
Kevin sedang berada disebuah Caffe.ia duduk di kursi paling sudut, bagian yang menghadap pintu masuk caffe.pandangan kevin tertuju pada segelas jus yang sudah kosong.kevin melihat arloji pada pergelangan tangan nya.terlihat sudah pukul 05:55 sore
kevin mengambil benda pipih yang berada dalam saku celana jeans nya.lalu menekan beberapa Nomor dan menemukan nama dewina pada daftar kontraknya.
"Halo win,kamu dimana?"
"aku masih dirumah sakit.Kenapa?"
"kamu sibuk engak? aku mau bicarain sesuatu sama kamu?."
"lima menit lagi jam kerja aku selesai. mau ketemuan dimana? "
"Di caffe, tempat biasa kita nongkrong saat kuliah"
"ok.kelar kerja aku samperin kesitu nanti."
kevin menekan tanda merah pada layar ponselnya. percakapan nya dengan dewina pun terputus.30 menit berlalu,jarak rumah sakit dan caffe tidak terlalu jauh.
Dewina kini tiba di halaman caffe. memarkirkan mobilnya yang berwana putih diparkiran caffe.tak lama dewina membuka pintu mobil lalu turun.Kevin yang melihat dewina sudah masuk ke dalam caffe, melambaikan tangan nya.
Dewina yang melihat lambaian tangan Kevin. segera melangkah kan kedua kakinya menghampiri meja Kevin.lalu Kevin melambai lagi pada pelayan. memesan jus alpukat untuk dewina.
"Hai vin, maaf ya lama." sapa dewina, lalu menarik kursi yang berada di samping Kevin untuk duduk.
"ya lumayan lama sih.. tapi ngerti kok. namanya juga orang sibuk" sela Kevin sambil terkekeh memandang wajah dewina.
"Sibuk sibuk gini,aku nyempatin mampir ya nemuin kamu.! dimana coba kamu dapat sahabat baik,cantik seperti aku.? protes dewina memutar kedua bola matanya malas.
"Iya...iya...paling baik dan cantik sejagat raya"puji Kevin sehingga dewina melengkung kan kedua sudut bibirnya.
"Bye the way, kamu ngajak aku ketemuan mau ngomongin apa sih? tanya dewina sambil menyeruput jus alpukat nya yang baru saja diantar pelayan.
Kevin terdiam sejenak.lalu menggaruk pelipis keningnya, yang sebenarnya tidak gatal. Kevin menarik napas dalam sebelum memulai bercerita kepada dewina.
__ADS_1
"Kemaren aku lagi suntuk banget karena diam terus di rumah.jadi aku pergi jalan jalan santai ke taman." ucap Kevin memulai pembicaraan.
"he'em.. iya terus.? tanya dewina penasaran.
"Aku ngeliat Tiara di taman.Tapi,dia gak sendirian. dia datang bersama seorang lelaki dan seorang anak perempuan, yang masih berusia kira kira 4 tahunan gitulah?!" jelas Kevin.
dewina tersedak.lalu mengelap mulut nya dengan tisu,dan melanjut kan mendengar cerita kevin.
"maksut kamu,Tiara udah menikah? terus sekarang udah punya anak?
"Iya.." angguk kevin pelan.
"lalu kenapa? bukanya itu adalah keputusan tepat yang kamu ambil Tempo hari? kau bilang, ingin Tiara punya kehidupan yang baik dan bahagia.?
"iya, kau benar.tapi rasanya hati ku tercabik cabik melihat Tiara menjadi milik orang lain." ungkap Kevin dengan wajah sendu.
"Kau masih mencintai nya sampai detik ini kev?" dewina menatap kevin penasaran.
Kevin melengkung kan kedua sudut bibirnya kebawah.lalu bulir bulir keristal jatuh melintasi permukaan pipinya.
"Kau tahu? apa yang membuat hubungan menjadi rumit ?" [ KETIDAKJUJURAN ]
Apakah dengan mencoba jujur, seseorang akan menerima kita begitu saja.?
