
sakit di bagian kepala reval akhir akhir ini semakin sering terjadi.terpaksa reval mengambil cuti beberapa hari untuk kesehatan nya.
Reval baru saja selesai mandi.iya mengelap rambutnya yang basah dengan handuk.segera iya berjalan ke arah lemari mengambil baju ganti.
setelah selesai berganti.reval keluar dari dalam kamar.menuruni anak tangga satu persatu untuk menemui Aira dan Tiara yang berada di pekarangan rumahnya.
lalu, dari arah luar rumah.masuk Aira,dengan air mata yang kini tumpah di permukaan pipinya.lalu menghampiri reval yang baru saja turun dari lantai dua.
"Aira? kenapa menangis sayang?" tanya Reval heran,lalu berjongkok agar posisinya sama tinggi dengan Aira.
"Dimalahi Mama!" balas Aira pada pertanyaan reval.Aira berusaha meredam suara nya yang sesegukan karena menangis.
"Sekarang Mama dimana?"
"Mama dilual.lagi malahin Paman." Aira menunjuk kearah depan rumah.
Reval yang sedang berjongkok,kini berdiri dan akan berjalan keluar rumah menghampiri istrinya itu.
namun, saat reval keluar melewati pintu utama.mata reval membelalak tajam.melihat tiara yang kini bersujud di bawah kaki seorang pria sembari menangis.
Seketika wajah reval menjadi merah.hatinya seakan tersiram air panas yang mendidih.amarah nya kini kian meluap.
tanpa pikir panjang lagi.reval berlari ke arah Kevin.lalu menerjang tubuh kevin dengan kuat.
kevin yang pandangan matanya terfokus pada Tiara yang menunduk di bawah kakinya.tampak terkejut dengan sebuah tendangan, yang kini membuat tubuhnya terpental jauh dari Tiara.
Kevin terguling guling sebanyak dua kali.sesaat,ketika tubuhnya mendarat di tanah.sontak Kevin menoleh ke arah reval yang kini berjalan cepat ke arahnya.
reval mengepal kan tangan nya lalu meninju wajah Kevin dengan kuat.sedang Kevin berusaha menangkis serangan dari reval.
Tak ada ampun dalam kamus reval.ketika seseorang menyakiti isterinya.iya secara membabi buta melayangkan tinju kepada Kevin secara beruntun.
"Bangs*t ! bajing*n ! berani berani nya kau menyakiti isteriku ! hingga iya berlutut di bawah kaki mu !?" teriak reval dengan nada tinggi.menghardik Kevin.
__ADS_1
"Cukup Rev ! sudah ! aku tidak apa apa !? " Tiara berteriak dengan sangat keras.agar reval menghentikan aksinya memukul Kevin.lalu reval kemudian menghentikan aksinya menghajar Kevin dan melihat ke arah Tiara.
melihat kesempatan itu.kevin berdiri lalu balas menerjang dan meninju wajah reval.kini mereka satu sama mendapat kan luka lebam di wajah.Sementara tiara tampak tercengang dengan kedua aksi laki laki tersebut.
"Duh, leganya...." ucap pak satpam dengan hati riang ketika selesai membuang panggilan alam lalu berjalan ke pos jaga nya.
Pak satpam yang kaget melihat majikan sedang adu jotos.berlari melerai perkelahian mereka.tak beberapa lama Kevin dan reval berhasil di lerai kan oleh pak satpam.
"Jelaskan padaku Tiara ! siapa laki laki ini !? mengapa kau menangis lalu menundukkan kepala mu padanya? sedang aku sendiri, tak pernah memperlakukan mu seperti ini." tersirat rasa kecewa pada kedua bola mata reval.
"di--... dia adalah mantan kekasih ku rev." lirih Tiara. menjawab pertanyaan reval.
"Lalu,kau sendiri sedang apa disini !? apa keperluan mu mengusik wanita yang sudah bersuami !?" tatap reval tajam kepada Kevin yang juga menatap tajam ke arahnya.
"Aku sedang menuntut hak ku ! " ungkap Kevin dengan intonasi tinggi.memberitahukan alasannya.
