristirahat.


*

__ADS_1


*


*


Tepat pukul 10 pagi.reval dan tiara kembali pulang ke rumah nya. raut wajah tiara tampak lesu.beberapa kali tiara menarik napas panjang


tiara berjalan cepat menuju kamar. meninggal kan reval yang masih berada di dalam mobil.lalu saat tiara berada di dalam kamar. cepat cepat Tiara meletakan anaknya ke dalam ranjang bayi.dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


sadar dengan kondisi nya yang tidak fit. tiara langsung membungkus tubuhnya dengan selimut yang tebal.tiara menyeka keringat nya yang bercucuran dengan gigi yang mengertak karena menggigil.tiara sedang mengalami deman.


...----------------...


Reval baru saja selesai memakirkan mobilnya di bagasi dan berjalan masuk ke dalam rumah.kedua langkah kaki nya begitu cepat melintasi ruang tamu, sehingga kini dia sudah berdiri tepat didepan pintu kamarnya.


reval meraih gagang pintu,dan masuk dengan suara langkah kaki pelan ke dalam kamar.karena iya tahu anak nya sedang tertidur.sementara tiara menggertakan giginya secara bersamaan.iya membungkus tubuh nya dengan selimut yang tebal.membuat reval menjadi heran, apa yang sedang di lakukan tiara?


"Sayang, kamu kenapa? Kok pake selimutnya tebal banget ?" tanya reval yang kini sudah berdiri disamping ranjang mereka.


"Aku gak enak badan yang, kepala ku pusing banget " saut tiara dengan menoleh ke arah reval yang berada di samping ranjang.


Reval meletakan punggung tangan nya ke jidat tiara.merasakan suhu tubuh tiara sangat panas. "Kamu demam yang? ya udah, kamu istirahat aja dulu." perintah reval


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2