TIDAK ! tapi ku rasa Tuhan tak salah menciptakan otak dan hati untuk menilai terlebih dahulu. Di terima atau tidak. kita tetap harus jujur untuk memastikan semua itu.
FFA [ 14 September 2023 ]
Kevin terdiam mendengar perkataan dewina.iya tak tahu harus menjawab apa. sampai pada akhirnya kedua orang itu memutus kan untuk pulang kerumah masing masing beristirahat.
...----------------...
Dewina sampai di halaman rumah nya. iya membunyikan klakson mobilnya.tak lama satpam membuka pagar rumah. dewina pun masuk dan memikirkan mobilnya di halaman rumah.
__ADS_1
Dewina berjalan cepat menuju kamar. iya meraih gagang pintu ketika sudah berada di depan pintu kamarnya sendiri.
dewina meletakan tas nya di atas meja. dan menggantung jaz putihnya.lalu masuk kedalam kamar mandi.dewina menyalakan shower dan berdiri di bawah shower. iya mengguyur kan tubuh nya dengan air yang mengalir selama 10 menit.
"Jadi, kau masih mencintai nya sampai detik ini kev? Memang nya ada alasan yang tepat untuk melupakan Tiara ?"
pertanyaan yang dewina lontar kan kepada Kevin. serta jawaban yang dia dengar. terbayang bayang pada ingatan nya. dan terus terulang ulang di pendengaran nya.
bersama dengan air yang mengalir. air mata dewina pun ikut jatuh. sehingga tak bisa membedakan mana air mata dan mana air biasa.
Dewina keluar dari kamar mandi.lalu memakai baju tidur.sambil mengeringkan rambut nya dengan shower. setelah kering dewina meletakan shower itu ke atas meja.
tatapan dewina tertuju pada sebuah bingkai foto seorang lelaki dan seorang perempuan yang tak lain adalah dia dengan Kevin.foto saat masih menjalani hari hari menuntut ilmu. dan kuliah
Dewina mengambil bingkai itu dan membuka penutup di belakang nya.lalu melebar kan kertas foto yang terlipat.ternyata foto yang terlipat itu adalah foto tiara.
Tiara berada di samping kiri.kevin berada di tengah. sedangkan dewina berada di samping kanan.dewina melengkung kan kedua sudut bibirnya ke bawah lalu mengusap usap bagian foto Kevin. iya menitih kan air mata nya lagi.
"Kenapa selalu dia yang jadi pemenang nya kev? padahal aku yang paling banyak berkorban. aku yang paling banyak terluka ? apa usaha ku selama ini tidak cukup?! untuk membuat kau melihat ke arah ku? apa aku hanya orang yang tak pernah terlihat oleh mu?" guman dewina sambil memandang foto Kevin.
dewina kemudian mengahlikan pandangan nya pada foto tiara yang terlipat.tatapan nya menjadi benci. iya menyeka air mata nya yang mengalir.
Dan kamu? kenapa selalu jadi pemenang nya? kamu tak pernah berjuang menemani Kevin saat dia sakit? tapi selalu nama kamu yang tertulis dan terlintas di hati Kevin? kamu sungguh jahat Tiara !
Dewina berteriak histeris sambil merobek foto tiara. iya memisah kan foto tiara sendiri. Dengan fotonya yang bersama Kevin yang masih utuh.
dewina lalu tersenyum memiring kan bibir nya.bak orang yang kerasukan iya tertawa terbahak bahak. seperti orang yang sedang menonton film komedi yang lucu.
"Kalau aku tak bisa mendapat kan Kevin.tentu kau juga tak boleh.!"
Tring... Dering notip pesan berbunyi.dewina lalu mengambil benda pipih tersebut dan melihat percakapan Grub membahas reunian.minggu depan angkatan mereka akan mengadakan reunian. Di dalam grub ada Kevin dan dewina yang menjadi anggota.Sementara Tiara tak berada di dalam grub itu.
Bersambung...
__ADS_1