"Apa urusan mu dengan istri ku ?! apa urusan nya tak bisa di bicarakan baik baik !! sehingga istriku menundukkan kepalanya di bawah kaki mu?!" bentak reval kembali tak kalah dengan intonasi yang lebih tinggi.
Kevin menatap ke arah Tiara. melihat Tiara yang kini menitihkan bulir bulir bening dengan lebat.tiara mengeleng kepalanya agar Kevin tak memberitahu kan reval tentang masalah mereka.
"Aku masih mencintai Tiara.aku memohon agar dia meninggal kan mu. dan kembali kepadaku.namun dia menolak,dan memohon agar aku tak menggangu pernikahan nya." kilah Kevin.mencoba menyelamatkan Tiara.namun sebenarnya iya memang masih mencintai mantan kekasihnya itu.
"Kurang ajar kau bajingan... !! " hardik reval kembali.ingin rasanya dia meninju wajah Kevin tersebut.namun Tiara segera memeluk tubuhnya.
"Pergi kev... tolong jangan ganggu aku lagi ..." Tiara memohon agar Kevin segera mengangkat kaki keluar dari kediaman nya.
Kevin menarik napas panjang.karena tak berhasil memeluk anaknya.kevin segera keluar dari kediaman tiara sambil berpikir.apakah mungkin ini adalah karma nya di masalalu? karena telah meninggal Tiara pada hari pernikahan mereka?
"Aku sangat lelah ..." Guman reval pelan mengusap kasar wajahnya.lalu masuk ke dalam rumah.
...----------------...
Kevin masuk kedalam mobilnya lalu berlalu dari kediaman tiara. Dengan kecepatan laju.kevin membelah jalan raya.sesaat kemudian Kevin sampai di kediaman nya.
__ADS_1
langkah kaki kevin sedikit gontai.saat dia berjalan memasuki rumah.ibunda kevin yang sedang merumpi dengan dewina melalui telepon.mengahlihkan pandangan nya
"Sudah dulu ya sayang ... Kevin sudah pulang,nanti Mama akan kasih tahu sama Kevin. dahh" Ibunda Kevin menutup percakapan dengan dewina.lalu menyusul Kevin yang kini sudah berada di dalam kamar nya.
"Tok... tok... tok..." ibunda Kevin mengetuk pintu kamar Kevin yang terkunci.
"Vin...? buka dulu pintu nya.mama mau bicara ?" pinta Ibunda Kevin dari luar pintu.
Kevin yang sedikit malas bangun dari tempat tidurnya.berjalan ke arah pintu.
"Ada apa sih ma..."
"wajah mu kenapa Vin? ibunda Kevin sedikit kaget dengan memar di wajah anaknya.
Kevin lalu kembali ke atas tempat tidur nya dengan posisi duduk bersila.semetara Ibunda Kevin masuk dan ikut duduk di samping anaknya.
"Katakan. ada masalah apa kev?"
Kevin diam membisu.dia merasa tak bertenaga untuk menjawab pertanyaan ibunya.dirinya tak punya energi sama sekali.
"engak apa apa kok ma" Kevin melempar kan senyuman yang sedikit di paksa kan.
ibunda Kevin tak banyak bertanya.iya tahu bahwa anaknya sekarang tak ingin bercerita.dengan cepat Ibunda Kevin mengahlikan pembicaran.
"Kev.tadi ibu telponan dengan dewina.katanya kamu bisa sembuh tanpa bantuan obat. dengan cara tranplansi jantung." raut wajah Ibunda Kevin tampak bahagia.
"Aku sudah tidak punya alasan untuk hidup ma ! untuk apa aku hidup? kalau aku tak bisa bersama dengan anak ku! lirih Kevin dengan wajah sendu.
"Maksutnya kamu Vin?" tanya Ibunda Kevin bingung.
"Aku punya anak dari Tiara ma... Tiara hamil sebelum aku dan dia menikah."
"Jadi? maksut mu ibu punya cucu? ibunda Kevin menutup mulut nya. seolah Kevin sedang bercanda.
__ADS_1
Bersambung...
Buat kalian yang punya kelebihan vote..jika berkenan vote karya saya dong.agar karya saya bisa terangkat dan di baca pembaca lain. Terimakasih